Category: Cilacap

Berita tentang Cilacap

  • Gerakan Tanah dan Longsor Ganda Hantam Cilacap, Belasan Rumah Terdampak. BPBD Cilacap Keluarkan Peringatan Evakuasi Mandiri

    Gerakan Tanah dan Longsor Ganda Hantam Cilacap, Belasan Rumah Terdampak. BPBD Cilacap Keluarkan Peringatan Evakuasi Mandiri

    BULETINCILACAP – Pergerakan tanah dan retakan tanah sepanjang 50 meter dilaporkan terjadi di dua lokasi berbeda di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Jumat, 12 Februari 2026. Insiden yang dipicu oleh curah hujan tinggi ini telah menyebabkan total 20 rumah warga terdampak dan terancam di wilayah Kecamatan Cimanggu dan Majenang, mendorong BPBD Cilacap untuk mengeluarkan imbauan evakuasi mandiri.

    Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, Iskak Riyadi, mengonfirmasi kejadian tersebut. Iskak merinci, dua lokasi yang mengalami bencana gerakan tanah secara signifikan adalah Grumbul Cijati, Desa Cijati, Kecamatan Cimanggu, dan Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang. Laporan pertama diterima pada Jumat pagi, setelah hujan intensitas tinggi melanda wilayah tersebut pada Kamis malam, 11 Februari 2026, memicu aktivitas pergerakan tanah yang mengkhawatirkan.

    Dampak Retakan Tanah dan Status Siaga di Cilacap

    Dampak terparah akibat pergerakan tanah di Cilacap dilaporkan terjadi di Grumbul Cijati, Desa Cijati, Kecamatan Cimanggu. Di lokasi ini, sebanyak 15 rumah warga dilaporkan terdampak langsung. Selain itu, tim BPBD mencatat adanya retakan tanah baru yang membentang sepanjang 50 meter dengan kedalaman bervariasi, mencapai antara 20 hingga 30 sentimeter.

    “Gerakan tanah ini menyebabkan 15 rumah di Grumbul Cijati mengalami dampak, terutama pada bagian lantai dan dinding. Kerusakan ini berpotensi bertambah jika hujan terus turun,” ujar Iskak Riyadi pada Jumat (12/2).

    Sementara itu, di lokasi kedua, yakni Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, BPBD mengidentifikasi adanya pergerakan tanah yang telah mengancam lima unit rumah. Meskipun belum mengalami kerusakan parah, posisi rumah-rumah tersebut berada sangat dekat dengan area retakan yang aktif, meningkatkan risiko saat terjadi hujan deras.

    Antisipasi dan Imbauan Evakuasi Mandiri

    Menyikapi status darurat ini, BPBD Cilacap telah mengambil langkah tanggap darurat. Petugas di lokasi telah memasang terpal di titik-titik retakan untuk meminimalisir masuknya air hujan ke dalam lapisan tanah, yang dapat mempercepat pergerakan. Prioritas utama adalah keselamatan warga, dan pihaknya mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah rawan longsor, khususnya 20 rumah terdampak/terancam di Cijati dan Cibeunying, untuk meningkatkan kewaspadaan.

    BPBD Cilacap Meminta Warga Lakukan Evakuasi

    “Kami telah meminta warga di lokasi yang terdampak berat untuk melakukan evakuasi mandiri segera, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi atau dalam durasi yang lama. Jangan menunggu, keselamatan adalah yang utama,” tegas Iskak Riyadi. BPBD Cilacap bersama unsur TNI/Polri, relawan, dan pemerintah desa saat ini terus melakukan pemantauan ketat di lokasi kejadian untuk mengantisipasi potensi longsor susulan dan memastikan keselamatan warga di area rawan bencana.

  • Sambut Lebaran 2026, KAI Tingkatkan Fasilitas di Stasiun Maos Cilacap

    Sambut Lebaran 2026, KAI Tingkatkan Fasilitas di Stasiun Maos Cilacap

    BULETINCILACAP – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto tengah gencar meningkatkan berbagai fasilitas di Stasiun Maos, Cilacap. Persiapan ini dilakukan jauh hari untuk menyambut lonjakan jumlah penumpang yang diprediksi akan terjadi pada arus mudik dan balik Lebaran 2026, guna memastikan kenyamanan dan keamanan perjalanan.

    Peningkatan fasilitas yang dilakukan meliputi perbaikan ruang tunggu, penambahan toilet bersih, peremajaan area parkir, serta pemasangan rambu-rambu informasi yang lebih jelas. Tidak hanya itu, sistem keamanan dan pelayanan di loket juga akan diperbarui untuk mempercepat proses transaksi dan menghindari penumpukan penumpang.

    Prioritas Kenyamanan dan Keamanan Penumpang

    “Stasiun Maos adalah salah satu pintu gerbang penting di Cilacap, terutama saat musim mudik Lebaran. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dengan meningkatkan fasilitas yang ada. Kenyamanan dan keamanan penumpang adalah prioritas utama kami,” ujar perwakilan KAI Daop 5 Purwokerto.

    Ekspektasi Peningkatan Pelayanan

    Diharapkan dengan adanya peningkatan fasilitas ini, pengalaman perjalanan menggunakan kereta api melalui Stasiun Maos akan semakin menyenangkan bagi para penumpang. KAI terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kelancaran operasional dan pelayanan prima selama periode padat Lebaran 2026.

  • Ini Aturan Ramadhan di Cilacap: Warung Makan Boleh Buka, Tempat Hiburan Wajib Tutup

    Ini Aturan Ramadhan di Cilacap: Warung Makan Boleh Buka, Tempat Hiburan Wajib Tutup

    BULETINCILACAP – Pemerintah Kabupaten Cilacap telah menetapkan kebijakan mengenai operasional tempat usaha selama bulan suci Ramadhan 1445 Hijriah. Berdasarkan Surat Edaran terbaru, warung makan diperbolehkan untuk tetap beroperasi, namun dengan beberapa ketentuan ketat, sementara tempat hiburan malam diwajibkan untuk tutup total selama bulan puasa.

    Kebijakan ini diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap kekhusyukan bulan Ramadhan sekaligus mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang tidak berpuasa atau yang memerlukan sahur dan berbuka di luar rumah. Penerapan aturan ini akan diawasi secara ketat oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama pihak terkait lainnya.

    Warung Makan Boleh Buka dengan Etika

    “Warung makan boleh beroperasi seperti biasa, tetapi kami imbau untuk tidak membuka secara terlalu mencolok pada siang hari sebagai bentuk penghormatan kepada yang berpuasa. Sementara itu, semua jenis tempat hiburan malam, mulai dari diskotek, karaoke, hingga panti pijat, wajib tutup total,” tegas Kepala Satpol PP Kabupaten Cilacap.

    Peningkatan Patroli Pengawasan

    Pemerintah daerah berharap masyarakat dan para pemilik usaha dapat mematuhi aturan yang telah ditetapkan demi terciptanya suasana Ramadhan yang kondusif dan harmonis. Patroli pengawasan akan ditingkatkan untuk memastikan seluruh ketentuan dipatuhi, dan sanksi akan diterapkan bagi pelanggar.