Category: Cilacap

Berita tentang Cilacap

  • Kantor Imigrasi Cilacap Deportasi WNA Rusia Eks Napi Narkoba, Tegakkan Aturan

    Kantor Imigrasi Cilacap Deportasi WNA Rusia Eks Napi Narkoba, Tegakkan Aturan

    BULETINCILACAP – Kantor Imigrasi Cilacap pada Jumat (20/02/2026) kembali melakukan pendeportasian terhadap seorang Warga Negara Asing (WNA) berkebangsaan Rusia berinisial AP (38), yang merupakan eks narapidana kasus pidana narkotika dan telah menyelesaikan masa hukumannya.

    Langkah tegas ini diambil sebagai Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) berupa deportasi dan penangkalan masuk wilayah Indonesia, sesuai dengan komitmen penegakan hukum keimigrasian di wilayah kerja Kantor Imigrasi Cilacap.

    Latar Belakang dan Dasar Hukum Deportasi

    Kepala Kantor Imigrasi Cilacap, Ryo Achdar, menjelaskan bahwa WNA tersebut dijemput pada Minggu, 8 Februari 2026, dari Lapas Kelas IIA Kembangkuning. AP telah menjalani masa pidana selama 6 tahun 2 bulan berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Denpasar Nomor: 362/PID.SUS/2021/PN DPS tanggal 15 Juli 2021, dan dinyatakan bebas pada tanggal 8 Februari 2026.

    “WNA tersebut dikenakan Tindakan Administratif Keimigrasian berupa pendeportasian dan penangkalan dikarenakan yang bersangkutan merupakan eks narapidana kasus Narkotika Pasal 114 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009. Hal ini sesuai dengan Pasal 75 ayat (1) Undang-Undang No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian,” ungkap Ryo.

    Proses Pendeportasian dan Penangkalan

    Pengawasan keberangkatan pendeportasian dilaksanakan pada tanggal 20 Februari 2026 pukul 18.00 WIB, melalui Bandara Soekarno Hatta. WNA tersebut diterbangkan menggunakan Etihad Airlines nomor penerbangan EY-475 dengan tujuan Abu Dhabi, dilanjutkan dengan Etihad Airlines nomor penerbangan EY-843, menuju Moscow, Rusia sebagai tujuan akhir.

    Komitmen Penegakan Hukum dan Partisipasi Masyarakat

    Selain pendeportasian, tindakan penangkalan masuk wilayah Indonesia juga diberlakukan terhadap WNA bersangkutan. Ryo Achdar menegaskan bahwa pendeportasian ini mencerminkan komitmen serta bentuk nyata penegakan hukum keimigrasian demi menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban di wilayah kerja Kantor Imigrasi Cilacap. Masyarakat diharapkan berperan aktif dalam melaporkan aktivitas WNA yang tidak mematuhi peraturan atau meresahkan melalui nomor telepon Intekdakim Kantor Imigrasi Cilacap di +62 882-0086-85172.

  • Polresta Cilacap Pererat Silaturahmi Lewat Pembagian Takjil Ramadan Rutin

    Polresta Cilacap Pererat Silaturahmi Lewat Pembagian Takjil Ramadan Rutin

    BULETINCILACAP – Polresta Cilacap kembali menebar kehangatan Ramadan dengan membagikan takjil gratis kepada masyarakat pada Kamis, 19 Februari 2026, menjelang waktu berbuka puasa. Bertempat di depan Markas Komando (Mako) Polresta Cilacap, kegiatan rutin Polresta Cilacap berbagi takjil ini bertujuan mempererat silaturahmi dan kedekatan emosional antara aparat kepolisian dengan warga di bulan suci.

    Pemandangan di depan Mapolresta Cilacap pada Kamis sore tersebut menampilkan suasana yang berbeda dan lebih hangat. Di tengah padatnya arus kendaraan, personel kepolisian dengan ramah menyapa dan memberikan takjil kepada pengendara sepeda motor, mobil, bahkan warga yang melintas dengan sepeda onthel. Pendekatan humanis yang ditunjukkan aparat disambut antusias oleh masyarakat, menegaskan bahwa kehadiran polisi tidak selalu identik dengan penegakan hukum, melainkan juga pelayanan dan pengayoman.

    Pendekatan Humanis dalam Aksi Berbagi Polresta Cilacap

    Kasi Humas Polresta Cilacap, Galih Secahyo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian integral dari komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan yang dekat dengan masyarakat.

    “Pembagian takjil ini merupakan wujud kepedulian Polri kepada masyarakat di bulan Ramadan. Kami ingin menghadirkan kebersamaan dengan masyarakat melalui kegiatan berbagi takjil ini,” ujar Galih Secahyo.

