Category: Cilacap

Berita tentang Cilacap

  • Siaga Mudik 2026: PMI Kabupaten Cilacap Kerahkan 49 Personel dan Ambulans di Jalur Utama

    Siaga Mudik 2026: PMI Kabupaten Cilacap Kerahkan 49 Personel dan Ambulans di Jalur Utama

    BULETINCILACAP – Guna menjamin keselamatan dan kenyamanan para pengguna jalan selama masa mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 H, PMI Kabupaten Cilacap resmi mengoperasikan Pos Siaga Pertolongan Pertama dan Ambulance mulai Rabu (18/3/2026). Posko utama yang berlokasi di depan Klinik Pratama Rawat Inap PMI Cilacap, Jalan Raya Slarang KM 12, Kecamatan Kesugihan ini akan menjadi pusat bantuan darurat bagi pemudik yang melintasi jalur selatan.

    Pembukaan Pos Lebaran dilakukan langsung oleh Ketua PMI Kabupaten Cilacap, Drs. Farid Ma’ruf, S.T., M.M. Dalam pelaksanaannya, operasional posko ini dipimpin oleh Kepala Markas PMI, Drs. Kadat Solih, M.Si, selaku Penanggungjawab Operasional. Posko utama dijadwalkan beroperasi intensif selama tujuh hari, mulai dari 18 Maret hingga 24 Maret 2026, dengan melibatkan total 49 personel gabungan dari berbagai unsur.

    Pelayanan Medis dan Rest Area 24 Jam

    Demi memberikan pelayanan yang maksimal, PMI Kabupaten Cilacap menerapkan sistem tiga shift dalam 24 jam. Setiap shift terdiri dari tim gabungan yang meliputi Pengurus sebagai Perwira Piket, staf markas, tenaga medis dari Klinik Pratama, hingga relawan KSR, TSR, dan SIBAT. Personel tersebut dibekali kemampuan teknis untuk melakukan tindakan pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas maupun penanganan medis darurat lainnya.

    “Kami mengusung semangat ‘Tetap Sehat, Mudik Selamat’. Kehadiran pos ini bukan hanya soal medis, tapi juga misi kemanusiaan yang lebih luas. Kami ingin memastikan setiap pemudik yang melintasi Cilacap merasa aman dan terbantu jika menghadapi kendala di perjalanan,” ungkap Ketua PMI Kabupaten Cilacap, Drs. Farid Ma’ruf, S.T., M.M.

    Fasilitas Lengkap Bagi Pemudik

    Selain penanganan kecelakaan lalu lintas yang akan dirujuk ke Klinik Pratama Rawat Inap PMI, posko ini juga menyediakan berbagai fasilitas tambahan. Para pemudik dapat memanfaatkan area ini sebagai rest area untuk melepas lelah. Petugas di lapangan juga siap membantu masalah teknis ringan seperti membantu pengendara yang kehabisan bahan bakar atau mengalami kebocoran ban. Pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan petugas PMI juga sigap menangani kejadian khusus mulai dari serangan lebah hingga penanganan kebakaran di sekitar jalur mudik.

    Sebaran Titik Pos Terpadu di Berbagai Wilayah

    Tak hanya pos induk di Slarang, PMI Kabupaten Cilacap juga menyebar kekuatan dengan mengerahkan 7 PMI Kecamatan untuk bergabung dalam Pos Pengamanan (PAM) Terpadu. Titik-titik strategis tersebut meliputi Simpang Tiga Cantelan, Perbatasan Timur di Sampang, Stasiun Kroya, hingga perbatasan Barat di Mergo-Dayeuhluhur. Titik lainnya berada di Jeruklegi, Rawaapu-Patimuan, dan Simpang Empat Sidareja, yang telah mulai beroperasi sejak 14 Maret hingga 27 Maret 2026.

    Harapan Kelancaran Arus Mudik dan Balik

    Melalui pengerahan personel yang masif dan tersebar di berbagai titik kuat (strong point), PMI Kabupaten Cilacap berharap dapat mempercepat respons penanganan kecelakaan dan memperlancar arus mudik maupun balik. Koordinasi antar-instansi terus diperkuat agar masyarakat dapat merayakan lebaran di kampung halaman dengan aman dan selamat.

