Category: Cilacap

Berita tentang Cilacap

  • Lansia Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Cilacap, Tim SAR Evakuasi Jenazah

    Lansia Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Cilacap, Tim SAR Evakuasi Jenazah

    BULETINCILACAP – Seorang lanjut usia (lansia) ditemukan meninggal dunia di kediamannya di Jalan Dr. Soetomo, Kelurahan Gunung Simping, Kecamatan Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap, pada Kamis (26/2/2026) sore. Jenazah korban, Siti Maesaroh (65), kemudian dievakuasi oleh Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Cilacap setelah laporan diterima pada malam hari.

    Penemuan tragis ini berawal ketika seorang saksi yang berniat menjenguk korban pada sekitar pukul 18.00 WIB mendapati Siti Maesaroh sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Informasi awal menunjukkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit diabetes yang tidak terkontrol dan sempat mengalami trauma berat beberapa hari sebelumnya.

    Kronologi Evakuasi Jenazah Lansia di Cilacap

    Pihak KPP Cilacap menerima permintaan bantuan evakuasi dari Kapolsek Cilacap Tengah, Agustri, sekitar pukul 20.00 WIB. Menanggapi laporan tersebut, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, M. Abdullah, segera memberangkatkan satu tim rescue untuk menuju lokasi kejadian.

    “Berdasarkan informasi dari keluarga, korban Siti Maesaroh memiliki riwayat penyakit diabetes yang tidak terkontrol. Selain itu, kami juga menerima laporan bahwa korban sempat mengalami trauma berat sekitar tiga hari sebelum ditemukan meninggal dunia,” terang M. Abdullah, Kepala KPP Cilacap.

    Tim Gabungan Berhasil Lakukan Evakuasi

    Tim rescue yang bergerak cepat pada pukul 20.10 WIB tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tujuh menit kemudian, tepatnya pukul 20.17 WIB. Proses evakuasi jenazah berlangsung lancar berkat kerja sama unsur SAR gabungan dari berbagai pihak.

    Jenazah Diserahkan ke Keluarga, Operasi SAR Ditutup

    Pada pukul 20.47 WIB, Tim Rescue bersama unsur SAR gabungan berhasil mengevakuasi jenazah korban. Selanjutnya, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan sesuai adat dan agama. Dengan selesainya proses evakuasi ini, operasi SAR dinyatakan ditutup dan seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

  • RSUD Cilacap Jamin Pelayanan Medis Pasien BPJS PBI Non-Aktif Tetap Prima

    RSUD Cilacap Jamin Pelayanan Medis Pasien BPJS PBI Non-Aktif Tetap Prima

    BULETINCILACAP – Isu penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang mencapai puluhan ribu di Kabupaten Cilacap tidak akan menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan medis. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilacap menegaskan komitmennya untuk tetap memberikan pelayanan kesehatan prima, khususnya dalam kondisi gawat darurat, sejalan dengan kebijakan Kementerian Kesehatan.

    Plt. Direktur RSUD Cilacap, dr. Kelly Kuswidianto, Sp.JP, menyatakan bahwa status non-aktif kepesertaan tidak boleh menghalangi pasien untuk menerima perawatan medis yang diperlukan. Pernyataan ini berdasarkan Surat Edaran Kemenkes No. HK.02.02/D/539/2026 yang diterbitkan pada 11 Februari 2026, yang secara tegas mewajibkan rumah sakit untuk memberikan pelayanan sepanjang terdapat indikasi medis pada pasien.

    RSUD Cilacap Tetap Layani Pasien BPJS PBI Non-Aktif Sesuai Aturan

    Sebagai pelaksana kebijakan di lapangan, dr. Kelly menjelaskan bahwa RSUD Cilacap tetap berpegang teguh pada standar operasional prosedur (SOP) yang mengedepankan aspek kemanusiaan dan keselamatan pasien di atas segalanya. Meskipun kebijakan pemutusan atau penonaktifan kepesertaan berada di ranah pusat, pihak rumah sakit di daerah memastikan alur pelayanan tetap berjalan sesuai standar yang berlaku.