    Konsistensi Pelayanan dan Penguatan Hubungan Polisi-Masyarakat

    Lebih lanjut, Galih Secahyo menambahkan bahwa kegiatan berbagi takjil ini tidak bersifat seremonial semata. Polresta Cilacap berencana melaksanakan kegiatan serupa secara rutin setiap hari selama bulan suci Ramadan sebagai bentuk konsistensi pelayanan kepada masyarakat. Inisiatif ini juga bertujuan untuk memperkuat hubungan emosional antara polisi dan warga, membangun kepercayaan, serta menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat. Program sosial ini secara nyata menegaskan peran kepolisian sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat melalui pendekatan yang lebih dekat, humanis, dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga.

  • Program Makan Bergizi Gratis di Cilacap Sasar Ratusan Ribu Jiwa, Legalitas SPPG Terus Dikebut

    Program Makan Bergizi Gratis di Cilacap Sasar Ratusan Ribu Jiwa, Legalitas SPPG Terus Dikebut

    BULETINCILACAP – Pemerintah Kabupaten Cilacap sedang menggenjot implementasi program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menargetkan ratusan ribu penerima manfaat, mulai dari pelajar hingga kelompok rentan. Fokus utama saat ini adalah membenahi persoalan teknis dan administrasi pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna menjamin kualitas dan keamanan pangan. Progres serta tantangan program ini dibahas dalam diskusi panel Forkopimda pada Rabu, 18 Februari 2026, di Rumah Dinas Bupati Cilacap.

    Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Cilacap, Hamzah Syafroedin, mengungkapkan bahwa program MBG menyasar total ratusan ribu jiwa di wilayahnya. Penerima manfaat terbesar adalah siswa sekolah dasar dengan 145.245 anak, diikuti 75.789 siswa SMP, 61.321 siswa SMA, serta 40.449 anak PAUD dan TK. Selain itu, program ini juga menjangkau 73.563 jiwa dari kelompok rentan, termasuk balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, sebagai bagian integral dari upaya percepatan penurunan stunting di Cilacap.

    Percepatan Legalitas dan Sertifikasi SPPG di Cilacap

    Koordinator MBG Wilayah Cilacap, Irfan Anjas Purwo, merinci status operasional dan legalitas SPPG yang menjadi tulang punggung program ini. Dari 168 SPPG yang direncanakan, 123 unit telah beroperasi, sementara 45 unit lainnya masih menunggu penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Data menunjukkan bahwa 71 SPPG telah mengantongi SLHS, 25 dalam proses revisi, 25 sudah mendaftar, dan 47 SPPG belum mendaftar sama sekali.

    Progres sertifikasi lain juga menjadi perhatian. Untuk BPJS Ketenagakerjaan, 106 SPPG telah mengajukan kepesertaan, namun 62 SPPG masih tertinggal. Sertifikasi HACCP baru dicapai oleh 29 SPPG, sementara Sertifikasi Halal baru dimiliki 42 SPPG dari total. Demikian pula, 92 SPPG telah memiliki koki atau chef bersertifikasi. Dalam pendistribusian paket balita, ibu hamil, dan ibu menyusui (3B), 85 SPPG telah berjalan, namun 83 lainnya belum.

    “Dengan jumlah sasaran yang sangat besar, kami harus memastikan dapur produksi memenuhi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi dan distribusi bahan pangan berjalan lancar,” ujar Hamzah Syafroedin. “Data-data ini menjadi dasar evaluasi kami untuk mempercepat agar seluruh SPPG dapat memenuhi standar nasional yang ditetapkan, demi kualitas gizi yang terbaik bagi masyarakat,” tambah Irfan Anjas Purwo.

    Komitmen Pemda untuk Kualitas dan Ekonomi Warga

    Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mempercepat pemenuhan standar operasional SPPG. Ia mengakui bahwa kendala yang ada adalah bagian dari proses penguatan sistem. Bupati menekankan pentingnya menjaga kualitas dan keamanan pangan bagi para penerima manfaat, sekaligus melihat program ini sebagai penggerak ekonomi lokal.

    “Kami berharap program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tidak hanya anak-anak sebagai penerima manfaat, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi warga,” pungkas Syamsul Auliya Rachman, menyoroti dampak ganda program MBG.