  • BPN Cilacap Tetap Buka Terbatas Selama Libur Nyepi dan Idulfitri 2026, Catat Jadwalnya!

    BPN Cilacap Tetap Buka Terbatas Selama Libur Nyepi dan Idulfitri 2026, Catat Jadwalnya!

    BULETINCILACAP – Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Cilacap memastikan tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat meskipun memasuki masa libur panjang dan cuti bersama Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 serta Idulfitri 1447 Hijriah. Melalui program Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN), kantor BPN Cilacap akan beroperasi secara terbatas pada tanggal 18, 19, 20, 23, dan 24 Maret 2026 guna melayani kebutuhan administratif pertanahan warga.

    Kebijakan ini diambil sebagai bentuk komitmen BPN Cilacap dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin mengurus dokumen pertanahan di sela-sela waktu libur nasional. Pelayanan terbatas tersebut akan dibuka mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, mencakup berbagai layanan strategis yang bisa diakses langsung oleh pemohon tanpa melalui perantara.

    Jadwal Operasional dan Program PELATARAN

    “Sesuai arahan Bapak Menteri ATR/BPN, setiap Kantor Pertanahan pelaksana program PELATARAN wajib tetap beroperasi pada tanggal-tanggal yang telah ditentukan selama masa cuti bersama. Kami di Cilacap siap melayani masyarakat pada pukul 09.00 sampai 12.00 WIB agar urusan pertanahan tetap berjalan lancar meski di hari libur,” ujar Kepala BPN Cilacap, Andri Kristanto, S.Kom., MT., QRMP.

    Adapun jenis layanan yang tersedia selama masa operasional terbatas ini meliputi konsultasi pertanahan, pemutakhiran data digital untuk sertifikat lama, serta penyampaian produk seperti pengambilan sertifikat yang telah selesai diproses. Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan momentum ini, terutama bagi mereka yang memiliki kesibukan tinggi pada hari kerja biasa.

    Ketentuan Layanan Pengukuran Tanah

    Meski layanan administratif tetap berjalan, pihak BPN Cilacap menginformasikan bahwa untuk kegiatan pengukuran tanah di lapangan belum dapat dilaksanakan selama masa libur terbatas ini. Hal ini disebabkan oleh teknis lapangan yang membutuhkan kondisi cahaya serta dukungan personel yang optimal dalam suasana kerja normal.

    Bagi masyarakat yang membutuhkan jasa pengukuran tanah, pendaftaran dan pemesanan jadwal baru akan mulai dilayani kembali pada 25 Maret 2026, saat operasional kantor kembali berjalan normal sepenuhnya. Warga diimbau untuk memastikan dokumen persyaratan lengkap sebelum mendatangi kantor pelayanan.

    Masyarakat Diimbau Manfaatkan Layanan Digital

    Penutupan sementara layanan pengukuran tidak mengurangi kualitas layanan lainnya. BPN Cilacap juga mendorong masyarakat untuk mulai membiasakan pemutakhiran data digital agar sertifikat lama dapat terintegrasi dengan sistem terbaru. Dengan adanya program PELATARAN ini, diharapkan tidak ada lagi hambatan bagi warga Cilacap dalam mendapatkan kepastian hukum atas tanah mereka, bahkan di tengah periode libur panjang sekalipun.

  • Waspada Radikalisme, PCNU Cilacap Perketat Pengawasan dan Pemetaan Pondok Pesantren

    Waspada Radikalisme, PCNU Cilacap Perketat Pengawasan dan Pemetaan Pondok Pesantren

    BULETINCILACAP – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Cilacap mengambil langkah tegas dalam upaya pencegahan penyebaran paham radikalisme di lingkungan pondok pesantren menjelang tahun ajaran baru. Sekretaris PCNU Cilacap, Khasam Bisri, menyatakan bahwa pihaknya kini tengah memperkuat sistem pendidikan Islam moderat sekaligus melakukan pemetaan menyeluruh terhadap lembaga-lembaga pesantren di wilayah Kabupaten Cilacap. Langkah ini bertujuan agar orang tua calon santri lebih selektif dan tidak salah langkah dalam memilih tempat pendidikan bagi putra-putri mereka.