    “Kita sebagai rumah sakit tentunya tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat yang datang ke IGD. Kita akan tetap memberikan pelayanan kesehatan karena kita sebenarnya adalah pelaksana saja,” ujar dr. Kelly saat ditemui usai kegiatan di Cilacap, Jum’at (27/2/2026).

    Data BPJS PBI Non-Aktif di Cilacap dan Imbauan Rumah Sakit

    Berdasarkan data terbaru yang diterima, tercatat sekitar 56 ribu masyarakat di Kabupaten Cilacap yang kepesertaan BPJS PBI-nya saat ini berstatus tidak aktif. Angka yang cukup signifikan ini mendorong dr. Kelly untuk mengimbau masyarakat agar tidak panik.

    Jangan Panik, Segera Datangi Fasilitas Kesehatan

    Dr. Kelly menegaskan, masyarakat yang membutuhkan bantuan medis segera diimbau untuk tetap mendatangi fasilitas kesehatan terdekat. Pihak RSUD Cilacap akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencari solusi terbaik bagi pasien yang kepesertaannya bermasalah, guna memastikan mereka tetap mendapatkan hak-hak kesehatannya secara optimal. Komitmen ini menunjukkan bahwa akses terhadap pelayanan kesehatan darurat tetap menjadi prioritas utama di Cilacap.

  • Genjot Luas Tanam 174 Ribu Hektare, Cilacap Prioritaskan Pembenahan Jaringan Irigasi

    Genjot Luas Tanam 174 Ribu Hektare, Cilacap Prioritaskan Pembenahan Jaringan Irigasi

    BULETINCILACAP – Pemerintah Kabupaten Cilacap, melalui Dinas Pertanian, menetapkan target ambisius peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT) hingga 174.420 hektare pada tahun 2026. Ambisi ini diiringi dengan fokus utama pada pembenahan jaringan irigasi pertanian Cilacap dan pencarian sumber air baru guna mengatasi kendala pasokan air yang belum merata di sejumlah wilayah.

    Target signifikan ini merupakan bagian integral dari upaya Kabupaten Cilacap untuk menggenjot produktivitas sektor pertanian. Peningkatan Indeks Pertanaman (IP) menjadi minimal 2,5 kali tanam dalam setahun menjadi kunci utama pencapaian tersebut. Namun, kondisi saat ini menunjukkan bahwa produktivitas lahan masih terganjal, di mana banyak area hanya mampu ditanami satu hingga dua kali dalam setahun akibat keterbatasan air, terutama saat Musim Tanam Ketiga (MT3).

    Kendala Pasokan Air dan Solusi Strategis Pemkab Cilacap

    “Target IP kita minimal harus 2,5. Kendalanya, pada Musim Tanam Ketiga (MT3), banyak lahan yang terpaksa beralih ke palawija atau bahkan bera karena air tidak cukup untuk padi,” ungkap Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Sigit Widayanto, pada Selasa (24/2/2026).

    Menyikapi tantangan ini, Pemerintah Kabupaten Cilacap telah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Prioritas utama adalah Modernisasi Irigasi untuk memperbaiki jaringan irigasi yang rusak demi memastikan distribusi air yang lebih efisien dan merata ke seluruh areal persawahan. Selain itu, upaya Pencarian Sumber Air Baru juga digalakkan melalui penambahan sumur pantek atau pompanisasi di titik-titik yang rawan kekeringan. Optimalisasi Lahan Baku seluas 66.912 hektare juga menjadi fokus agar dapat ditanami lebih intensif.

    Komitmen Menjaga Ketahanan Pangan Melalui Irigasi yang Optimal

    Selain fokus pada infrastruktur air, Sigit Widayanto menambahkan bahwa Dinas Pertanian juga melakukan langkah terpadu lainnya. Ini meliputi distribusi bantuan sarana produksi pertanian (saprodi) dan alat mesin pertanian (alsintan), serta koordinasi intensif lintas sektoral. Langkah-langkah ini dilakukan demi mengawal produktivitas lahan agar tetap optimal dan menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat Kabupaten Cilacap.

    Masa Depan Pertanian Cilacap yang Lebih Produktif

    Dengan kombinasi perbaikan infrastruktur jaringan irigasi pertanian Cilacap, penambahan sumber air, dan dukungan lainnya, Pemerintah Kabupaten Cilacap optimis dapat mencapai target luas tambah tanam 174.420 hektare pada tahun 2026. Upaya ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan petani tetapi juga memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.