    Masa Depan Gizi Berkelanjutan di Cilacap

    Dengan percepatan pembenahan administrasi dan legalitas SPPG, Pemerintah Kabupaten Cilacap optimis program Makan Bergizi Gratis ini tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan gizi ratusan ribu warganya secara berkualitas dan aman, tetapi juga menciptakan multiplier effect positif bagi perekonomian lokal. Sinergi antara pemerintah daerah, SPPG, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan jangka panjang program gizi nasional ini di Bumi Wijayakusuma.

  • Perkuat Spiritualitas dan Pengabdian, Polresta Cilacap Gelar Kegiatan Ramadan Penuh Khidmat

    Perkuat Spiritualitas dan Pengabdian, Polresta Cilacap Gelar Kegiatan Ramadan Penuh Khidmat

    BULETINCILACAP – Jajaran Polresta Cilacap memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan dengan menggelar kegiatan tadarus Al-Qur’an dan salat tarawih berjamaah. Dimulai Kamis (19/2/2026) di Masjid Al Ikhlas Polresta, program ini bertujuan memperkuat nilai spiritual sekaligus meningkatkan kualitas pengabdian personel kepada masyarakat.

    Kegiatan keagamaan yang diikuti seluruh personel secara bergiliran sesuai jadwal ini dirancang tidak hanya sebagai ibadah rutin Ramadan, tetapi juga sebagai pembinaan mental dan rohani anggota. Tujuannya adalah agar setiap personel tetap menjaga integritas, kedisiplinan, serta semangat pelayanan yang tulus kepada masyarakat.

    Membentuk Karakter Humanis melalui Pembinaan Rohani

    “Melalui kegiatan tadarus dan tarawih bersama, kami ingin menumbuhkan ketenangan batin sekaligus memperkuat semangat pengabdian, sehingga anggota dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan,”

    Ipda Galih Secahyo, Kasi Humas Polresta Cilacap.

    Kasi Humas Polresta Cilacap, Ipda Galih Secahyo, menjelaskan bahwa kegiatan religius ini menjadi bagian integral dari upaya pembentukan karakter personel yang humanis dan berlandaskan nilai moral. Pembinaan rohani ini diharapkan mampu membentuk aparat yang tidak hanya profesional dalam penegakan hukum, tetapi juga memiliki keteladanan moral.

    Semangat Kebersamaan dan Pelayanan Publik Unggul

    Pelaksanaan berbagai kegiatan dalam rangka Kegiatan Ramadan Polresta Cilacap ini berlangsung khidmat dan tertib, mencerminkan suasana religius yang menyatu dengan semangat kebersamaan di lingkungan kepolisian. Selain mempererat solidaritas internal, kegiatan tersebut juga diharapkan berdampak positif terhadap kualitas pelayanan publik. Diharapkan, personel mampu menjalankan tugas dengan sikap lebih sabar, bijaksana, dan responsif dalam melayani masyarakat.

    Komitmen Polresta Cilacap: Pelindung, Pengayom, dan Pelayan Masyarakat

    Program pembinaan rohani ini menegaskan komitmen Polresta Cilacap untuk terus menghadirkan sosok aparat yang tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga memiliki keteladanan moral sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang sejati.

  • Kantah Cilacap Targetkan 20.060 Sertipikat PTSL Rampung Juli 2026

    Kantah Cilacap Targetkan 20.060 Sertipikat PTSL Rampung Juli 2026

    BULETINCILACAP – Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Cilacap mengintensifkan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Terintegrasi Tahun 2026, dengan target ambisius menyelesaikan penerbitan 20.060 Sertipikat Hak Atas Tanah (SHAT) di 34 desa tersebar di 12 kecamatan pada Juli 2026. Langkah percepatan ini ditandai dengan pelantikan panitia ajudikasi pada Rabu, 18 Februari 2026, serta penekanan kuat untuk menghindari penundaan hingga akhir tahun. Program strategis nasional ini mencakup luas tanah sekitar 12.000 hektare, bertujuan untuk memberikan kepastian hukum dan perlindungan hak atas tanah bagi masyarakat Cilacap.

    Kepala Kantah Kabupaten Cilacap, Andri Kristanto, S.Kom, MT, menegaskan pentingnya program ini dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat dan tertib administrasi pertanahan. Percepatan target penyelesaian ini menjadi prioritas utama demi optimalisasi manfaat bagi warga.

    Pelantikan Panitia dan Komitmen Percepatan PTSL Cilacap

    Pelantikan panitia ajudikasi program PTSL Tahun 2026 secara resmi dilaksanakan pada Rabu, 18 Februari 2026, bertempat di Kantor Pertanahan Kabupaten Cilacap. Panitia ini merupakan kolaborasi antara unsur Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan jajaran pemerintah desa, termasuk Kepala Desa. Pasca-pelantikan, Andri Kristanto segera menginstruksikan pembentukan Kelompok Masyarakat (Pokmas) atau Kelompok Kerja (Pokja) di setiap desa. Kelompok-kelompok ini akan memainkan peran krusial dalam membantu pengumpulan data masyarakat serta proses pengukuran tanah di lapangan.