    Khasam Bisri menegaskan bahwa komitmen Nahdlatul Ulama dalam menjaga keutuhan NKRI dan kebinekaan sudah mendarah daging sejak organisasi ini didirikan. Melalui jaringan lembaga pendidikan formal maupun nonformal, NU secara konsisten menanamkan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) yang mengedepankan sikap tawasut (moderat), tawazun (seimbang), dan tasamuh (toleran). Hal ini menjadi benteng utama dalam menangkis pengaruh ajaran yang mengarah pada kebencian serta kekerasan terhadap kelompok lain.

    Strategi Pemetaan Lembaga dan Penguatan Islam Moderat

    Menurut Khasam, keterbukaan informasi mengenai latar belakang sebuah pesantren sangat krusial bagi masyarakat. Mengingat tidak semua pesantren di Cilacap bernaung di bawah payung organisasi yang sama, PCNU merasa perlu memberikan panduan yang jelas. Pemetaan ini akan membedakan mana lembaga yang secara struktural dan ideologis sejalan dengan napas moderasi NU dan mana yang berada di luar naungan tersebut.

    “Sejak awal berdirinya, Nahdlatul Ulama memiliki komitmen merawat Bhinneka Tunggal Ika serta mengajarkan Islam rahmatan lil ‘alamin yang menghargai perbedaan, tetapi secara jelas menolak paham radikalisme dan kekerasan. Kami melakukan pemetaan ini agar masyarakat memiliki informasi yang akurat sebelum menyekolahkan anaknya,” ujar Khasam Bisri.

    Sinergi LP Ma’arif dan RMI dalam Menjaga Marwah Pesantren

    Dalam strukturnya, PCNU Cilacap mengandalkan dua lembaga utama untuk memastikan kualitas pendidikan tetap terjaga. Lembaga Pendidikan Ma’arif NU bertanggung jawab mengelola sekolah formal, sementara Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) menjadi wadah koordinasi bagi pondok-pondok pesantren. Melalui sinergi kedua lembaga ini, sosialisasi mengenai pentingnya memilih institusi pendidikan yang mendukung kebijakan pemerintah dan kurikulum nasional terus digalakkan secara masif ke tingkat akar rumput.

    Mencetak Generasi Religius yang Cinta Tanah Air

    Sebagai penutup, Khasam Bisri berharap agar seluruh warga NU dan masyarakat umum dapat lebih jeli dalam menitipkan pendidikan karakter anak. Ia menekankan bahwa pesantren di bawah naungan NU selalu mendukung kebijakan pemerintah karena memiliki visi yang selaras, yakni mencetak generasi yang tidak hanya religius secara spiritual, tetapi juga memiliki rasa nasionalisme yang tinggi. Dengan pemahaman Islam yang moderat, diharapkan santri masa depan mampu menjadi perekat keberagaman di tengah masyarakat Indonesia.

  • KPK Tetapkan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Sebagai Tersangka OTT

    KPK Tetapkan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Sebagai Tersangka OTT

    BULETINCILACAP – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi menetapkan Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Cilacap, Sadmoko Danardono, sebagai tersangka terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan di wilayah Kabupaten Cilacap. Pengumuman ini disampaikan pada Sabtu (14/3/2026) setelah tim penyidik melakukan pemeriksaan intensif terhadap 13 orang yang sebelumnya diamankan dalam operasi tersebut.

    Keputusan penetapan tersangka ini diambil setelah penyidik menemukan bukti permulaan yang cukup terkait adanya tindak pidana korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap. Kabar ini mengejutkan publik, mengingat kedua tokoh tersebut merupakan pejabat tertinggi dalam struktur eksekutif di Kabupaten Cilacap.

    Dua Pejabat Teras Cilacap Resmi Ditahan

    Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, memberikan konfirmasi resmi mengenai status hukum para pihak yang terjaring OTT. Menurutnya, dari belasan orang yang diperiksa, dua orang telah memiliki bukti kuat untuk dinaikkan statusnya menjadi tersangka.