  • Widiyah Astuti Tuntut Keadilan Laka Lantas di PN Cilacap, Libatkan Oknum Kad

    Widiyah Astuti Tuntut Keadilan Laka Lantas di PN Cilacap, Libatkan Oknum Kad

    BULETINCILACAP – Sidang perdana kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan oknum Kepala Desa di wilayah Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap, telah digelar di Pengadilan Negeri Cilacap pada Selasa, 24 Februari 2026. Kasus ini menyeret Widiyah Astuti (41) dan anaknya yang masih di bawah umur sebagai korban, di mana keduanya mengalami dampak fisik serius dan kerugian besar.

    Peristiwa nahas yang terjadi sembilan bulan lalu di tahun 2025 tersebut mengakibatkan Widiyah Astuti divonis cacat permanen pada mata kanan dengan pandangan gelap dan bola mata mengecil. Sementara anaknya mengalami patah tulang paha di kaki kanan. Kondisi ini membuat keluarga Widiyah, warga Desa Purwadadi RT/RW 04/04, Kecamatan Patimuan, mengambil langkah hukum untuk menuntut keadilan.

    Dampak Berat Kecelakaan bagi Keluarga Korban

    Dampak kecelakaan bukan hanya soal fisik, tetapi juga menghancurkan harapan Widiyah untuk bekerja di luar negeri. Kontrak kerja yang telah ditandatangani dan siap ia jalani terpaksa dibatalkan oleh perusahaan karena persyaratan kesehatan yang tidak terpenuhi akibat cacat permanen.

    “Semenjak kecelakaan lalu lintas sembilan bulan lalu, mata kanan saya divonis cacat permanen dan anak saya mengalami patah tulang. Oleh karena itu kami menuntut keadilan melalui pengacara kami yang dilayangkan ke Kejaksaan Negeri / Pengadilan Negeri Cilacap,” ungkap Widiyah Astuti, menambahkan, “Harapan saya putus karena pembatalan kontrak kerja di luar negeri, padahal saya sudah teken kontrak. Semua ini karena kecelakaan tersebut.”

    Haryanto, suami Widiyah Astuti, juga menyampaikan keprihatinannya kepada sejumlah media yang tergabung dalam Aliansi Wartawan Pasundan (AWP). Ia menyoroti lamanya proses hukum yang harus mereka lalui sebelum sidang perdana ini akhirnya digelar.

    “Istri dan anak saya dalam kasus lakalantas ini menjadi korban. Istri saya mengalami cacat permanen di bagian mata kanan dan anak saya patah tulang. Kami menunggu kasus ini selama sembilan bulan lebih, baru kali ini sidang perdana dimulai,” jelas Haryanto. “Harapan kami, pihak JPU Kejaksaan Negeri Cilacap dan pengacara dapat memperjuangkan kami sehingga mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya.”

    Visual Sidang Perdana Kasus Laka Lantas

    Perjuangan Menanti Keadilan yang Adil

    Keluarga korban berharap penuh kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Cilacap dan tim pengacara mereka agar dapat memperjuangkan hak-hak mereka. Cedera permanen yang dialami Widiyah dan anaknya tidak hanya menyisakan luka fisik, tetapi juga dampak psikologis dan sosial yang mendalam. Kasus ini menjadi sorotan masyarakat Cilacap, dengan harapan keadilan dapat ditegakkan seadil-adilnya bagi Widiyah Astuti dan keluarganya.

  • Strategi Jitu! Distribusi MBG Lebaran Cilacap Tetap Jalan Lewat Paket Bundling

    Strategi Jitu! Distribusi MBG Lebaran Cilacap Tetap Jalan Lewat Paket Bundling

    BULETINCILACAP – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan akan tetap menjangkau kelompok rentan di Cilacap selama periode libur Idul Fitri dan cuti bersama 1447 Hijriah. Badan Gizi Nasional (BGN) telah menyiapkan mekanisme khusus berupa tiga paket bundling untuk memastikan asupan gizi tetap terpenuhi bagi para penerima manfaat.

    Kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menjaga keberlanjutan program pemenuhan gizi nasional, terutama bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita usia 6-59 bulan. Pelayanan MBG untuk kelompok rentan ini memang direncanakan tetap berjalan penuh, bahkan selama Ramadan, libur Lebaran, hingga Tahun Baru Imlek sebelumnya.

    Sebelumnya, distribusi MBG sempat tidak dilaksanakan pada periode cuti bersama Tahun Baru Imlek (16-17 Februari 2026) dan awal Ramadan (18-22 Februari). Namun, pendistribusian kembali dimulai pada 23 Februari 2026.

    Mekanisme Distribusi MBG Libur Lebaran Tertuang dalam SE

    Mekanisme detail mengenai pendistribusian MBG selama libur Lebaran telah tercantum dalam Surat Edaran (SE) Nomor 3 Tahun 2026. Berdasarkan SE tersebut, distribusi MBG secara reguler akan ditiadakan selama tanggal 18 hingga 24 Maret. Sebagai gantinya, BGN menerapkan sistem penggantian dengan distribusi lebih awal dalam bentuk paket bundling.

    “Pendistribusiannya dilakukan pada hari terakhir pendistribusian sebelumnya yaitu pada hari Selasa, 17 Maret 2026, berupa satu paket kemasan makanan sehat ditambah dengan tiga paket bundling kemasan sehat untuk MBG alokasi hari Rabu, 18 Maret 2026 sampai Jumat, 20 Maret 2026,” ujar Dadan Hindayana, Kepala BGN, dalam keterangannya yang kami terima. “Paket bundling ini adalah penggabungan paket makanan kemasan sehat untuk konsumsi beberapa hari yang diserahkan sekaligus.”

    BGN juga menekankan pentingnya edukasi kepada penerima manfaat. Setiap paket bundling dirancang untuk bertahan maksimal tiga hari, sehingga penerima wajib mengetahui cara penyimpanan dan konsumsi bertahap. Hal ini juga untuk memastikan paket tersebut hanya dikonsumsi oleh sasaran penerima manfaat MBG.

    Visualisasi Distribusi Makanan Bergizi

    Komitmen Pemerintah Jaga Gizi Warga Cilacap

    Dengan strategi paket bundling ini, pemerintah melalui Badan Gizi Nasional menunjukkan komitmen kuatnya dalam memastikan kebutuhan gizi kelompok rentan di Cilacap dan seluruh Indonesia tetap terpenuhi, bahkan di tengah dinamika libur panjang seperti Idul Fitri. Langkah proaktif ini diharapkan dapat mencegah potensi kekurangan gizi dan mendukung kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

  • Pentingnya Niat! Simak 6 Bacaan Niat Puasa Ramadan Lengkap untuk Umat Muslim Cilacap

    Pentingnya Niat! Simak 6 Bacaan Niat Puasa Ramadan Lengkap untuk Umat Muslim Cilacap

    BULETINCILACAP – Mendekati bulan suci Ramadan 1447 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada Maret 2026, umat Muslim di Cilacap dan seluruh dunia bersiap menunaikan ibadah puasa. Salah satu rukun penting yang wajib dipenuhi sebelum berpuasa adalah membaca niat. Informasi ini diulas secara mendalam, merujuk pada berbagai sumber terkemuka, untuk memastikan ibadah puasa Anda sah dan sempurna.

    Ibadah puasa Ramadan merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang telah memenuhi syarat. Agar puasa yang dijalankan sah dan diterima Allah SWT, niat harus dibaca dengan sungguh-sungguh. Meskipun seringkali dianggap sepele, niat adalah pondasi utama dalam setiap ibadah. Terdapat beragam lafal niat puasa yang bisa dipilih, sesuai dengan mazhab dan referensi kitab yang diikuti. Keberagaman lafal ini justru memberikan kemudahan bagi umat.

    Variasi Bacaan Niat Puasa Ramadan dari Berbagai Kitab

    Mengutip dari situs NU Online, ada enam pilihan bacaan niat puasa Ramadan yang merujuk pada sejumlah kitab dan tradisi ulama. Pilihan ini memberikan fleksibilitas bagi umat Muslim dalam menentukan lafal yang paling sesuai dan nyaman untuk diucapkan. Berikut adalah daftarnya:

    1. Niat Puasa Menurut Kitab Minhajut Thalibin dan Perukunan Melayu (Lafal 1)

    نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هٰذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

    Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i fardhi syahri Ramadhāna hādzihis sanati lillāhi ta’ālā

    Artinya: “Aku berniat puasa esok hari demi menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah ta’ala.”