    Andri Kristanto menekankan batas waktu yang sangat ketat untuk penyelesaian program ini, menunjukkan komitmen kuat terhadap percepatan. Beliau menginginkan seluruh proses dapat rampung lebih awal dari jadwal tradisional di akhir tahun.

    “Kami menargetkan per desa minimal 2.000 bidang, dan saya tegaskan, bulan Juli 2026 sudah harus selesai. Data 20.060 bidang ini wajib masuk sebelum akhir Juli, tidak ada penundaan hingga Desember. Setelah itu, jika ada tambahan, baru kami persilakan.” — Andri Kristanto, Kepala Kantah Kabupaten Cilacap.

    Transparansi Pendanaan dan Pencegahan Pungutan Liar

    Meskipun biaya proses pembuatan sertipikasi tanah ditanggung sepenuhnya oleh negara dalam program PTSL ini, pemohon tetap akan menanggung biaya pra-PTSL. Biaya ini meliputi pengadaan patok, materai, dan operasional desa yang diperlukan untuk kelancaran program. Andri Kristanto menjelaskan bahwa penetapan biaya pra-PTSL ini harus dilakukan melalui musyawarah bersama yang melibatkan kepala desa, perangkat desa, warga, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, dan pihak terkait lainnya.

    Dalam kesempatan yang sama, Andri Kristanto juga memberikan peringatan keras dan melarang praktik pungutan liar (pungli) di luar ketentuan yang telah disepakati melalui musyawarah. Beliau menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pungutan yang ada.

    “Kalau di desa itu untuk persiapan kan perlu materai, fotokopi, kemudian pembuatan patok, transportasi itu kan membutuhkan biaya. Semua ini harus disepakati secara transparan melalui musyawarah desa, dan tidak boleh ada pungutan liar di luar ketentuan yang telah ditetapkan.” — Andri Kristanto, Kepala Kantah Kabupaten Cilacap.

    Manfaat dan Tantangan Program PTSL Terintegrasi di Cilacap

    Program PTSL Terintegrasi 2026 ini menyasar total 1 kelurahan dan 33 desa yang tersebar di 12 kecamatan di Kabupaten Cilacap. Tujuan utamanya adalah memberikan kepastian hukum dan perlindungan hak atas tanah bagi masyarakat, serta mendorong peningkatan kesejahteraan. Sertifikat tanah yang sah tidak hanya meningkatkan nilai properti, tetapi juga dapat digunakan sebagai agunan perbankan untuk mendapatkan kredit atau modal usaha, membuka peluang ekonomi baru bagi pemiliknya.

    Beberapa kendala yang mungkin menghambat proses sertifikasi meliputi bidang tanah yang tumpang tindih dengan aset pemerintah, badan hukum, atau aset pribadi, serta tanah yang masih dalam status sengketa atau konflik, seperti sengketa waris. Selain itu, PTSL juga bertujuan untuk menghindari sengketa tanah di masa depan dengan penetapan batas-batas yang jelas dan akurat, menciptakan tertib administrasi, serta menghasilkan peta tanah nasional yang akurat dengan data Cilacap terintegrasi. Untuk meningkatkan kesadaran dan layanan, Kantah Cilacap juga terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya sertifikat tanah, bahkan melalui layanan Pelayanan Pertanahan Akhir Pekan (PELATARAN) yang rutin dibuka setiap Sabtu dan Minggu dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.

    Cilacap Optimis Capai Target PTSL untuk Kesejahteraan Masyarakat

    Dengan intensifikasi program dan target penyelesaian ambisius pada Juli 2026, Kantah Kabupaten Cilacap menunjukkan komitmen kuatnya untuk mempercepat program PTSL. Diharapkan, ribuan sertipikat tanah yang diterbitkan akan membawa kepastian hukum, mencegah sengketa, dan menjadi katalisator bagi peningkatan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Cilacap.

  • Kantor Imigrasi Cilacap Sesuaikan Jam Layanan Demi Optimalkan Performa Selama Ramadan

    Kantor Imigrasi Cilacap Sesuaikan Jam Layanan Demi Optimalkan Performa Selama Ramadan

    BULETINCILACAP – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cilacap resmi mengumumkan penyesuaian waktu pelayanan publik selama bulan suci Ramadan 1447 H. Kebijakan ini menindaklanjuti ketentuan jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ditetapkan oleh Kementerian PANRB pada 17 Januari 2026 dan arahan Direktorat Jenderal Imigrasi, guna memastikan seluruh jajaran tetap optimal dalam melayani masyarakat di tengah ibadah puasa.