    “Sebanyak dua orang ditetapkan sebagai tersangka. Kedua tersangka yakni Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan Sekretaris Daerah Cilacap Sadmoko Danardono. Keterangan lengkap terkait hal itu bakal dibeberkan segera melalui konferensi pers resmi,” ujar Budi Prasetyo di Gedung KPK, Jakarta.

    Langkah Hukum Selanjutnya

    Saat ini, KPK masih terus mendalami keterangan dari saksi-saksi lain untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam kasus ini. Masyarakat Cilacap diimbau untuk tetap tenang dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan di lembaga antirasuah tersebut.

  • KPK Gelar OTT, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Diamankan Tim Penyidik

    KPK Gelar OTT, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Diamankan Tim Penyidik

    BULETINCILACAP – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara mengejutkan melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, pada Jumat (13/3/2026). Penangkapan ini dilakukan oleh tim penyidik KPK dalam sebuah operasi senyap yang berlangsung di tengah aktivitas pemerintahan kabupaten.

    Hingga berita ini diturunkan, publik masih menunggu keterangan resmi mengenai kronologi lengkap dan lokasi pasti penangkapan orang nomor satu di Kabupaten Cilacap tersebut. Operasi ini menambah daftar panjang kepala daerah yang terjerat kasus hukum oleh lembaga antirasuah di tahun 2026.

    Konfirmasi Wakil Ketua KPK Terkait Penangkapan

    Pihak KPK telah membenarkan adanya kegiatan penindakan di wilayah hukum Jawa Tengah tersebut. Meski demikian, tim penyidik masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan intensif terhadap pihak-pihak yang terjaring dalam operasi kali ini.

    “Benar (Bupati Cilacap ditangkap). Namun, kami belum bisa mengungkapkan siapa saja pihak yang diamankan serta barang bukti yang disita dalam operasi tersebut karena proses pemeriksaan masih berlangsung,” ujar Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat memberikan keterangan singkat.

    Kondisi Terkini di Kantor Pemerintahan Kabupaten Cilacap

    Kabar mengenai penangkapan Bupati Syamsul Auliya Rachman telah menyebar luas di kalangan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Cilacap. Pengamanan di sekitar kantor bupati dikabarkan mulai diperketat menyusul informasi adanya penggeledahan di sejumlah ruangan strategis.

    Masyarakat Menunggu Keterangan Resmi Lanjutan

    Sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum dari Bupati Cilacap dan pihak-pihak lain yang turut diamankan. BuletinCilacap akan terus memantau perkembangan kasus ini hingga adanya pengumuman resmi mengenai konstruksi perkara dalam konferensi pers yang akan digelar di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

  • Pelayanan E-KTP Cilacap Kembali Normal, Stok 8 Ribu Blangko Pastikan Kelancaran Adminduk

    Pelayanan E-KTP Cilacap Kembali Normal, Stok 8 Ribu Blangko Pastikan Kelancaran Adminduk

    BULETINCILACAP – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cilacap memastikan pelayanan perekaman dan pencetakan Kartu Tanda Penduduk elektronik (E-KTP) kini kembali berjalan normal. Hal ini menyusul datangnya alokasi 8 ribu keping blangko E-KTP dari Kementerian Dalam Negeri pada akhir Februari lalu, mengakhiri kendala kelangkaan yang sempat terjadi.

    Sebelumnya, masyarakat Cilacap sempat mengalami penundaan dalam proses administrasi kependudukan mereka karena pasokan blangko dari pusat yang tersendat. Situasi ini sempat menimbulkan antrean dan penundaan layanan. Namun, dengan pengiriman blangko terbaru, Kepala Disdukcapil Cilacap, Annisa Fabriana, menegaskan bahwa timnya telah berhasil mengatasi permasalahan tersebut.