    2. Niat Puasa Menurut Kitab Minhajut Thalibin dan Perukunan Melayu (Lafal 2)

    نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هٰذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

    Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i fardhi syahri Ramadhāni hādzihis sanati lillāhi ta’ālā

    Artinya: “Aku berniat puasa esok hari demi menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah ta’ala.”

    3. Niat Puasa Menurut Kitab Lain (Lafal 1)

    نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هٰذِهِ السَّنَةَ لِلّٰهِ تَعَالَى

    Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i fardhi syahri Ramadhāna hādzihis sanata lillāhi ta’ālā

    Artinya: “Aku berniat puasa esok hari demi menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah ta’ala.”

    4. Niat Puasa Menurut Kitab Lain (Lafal 2)

    نَوَيْتُ صَوْمَ الْغَدِ مِنْ هٰذِهِ السَّنَةِ عَنْ فَرْضِ رَمَضَانَ

    Nawaitu shaumal ghadi min hādzihis sanati ‘an fardhi Ramadhāna

    Artinya: “Aku berniat puasa esok hari pada tahun ini perihal kewajiban Ramadhan.”

    5. Niat Puasa Paling Sederhana

    نَوَيْتُ صَوْمَ رَمَضَانَ

    Nawaitu shauma Ramadhāna

    Artinya: “Aku berniat puasa bulan Ramadhan.”

    6. Niat Puasa yang Praktis

    نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ مِنْ/عَنْ رَمَضَانَ

    Nawaitu shauma ghadin min/’an Ramadhāna

    Artinya: “Aku berniat puasa esok hari pada bulan Ramadhan.”

    “Membaca niat puasa bukan hanya sekadar formalitas, melainkan wujud kesadaran dan ketulusan hati kita dalam menjalankan perintah Allah. Setiap Muslim di Cilacap, mari kita persiapkan diri menyambut Ramadan dengan niat yang kuat dan ikhlas, agar setiap ibadah kita bernilai di sisi-Nya.” – Ustadz H. Ahmad Syafi’i, Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cilacap.

    Waktu Imsak sebagai Batas Akhir Sahur

    Selain niat, waktu sahur juga menjadi perhatian penting. Mengutip dari situs Kementerian Agama (Kemenag), waktu imsak ditetapkan 10 menit sebelum masuk waktu subuh. Ulama sepakat bahwa batas waktu memulai puasa tepat pada momen terbitnya fajar shadiq (subuh). Waktu imsak di Indonesia ini tidak dimaksudkan untuk mengubah waktu puasa, melainkan sebagai ikhtiar melestarikan sunnah dan sebagai katup pengaman agar kaum Muslimin tidak terperosok ke dalam batas larangan makan atau minum saat fajar telah tiba.

    Persiapan Ramadan yang Berkah di Cilacap

    Dengan mengetahui berbagai pilihan bacaan niat puasa Ramadan ini, diharapkan umat Muslim di Cilacap dapat lebih mantap dalam menunaikan ibadahnya. Penting untuk selalu meluruskan niat dan memahami rukun-rukun puasa lainnya agar ibadah yang dijalankan selama bulan suci Ramadan menjadi berkah dan diterima oleh Allah SWT. Selamat menyambut bulan Ramadan!

  • Geger! Penemuan Mayat Pria Terikat Lakban di Sungai Citanduy Cilacap

    Geger! Penemuan Mayat Pria Terikat Lakban di Sungai Citanduy Cilacap

    BULETINCILACAP – Warga Desa Tarisi, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas di aliran Sungai Citanduy pada Minggu (22/2/2026). Jasad yang ditemukan dalam kondisi tangan terikat lakban dan membusuk ini kuat diduga merupakan korban pembunuhan.

    Penemuan mayat pertama kali diketahui oleh warga yang melintas di pinggir sungai, dengan rekaman video amatir menunjukkan jasad mengapung dan tersangkut ranting. Kondisi jenazah yang sudah sulit dikenali karena proses pembusukan lanjut, namun petugas menemukan bukti krusial di lokasi.