    Meskipun terdapat perubahan jadwal operasional, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cilacap menegaskan komitmen seluruh jajaran untuk senantiasa memberikan pelayanan yang transparan, akurat, dan prima bagi masyarakat di wilayah kerja Cilacap dan sekitarnya. Penyesuaian ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi masyarakat maupun pegawai dalam menjalankan ibadah puasa tanpa mengurangi produktivitas dan kualitas layanan.

    Jadwal Baru Pelayanan di Kantor Imigrasi Cilacap Selama Ramadan

    Adapun ketentuan waktu layanan di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cilacap selama bulan Ramadan 2026 adalah sebagai berikut:

    • Senin – Kamis: Pukul 08.00 – 15.00 WIB (Istirahat: 12.00 – 12.30 WIB)
    • Jumat: Pukul 08.00 – 15.30 WIB (Istirahat: 11.30 – 12.30 WIB)

    Khusus untuk layanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) dan layanan inovasi unggulan Kancil Ngapak, akan terdapat penyesuaian jadwal tersendiri yang diselaraskan dengan kebijakan pengelola tempat dan kondisi di lapangan.

    Informasi Lengkap Layanan Inovasi Selama Ramadan

    “Terkait jadwal operasional layanan pada Mal Pelayanan Publik (MPP) serta jadwal kegiatan Kancil Ngapak selama bulan Ramadan, akan kami informasikan secara berkala dan mendetail melalui akun Instagram resmi kami.” – Ryo, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cilacap.

    Masyarakat diimbau untuk selalu memantau kanal media sosial resmi Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cilacap agar mendapatkan informasi terkini dan menghindari ketidaksesuaian waktu kedatangan. Kantor Imigrasi Cilacap berkomitmen untuk terus berinovasi dalam pelayanan, bahkan di momen spesial Ramadan ini.

    Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1447 H

    Keluarga Besar Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cilacap mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa 1447 H bagi seluruh umat Muslim. Semoga keberkahan Ramadan menyertai setiap langkah pelayanan kami kepada masyarakat, demi terwujudnya layanan keimigrasian yang semakin baik dan profesional.

  • Dewan pimpinan cabang DPC PDIP Cilacap mengelar Rapat PAC Dalam rangka penjaringan calon Ketua PAC, ranting hingga anak ranting, DPC PDIP Kabupaten Cilacap.

    Dewan pimpinan cabang DPC PDIP Cilacap mengelar Rapat PAC Dalam rangka penjaringan calon Ketua PAC, ranting hingga anak ranting, DPC PDIP Kabupaten Cilacap.

    BULETINCILACAP – Kegiatan yang digelar di Gedung In Door Tennis ini, diikuti sekitar 1.300 orang pengurus PAC, ranting dan anak ranting, terdiri dari Ketua, Sekretaris dan Bendahara. Selasa 17/2/2026

    Ketua DPC PDI Perjuangan Cilacap, Anggit Adi Juwita menegaskan, dalam penjaringan yang dilakukan, bersifat terbuka atau open recruitment.

    “Kami dari DPC memberikan kemerdekaan yang semerdeka merdekanya bagi semua kader bisa mengusulkan kader terbaiknya, putra daerah di masing-masing wilayah,” ujarnya.

    “Tentunya yang bisa menjadi representasi bagi PDI Perjuangan dan bisa bermanfaat bagi masyarakat Cilacap, dengan harapan PDI Perjuangan di Cilacap semakin besar,” lanjut Anggit.

    Diketahui, Rapat PAC diperluas yang digelar PDI Perjuangan Cilacap ini, selain rangkaian tahapan reorganisasi kepengurusan lima tahunan partai, juga persiapan struktur organisasi menjelang agenda politik ke depan.

    “Nanti hasil Rapat PAC diperluas pada hari ini akan kami rekapitulasi dan dirapatkan kembali, kemudian menunggu arahan dan intruksi dari DPD serta DPP,” kata Anggit.

    “Dan target kita tentu yang terbaik di pemilu nanti. Perlu diketahui, bahwa PDIP Cilacap pernah di angka terringgi 17 kursi tahun 1999, tentunya kita harus bisa diatasnya,” imbuhnya.

    Di lain hal, menyikapi restrukturisasi partai, Anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan ini menilai hal tersebut bagian dari dinamika politik dan merupakan hal yang biasa di dalam kepartaian.