    Penjelasan Kelangkaan dan Langkah Antisipasi Disdukcapil Cilacap

    “Kemarin petugas kami ke Jakarta untuk mengambil blangko dan mendapatkan sekitar 8 ribu keping. Dengan tambahan ini, pelayanan kami kini sudah mulai lancar, dan masyarakat bisa segera melakukan pencetakan E-KTP yang sebelumnya tertunda,” ujar Annisa Fabriana pada Selasa (3/3/2026). Ia juga menambahkan bahwa keterbatasan blangko sebelumnya disebabkan proses pengadaan di tingkat pusat yang baru selesai pada pertengahan Februari, sehingga distribusi ke daerah sempat tertunda.

    Annisa menjelaskan bahwa proses pengadaan di tingkat pusat yang sempat berlangsung di awal tahun menyebabkan distribusi blangko ke seluruh daerah, termasuk Cilacap, mengalami penyesuaian. Kini, setelah proses pengadaan selesai, pasokan kembali normal, memungkinkan Disdukcapil Cilacap untuk melayani kebutuhan masyarakat secara optimal, baik di kantor dinas induk maupun di seluruh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).

    Segera Manfaatkan Layanan Disdukcapil

    Dengan stok blangko yang kini mencukupi, Disdukcapil Kabupaten Cilacap mengimbau seluruh masyarakat yang sebelumnya terkendala dalam pencetakan E-KTP untuk segera mendatangi kantor pelayanan terdekat. Baik di kantor induk maupun di UPTD di seluruh wilayah, layanan kini siap melayani kebutuhan administrasi kependudukan Anda.

  • Pemkab Cilacap Salurkan Bantuan Ramadhan, Perkuat Silaturahim di Jeruklegi

    Pemkab Cilacap Salurkan Bantuan Ramadhan, Perkuat Silaturahim di Jeruklegi

    BULETINCILACAP – Pemerintah Kabupaten Cilacap melalui Bupati Syamsul Auliya Rachman menyerahkan sejumlah bantuan bagi tempat ibadah dan masyarakat kurang mampu dalam agenda Tarawih dan Silaturahim (Tarhim) Ramadhan 1447 Hijriah. Kegiatan ini berlangsung di Desa Tritih Lor, Kecamatan Jeruklegi, pada Selasa (3/3/2026), sebagai upaya mempererat ukhuwah Islamiyah serta sinergi antara pemerintah daerah dengan warga.

    Rangkaian kegiatan diawali dengan buka puasa bersama di kediaman Bupati, dilanjutkan dengan Shalat Maghrib, Isya, dan Tarawih berjamaah di Masjid Al Barokah. Momentum ini dimanfaatkan Bupati Syamsul untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi, sekaligus menyampaikan refleksi kepemimpinannya yang hampir genap satu tahun.

    Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial: Pesan Bupati Syamsul

    Dalam sambutannya, Bupati Syamsul Auliya Rachman mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai ajang untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Beliau juga menekankan pentingnya memperbanyak amal kebajikan serta memperkuat kepedulian sosial di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat.

    “Semoga Ramadhan ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan para ulama, tokoh masyarakat, serta seluruh warga Kabupaten Cilacap,” ujar Syamsul.

    Bupati menegaskan bahwa kebersamaan dan dukungan antara pemerintah daerah dan masyarakat merupakan fondasi utama dalam membangun Kabupaten Cilacap yang rukun, harmonis, dan maju. Ia juga mengakui bahwa masih terdapat berbagai kekurangan dan tantangan, namun optimistis bahwa dengan dukungan dan partisipasi aktif masyarakat, pembangunan akan semakin terarah dan memberikan manfaat yang lebih luas.

    Momen Penyerahan Bantuan Ramadhan dan Kebersamaan

    Pada kesempatan Tarhim tersebut, Pemerintah Kabupaten Cilacap secara simbolis menyerahkan berbagai bantuan. Bantuan yang disalurkan meliputi dana hibah sebesar Rp 10 juta untuk Musala Nurul Anwar di Dusun Blender, Desa Sumingkir, Kecamatan Jeruklegi, serta bantuan uang tunai untuk Masjid Al Barokah. Selain itu, melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Cilacap, turut disalurkan bingkisan dan santunan bagi anak yatim dan dhuafa di wilayah tersebut.