    Investigasi Awal dan Dugaan Pembunuhan

    “Berdasarkan pemeriksaan awal, tangan jasad pria ini terikat menggunakan lakban. Selain itu, ada kemungkinan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujar Kanit Reskrim Polsek Wanareja, Bripka Triyono, Minggu (22/2/2026).

    Polisi menduga kuat bahwa korban telah dihabisi nyawanya sebelum akhirnya dibuang ke aliran Sungai Citanduy, untuk menghilangkan jejak kejahatan.

    Rekaman Warga dan Olah TKP

    Visual amatir warga menunjukkan kondisi jasad pria yang tertelungkup mengapung di tepian Sungai Citanduy, tersangkut ranting pohon. Tim kepolisian dari Polsek Wanareja bersama tim medis segera menuju lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti lebih lanjut.

    Penyelidikan Mendalam untuk Ungkap Pelaku

    Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas korban, motif di balik dugaan pembunuhan ini, serta memburu pelaku yang bertanggung jawab atas tindak keji tersebut. Masyarakat diimbau untuk memberikan informasi jika memiliki petunjuk terkait kasus ini.

  • BPJS Ketenagakerjaan Tekankan Perlindungan Pekerja Program MBG di Cilacap

    BPJS Ketenagakerjaan Tekankan Perlindungan Pekerja Program MBG di Cilacap

    BULETINCILACAP – BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Purwokerto menegaskan kembali komitmennya dalam memberikan perlindungan optimal bagi seluruh pekerja di wilayah Kabupaten Cilacap. Penekanan ini diwujudkan melalui sosialisasi dan implementasi Program Manfaat Bertahan Hidup (MBG) yang dirancang untuk memberikan jaminan sosial menyeluruh kepada para pekerja.

    Program MBG hadir sebagai payung perlindungan yang mencakup jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua, jaminan pensiun, hingga jaminan kehilangan pekerjaan. BPJS Ketenagakerjaan terus berupaya memperluas cakupan kepesertaan, khususnya bagi pekerja informal dan UMKM di Cilacap, agar mereka juga dapat merasakan manfaat perlindungan sosial.

    Pentingnya Jaminan Sosial Bagi Pekerja

    “Setiap pekerja berhak atas perlindungan sosial, baik yang bekerja di sektor formal maupun informal. Program MBG ini sangat krusial untuk memastikan kesejahteraan pekerja dan keluarganya jika terjadi risiko yang tidak diinginkan. Kami akan terus bekerja sama dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha untuk memastikan semua pekerja di Cilacap terlindungi,” jelas perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Purwokerto.

    Mewujudkan Kesejahteraan Pekerja Cilacap

    Dengan adanya Program MBG, diharapkan pekerja di Cilacap dapat merasa lebih tenang dan produktif dalam menjalankan aktivitasnya. BPJS Ketenagakerjaan juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya para pelaku usaha, untuk mendaftarkan pekerjanya agar tercipta ekosistem kerja yang aman dan sejahtera.

  • Dua Warga Adipala Cilacap Selamat dari Kecelakaan Truk di Purworejo-Wates

    Dua Warga Adipala Cilacap Selamat dari Kecelakaan Truk di Purworejo-Wates

    BULETINCILACAP – Dua warga asal Adipala, Kabupaten Cilacap, berhasil diselamatkan setelah terjepit badan truk dalam insiden kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Purworejo – Wates, Kabupaten Purworejo, pada Sabtu (21/02/2026) dini hari. Penanganan evakuasi khusus yang melibatkan tim SAR gabungan sukses mengeluarkan kedua korban dalam keadaan selamat.

    Insiden nahas ini dilaporkan ke Kantor SAR Cilacap melalui Pos SAR Kulonprogo (Kantor SAR Yogyakarta) pada Sabtu pagi. Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 04.45 WIB tersebut membuat dua penumpang truk terjebak dan memerlukan penanganan ekstrikasi.