    “Kader PDIP identik dengan keluwesan dan kesolidan, tidak ada perpecahan. Artinya kami tetap solid. Kalaupun ada dinamika-dinamika politik yang hari ini ada karena restrukturisasi itu biasa di semua partai politik,” ungkap Anggit.

    Anggit pun berpesan kepada para pengurus yang baru, untuk menjaga tali silaturahmi baik dengan sesepuh-sesepuh partai atau mereka yang sudah tidak masuk di dalam kepengurusan.

    “Saya berharap untuk pengurus yang baru bisa tetap bersilaturahmi supaya keluarga besar PDIP, khususnya di Cilacap, tetap dalam satu cinta kasih yang tidak ada habisnya,” ujarnya.

    Disamping itu, Anggit juga memerintahkan seluruh kader PDI Perjuangan harus berada di jalan perjuangan rakyat. Hal ini sesuai perintah Ketua Umum Megawati.

    “Kita semua harus turun menyerap aspirasi masyarakat secara presisi, dan kita harus punya langkah-langkah kongkrit tentunya untuk kepentingan ataupun kebutuhan masyarakat di Cilacap,” pungkasnya.

  • Bantuan Kapal ‘Merdeka 2’ dari Anggota DPR Kaisar Kiasa Kasih Tiba di Pantai Menganti Cilacap

    Bantuan Kapal ‘Merdeka 2’ dari Anggota DPR Kaisar Kiasa Kasih Tiba di Pantai Menganti Cilacap

    BULETINCILACAP – Komitmen nyata untuk mendongkrak taraf ekonomi masyarakat pesisir diwujudkan oleh Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Kaisar Kiasa Kasih Said Putra, melalui penyerahan bantuan sarana melaut di Kabupaten Cilacap. Bantuan berupa satu unit kapal nelayan yang dilengkapi dengan mesin dan peralatan melaut diserahkan kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nelayan Mina Menganti, Desa Menganti, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, pada Minggu (15/2/2026).

    Acara penyerahan kapal yang diberi nama “MERDEKA 2” ini berlangsung di tepi Pantai Menganti. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Anas Mubarok, Anggota DPRD Kabupaten Cilacap yang mewakili Kaisar Kiasa Kasih Said Putra, kepada Atmo Tarpin selaku Ketua KUB Mina Menganti. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Tumirah (Kepala Desa Menganti) dan Doddy Flory (Ketua PAC PDI Perjuangan Kesugihan).

    Realisasi Aspirasi untuk Peningkatan Armada Nelayan

    Dalam keterangannya, Anas Mubarok menyampaikan bahwa bantuan satu unit perahu komplit ini merupakan respons langsung dan tindak lanjut atas aspirasi yang disampaikan oleh kelompok nelayan beberapa bulan sebelumnya. Para nelayan setempat mengeluhkan keterbatasan armada perahu yang secara signifikan menghambat produktivitas penangkapan ikan.

    “Mas Kaisar mendengar aspirasi masyarakat beberapa bulan yang lalu terkait keperluan kelompok nelayan akan perahu beserta alat-alatnya. Hari ini terealisasi bantuan satu unit perahu komplit untuk nelayan di Desa Menganti,” ujar Anas Mubarok.

    Bantuan ini ditujukan untuk memastikan nelayan dapat bekerja lebih optimal dan efisien, sejalan dengan posisi Kabupaten Cilacap yang dinilai memiliki garis pantai terpanjang di pesisir selatan Pulau Jawa, menjadikannya kekuatan ekonomi daerah yang strategis.

    Harapan Baru bagi Nelayan Mina Menganti dan Jetis

    Bantuan kapal yang lengkap dengan peralatan ini disambut dengan rasa syukur oleh kelompok penerima. Ketua KUB Mina Menganti, Atmo Tarpin, mengungkapkan bahwa kapal “MERDEKA 2” menjadi harapan baru, terutama di tengah kondisi ekonomi yang sulit.

    “Kami mengucapkan terima kasih sekali atas bantuan ini. Moga-moga menjadi berkah bagi kami para nelayan. Alat yang diberikan sangat komplit,” kata Atmo Tarpin.

    Secara keseluruhan, program bantuan yang digulirkan pada Minggu (15/2/2026) ini meliputi dua lokasi berbeda sebagai tahap awal. Selain di Desa Menganti, bantuan serupa juga disalurkan kepada kelompok nelayan muda di Desa Jetis, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap. Bantuan untuk Desa Jetis berupa satu unit kapal, mesin tempel, jaring, serta pelumas.