    Memperkuat Hubungan Antara Pemerintah dan Masyarakat

    Kegiatan Tarawih dan Silaturahim Ramadhan ini merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Cilacap yang bertujuan untuk menyemarakkan bulan suci sekaligus memperkuat hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah dengan masyarakat di berbagai wilayah. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk menumbuhkan rasa kebersamaan dan gotong royong dalam membangun Cilacap yang lebih baik.

  • Kanwil Kemenkumham Jateng Perkuat Layanan Posbankum Cilacap di Maos Lor

    Kanwil Kemenkumham Jateng Perkuat Layanan Posbankum Cilacap di Maos Lor

    BULETINCILACAP – Tim Pos Bantuan Hukum (Posbankum) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah (Kanwil Kemenkumham Jateng) melakukan monitoring dan evaluasi (monev) serta pendampingan pelaporan layanan di Kabupaten Cilacap. Kunjungan pada Selasa (03/03/2026) ini difokuskan di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Cilacap dan berlanjut ke Desa Maos Lor, Kecamatan Maos, guna memastikan akses bantuan hukum bagi masyarakat desa berjalan optimal.

    Tim yang terdiri dari Masnur Tiurmaida Malau (Monik) dan Siti Yulianingsih (Yuli) ini diterima langsung oleh Kepala Dispermades Kabupaten Cilacap, Heru Kurniawan. Pertemuan awal membahas berbagai aspek penting terkait pelaksanaan Posbankum desa, mulai dari evaluasi capaian, mekanisme pelaporan layanan yang akurat, hingga upaya penguatan peran pemerintah desa dalam menjamin masyarakat mendapatkan akses bantuan hukum tanpa hambatan.

    Optimalisasi Pelaporan dan Manfaat Posbankum Desa

    “Melalui monev ini, kami ingin memastikan setiap layanan yang diberikan di desa terdokumentasi dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Monik, menjelaskan bahwa tujuan utama monitoring adalah memastikan layanan Posbankum tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi dasar penyusunan kebijakan berbasis data.

    Akses Bantuan Hukum Semakin Mudah bagi Warga Cilacap

    Setelah koordinasi di Dispermades, tim melanjutkan perjalanan ke Desa Maos Lor, di mana mereka disambut oleh Kepala Desa Mukti Iriyadi, perangkat desa, dan para paralegal. Di sana, dilakukan pemaparan laporan layanan Posbankum yang meliputi jumlah konsultasi, jenis permasalahan hukum yang ditangani (mayoritas administrasi kependudukan, sengketa ringan, dan hukum keluarga), serta tindak lanjut yang telah diberikan. Tim Kanwil juga memberikan pendampingan teknis dalam penginputan laporan dan kelengkapan data dukung agar sesuai ketentuan.

    Kepala Desa Mukti Iriyadi menyampaikan apresiasi dan berharap keberadaan Posbankum di Cilacap terus diperkuat, sehingga masyarakat semakin mudah memperoleh informasi dan bantuan hukum tanpa harus melalui jalur pengadilan. Melalui kegiatan ini, Kanwil Kemenkumham Jateng berkomitmen memastikan Posbankum di Kabupaten Cilacap berjalan sesuai regulasi, tertib pelaporan, dan menghadirkan layanan hukum yang mudah diakses, cepat, serta bermanfaat bagi seluruh masyarakat desa.

  • Meski Ditutup, Praktik Prostitusi di Eks Lokalisasi Slarang Cilacap Kembali Ditemukan

    Meski Ditutup, Praktik Prostitusi di Eks Lokalisasi Slarang Cilacap Kembali Ditemukan

    BULETINCILACAP – Tim gabungan TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Sosial, dan Polisi Militer menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) di eks lokalisasi Slarang, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap pada Sabtu (28/2/2026) malam. Operasi ini kembali menemukan adanya praktik prostitusi di area yang secara resmi telah ditutup tersebut.