    Proses Evakuasi Dramatis Dua Korban Terjepit

    “Tim rescue dari Pos SAR Kulonprogo bergerak cepat ke lokasi kejadian dengan membawa peralatan ekstrikasi untuk membebaskan kedua korban yang terjepit,” ujar Kepala Kantor SAR Cilacap, M. Abdullah. “Kedua survivor berhasil kami evakuasi dalam keadaan selamat dan langsung mendapatkan penanganan medis.”

    Korban pertama, Dani Widiyanto (25), warga Adipala, Kabupaten Cilacap, berhasil dievakuasi pada pukul 05.25 WIB. Tidak berselang lama, korban kedua, Wagino Al Sumarjo (58), dengan alamat yang sama, juga berhasil dikeluarkan dari himpitan badan truk pada pukul 06.20 WIB.

    Kondisi Korban dan Penanganan Medis Lanjut

    Setelah berhasil dievakuasi, kedua korban segera dilarikan ke RSUD Purworejo untuk mendapatkan perawatan dan pemeriksaan medis lebih lanjut. Kondisi keduanya dilaporkan selamat, meskipun mengalami insiden yang cukup serius.

    Operasi SAR Ditutup, Tim Kembali ke Pangkalan

    Dengan telah berhasilnya evakuasi kedua korban dan memastikan kondisi mereka dalam penanganan medis, operasi SAR diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dalam operasi ini kemudian diinstruksikan untuk kembali ke kesatuannya masing-masing, dengan ucapan terima kasih atas dedikasi dan kerja keras yang telah diberikan.

  • Kenaikan PKB Cilacap Diterpa Isu Boikot, Samsat Beri Penjelasan

    Kenaikan PKB Cilacap Diterpa Isu Boikot, Samsat Beri Penjelasan

    BULETINCILACAP – UPPD Samsat Cilacap memberikan respons terkait seruan “stop bayar pajak” kendaraan bermotor yang ramai di media sosial di Jawa Tengah. Seruan ini dipicu oleh dugaan kenaikan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang dianggap terlalu tinggi dan memberatkan masyarakat, seperti disampaikan pada Sabtu (21/2/2026).

    Ajakan untuk tidak membayar pajak kendaraan bermotor menjadi viral, menyoroti kekhawatiran masyarakat akan beban finansial yang meningkat akibat kenaikan tarif opsen pajak kendaraan bermotor yang baru diterapkan.

    Klarifikasi dari UPPD Samsat Cilacap

    Kepala Seksi Pelayanan Pajak Daerah UPPD Samsat Cilacap, Rahageng Gita Sunu, menjelaskan, “Sebelum ada opsen, Jawa Barat tarifnya 1,75 persen kalau tidak salah, sedangkan Jawa Tengah setelah ada opsen tarifnya 1,74 persen. Jadi kita ada opsen, di daerah lain nggak ada, kita masih di bawahnya.”

    Sunu menambahkan bahwa kenaikan PKB di tahun 2026 ini masih tergolong rendah dibandingkan daerah lain, khususnya di Pulau Jawa. Ia mencontohkan, untuk motor kelas N-Max, kenaikan maksimal sekitar Rp50 ribu, sementara untuk motor di bawah kelas tersebut, kenaikannya tidak sampai Rp50 ribu. Ia juga meluruskan bahwa unggahan di media sosial yang menunjukkan kenaikan signifikan kemungkinan terjadi saat penggantian plat atau biaya PNBP.

    Dampak dan Regulasi Pajak

    Infografis perbandingan tarif PKB antar provinsi atau contoh perhitungan kenaikan PKB untuk jenis motor tertentu dapat mengilustrasikan penjelasan dari pihak Samsat. Visualisasi alokasi dana opsen juga akan membantu masyarakat memahami penggunaan pajak.

    Alokasi Dana Opsen untuk Pembangunan Daerah

    Sunu juga menegaskan bahwa opsen pajak berlaku secara nasional berdasarkan Undang-undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD). Penerapan opsen ini dimulai sejak tahun 2025 dengan diskon dan pemutihan pada periode Januari hingga Juli. Dana dari opsen yang terkumpul di Kabupaten Cilacap, sekitar Rp17,7 miliar untuk tahun 2026, akan dialokasikan khusus untuk peningkatan jalan di beberapa wilayah seperti Adipala, Kroya, Cimanggu, dan Karangpucung.