    Di Desa Jetis, penyerahan turut dihadiri oleh Anggit Adi Juwita (Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cilacap), Yoga Dwi Sambodo (Anggota DPRD Kabupaten Cilacap), dan diterima secara simbolis oleh Untung Priyono (Ketua KUB Nelayan Jetis).

    Penegasan Profesi Nelayan sebagai Fondasi Peradaban

    Dalam keterangan tertulisnya, Kaisar Kiasa Kasih Said Putra menegaskan kembali komitmennya untuk mengawal aspirasi nelayan kecil. Ia menekankan pentingnya profesi nelayan sebagai pilar strategis bagi bangsa.

    “Nelayan dan petani adalah fondasi peradaban. Tanpa mereka, tidak ada ketahanan pangan dan tidak ada keberlanjutan kehidupan. Profesi ini bukan pekerjaan kelas dua, melainkan profesi yang memiliki sejarah panjang, kehormatan, dan nilai strategis bagi bangsa,” tegas Kaisar.

    Ia berharap dukungan sarana tangkap yang diberikan dapat menambah produktivitas dan meningkatkan penghasilan para nelayan. Program ini diharapkan dapat terus berlanjut guna memajukan perekonomian di Kabupaten Cilacap, khususnya bagi “para pejuang laut.”

  • Puncak HUT ke-18 Gerindra, Ribuan Warga Cilacap Padati Lapangan Krida Gumilir Ikuti Senam Sehat dan Pesta Rakyat

    Puncak HUT ke-18 Gerindra, Ribuan Warga Cilacap Padati Lapangan Krida Gumilir Ikuti Senam Sehat dan Pesta Rakyat

    BULETINCILACAP – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra di Kabupaten Cilacap mencapai puncaknya pada Sabtu (14/2/2026). Ribuan masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari remaja hingga orang tua, tumpah ruah memadati Lapangan Krida Gumilir untuk mengikuti kegiatan “Senam Sehat Berhadiah”.

    Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Cilacap, Suyatno, S.H., menjelaskan bahwa acara senam sehat ini merupakan penutup dari serangkaian kegiatan panjang yang telah digelar partai berlambang kepala burung garuda tersebut dalam rangka mensyukuri usia ke-18 tahun.

    “Ini merupakan rangkaian terakhir. Sebelumnya, kita awali dengan syukuran, lalu bakti sosial di lingkungan kantor DPC, hiburan kebudayaan asli Jawa berupa Kuda Lumping, serta pengobatan massal gratis yang digelar beberapa hari lalu,” ungkap Suyatno saat ditemui di lokasi acara.

    Bupati Hadir dan Berikan Dukungan

    Acara tersebut semakin spesial dengan kehadiran Bupati Cilacap di tengah-tengah ribuan peserta. Suyatno mengapresiasi kehadiran orang nomor satu di Cilacap tersebut sebagai bentuk sinergi yang positif antara pemerintah daerah dan partai politik.

    “Kami berterima kasih kepada Pak Bupati yang hadir. Beliau sangat support kepada partai-partai politik di Cilacap, khususnya Gerindra. Kami seiring sejalan untuk memperjuangkan Cilacap agar lebih maju,” tambah Suyatno yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Cilacap.

    Hiburan yang “Hype” dan Banjir Hadiah

    Pemilihan kegiatan senam sehat sebagai acara puncak bukan tanpa alasan. Menurut Suyatno, senam merupakan kegiatan yang sedang tren (hype in) saat ini dan dapat diterima oleh semua lapisan masyarakat. Selain menyehatkan, kegiatan ini menjadi jembatan bagi partai untuk menyapa rakyat dengan cara yang menghibur dan tidak rumit.

    Untuk memeriahkan suasana, panitia menyediakan beragam doorprize menarik, mulai dari sepeda listrik, sepeda MTB, kulkas, mesin cuci, TV berwarna, hingga peralatan rumah tangga lainnya yang dibagikan secara objektif kepada warga yang beruntung. Panggung hiburan juga dimeriahkan oleh penampilan grup musik “New Maulana”.

    Makna Tema: Kompak, Bergerak, Berdampak

    Mengusung tema “Kompak, Bergerak, Berdampak”, DPC Gerindra Cilacap berharap momentum ulang tahun ini menjadi refleksi kinerja partai.

    “Tema ini seperti visi kami. Artinya kita selalu bergerak terus, kompak menjadi satu, dan dampaknya adalah untuk kepentingan masyarakat banyak,” jelas Suyatno.

    Melalui kegiatan ini, Suyatno berharap masyarakat dapat menilai secara langsung kinerja dan kedekatan wakil-wakil mereka di Partai Gerindra. “Ini adalah upaya kami memberikan hiburan. Monggo masyarakat yang menilai, apakah kegiatan ini bisa diterima dan bermanfaat,” pungkasnya.

  • Farid Ma’ruf Kembali Pimpin PMI Cilacap, Dewan Kehormatan dan Pengurus Masa Bakti 2026–2031 Resmi Dilantik

    Farid Ma’ruf Kembali Pimpin PMI Cilacap, Dewan Kehormatan dan Pengurus Masa Bakti 2026–2031 Resmi Dilantik

    BULETIN CILACAP – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cilacap secara resmi memiliki Dewan Kehormatan dan Pengurus baru untuk masa bakti 2026 hingga 2031. Pelantikan tersebut sekaligus menandai kembalinya Drs. Farid Ma’ruf, S.T., M.M., mantan Sekretaris Daerah Cilacap, untuk memimpin organisasi kemanusiaan ini selama periode lima tahun ke depan.

    Kepengurusan baru ini dilantik setelah Drs. Farid Ma’ruf terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua PMI Kabupaten Cilacap dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) tahun 2026. Penetapan dan pelantikan pengurus serta dewan kehormatan yang baru ini merupakan langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan dan peningkatan peran PMI dalam layanan kemanusiaan dan penanggulangan bencana di wilayah Cilacap.

    Farid Ma’ruf Terpilih Aklamasi dalam Muskab 2026

    Proses pemilihan Ketua PMI Cilacap periode 2026–2031 telah dilaksanakan melalui Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang berlangsung pada Selasa, 27 Januari 2026. Dalam Muskab tersebut, Drs. Farid Ma’ruf kembali mendapat kepercayaan penuh dari seluruh peserta dan terpilih secara aklamasi.

    Farid Ma’ruf, yang telah berpengalaman dalam birokrasi dan kepemimpinan, menyatakan komitmennya untuk membawa PMI Cilacap menjadi organisasi yang lebih profesional dan siap siaga.

    “Kepercayaan yang diberikan kembali ini adalah amanah besar. Kami akan segera menyusun program kerja yang terencana dan terukur, dengan fokus utama pada peningkatan kualitas pelayanan darah dan kesiapsiagaan bencana di Cilacap,” ujar Farid Ma’ruf dalam sambutannya. “PMI harus hadir lebih cepat dan tepat bagi masyarakat yang membutuhkan, sesuai dengan tujuh Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional.”

    Penekanan PMI Provinsi: Segera Susun Program Prioritas

    Dalam acara pelantikan tersebut, perwakilan dari PMI Provinsi Jawa Tengah memberikan penekanan khusus kepada kepengurusan yang baru. Plt. Kepala PMI Provinsi Jawa Tengah, Hartanto, yang hadir pada rangkaian acara Muskab, sebelumnya telah meminta agar pengurus yang baru segera dibentuk.

    “Kepengurusan baru harus segera dibentuk dan menjalankan program-program yang telah direncanakan. Program-program tersebut tidak hanya fokus pada kegiatan rutin, tetapi juga harus inovatif dan adaptif terhadap tantangan kemanusiaan yang semakin kompleks,” kata Hartanto.

    PMI Provinsi juga menekankan pentingnya penguatan basis relawan dan sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Cilacap serta berbagai pihak terkait, termasuk TNI dan Polri, untuk memastikan respons cepat dalam setiap situasi darurat.

    Fokus PMI Cilacap Masa Bakti 2026–2031

    Kepengurusan PMI Cilacap di bawah kepemimpinan Farid Ma’ruf untuk masa bakti 2026–2031 akan memfokuskan diri pada beberapa program prioritas, antara lain:

    1. Penguatan Unit Donor Darah (UDD): Memastikan ketersediaan stok darah yang aman dan berkualitas secara berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan medis masyarakat Cilacap.

    2. Peningkatan Kesiapsiagaan Bencana: Mengembangkan kapasitas relawan dan peralatan untuk merespons bencana, mengingat Cilacap merupakan wilayah yang memiliki potensi bencana yang tinggi.

    3. Pengembangan Sumber Daya: Melakukan pelatihan dan pembinaan berkelanjutan bagi relawan muda (PMR) dan Korps Sukarela (KSR) untuk menjamin regenerasi dan kualitas layanan.

    4. Tata Kelola Organisasi: Menerapkan prinsip akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan dana dan sumber daya organisasi.

    Dengan dilantiknya Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI yang baru, diharapkan PMI Kabupaten Cilacap dapat terus menjadi garda terdepan dalam aksi kemanusiaan dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Cilacap.