    Dalam operasi penertiban tersebut, tim berhasil mengamankan dua perempuan yang diduga sebagai pekerja seks komersial (PSK), satu perempuan penjual minuman keras (miras) beserta barang bukti 38 botol miras, serta seorang pria yang disinyalir sebagai pelanggan prostitusi. Penertiban ini dilakukan menyusul laporan dari masyarakat dan sebagai upaya pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban umum, khususnya menjelang bulan Ramadan.

    Komitmen Penertiban dan Pembinaan di Slarang Cilacap

    Kepala Satpol PP Kabupaten Cilacap, Rochman, menjelaskan bahwa razia di eks lokalisasi Slarang Cilacap merupakan bentuk langkah tegas pemerintah daerah. Selain menjaga ketertiban umum dan menciptakan suasana kondusif, operasi ini juga menanggapi adanya beberapa laporan dari masyarakat terkait masih beroperasinya PSK di wilayah tersebut.

    “Kami tidak semata-mata melakukan penertiban tetapi juga memberikan pembinaan agar mereka tidak kembali mengulangi perbuatannya,” terang Rochman, menegaskan bahwa Operasi Pekat tidak hanya bersifat penindakan, namun juga mengedepankan aspek pembinaan.

    Dua perempuan yang terjaring razia telah didata dan menjalani pembinaan awal di Kantor Satpol PP. Selanjutnya, mereka akan dirujuk ke Panti Pelayanan Sosial Wanodyatama Surakarta untuk mendapatkan pembinaan lanjutan, diharapkan memiliki keterampilan baru dan dapat kembali ke masyarakat dengan lebih baik.

    Upaya Berkelanjutan Menekan Praktik Prostitusi di Cilacap

    Rochman menegaskan bahwa razia di eks lokalisasi Slarang Cilacap akan terus dilakukan secara berkala. Hal ini sebagai komitmen pemerintah daerah dalam menekan praktik prostitusi, peredaran miras ilegal, dan berbagai bentuk penyakit masyarakat lainnya di wilayah Kabupaten Cilacap demi menciptakan lingkungan yang aman dan tertib bagi seluruh warganya.

  • Kantor SAR Cilacap Rayakan HUT Basarnas ke-54: Soliditas dalam Tugas Kemanusiaan

    Kantor SAR Cilacap Rayakan HUT Basarnas ke-54: Soliditas dalam Tugas Kemanusiaan

    BULETINCILACAP – Suasana khidmat menyelimuti halaman Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap pada Senin, 2 Maret 2026. Seluruh jajaran personel menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dengan semangat penuh, mengusung tema “Soliditas Dalam Tugas Kemanusiaan”.

    Upacara yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor SAR Cilacap ini bukan sekadar seremoni. Dalam amanatnya, beliau menegaskan bahwa peringatan ini adalah momentum penting untuk refleksi atas perjalanan panjang Basarnas.

    “Hari Ulang Tahun Basarnas adalah momentum refleksi atas 54 tahun pengabdian. Basarnas hadir sebagai garda terdepan negara dalam memberikan harapan, pertolongan, dan keselamatan bagi masyarakat,” tegasnya di hadapan para peserta upacara.

    Tingkatkan Profesionalisme dan Sinergi Pelayanan SAR

    Peringatan tahun ini dijadikan pelecut semangat untuk terus meningkatkan profesionalisme seluruh personel. Kepala Kantor SAR Cilacap juga menekankan pentingnya memperkuat sinergitas dengan berbagai pihak. Kolaborasi erat dengan TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga relawan potensi SAR menjadi kunci untuk mewujudkan pelayanan yang cepat, tepat, aman, dan terkoordinasi.

    Ragam Kegiatan Sosial dan Interaktif Meriahkan HUT Basarnas ke-54

    Tak hanya upacara, HUT ke-54 Basarnas di Cilacap juga dimeriahkan dengan sederet kegiatan sosial dan edukatif. Berbagai aksi nyata ini menunjukkan kepedulian insan SAR kepada masyarakat dan lingkungan. Kegiatan tersebut meliputi aksi donor darah, donasi sosial untuk pihak yang membutuhkan, hingga ziarah ke Taman Makam Pahlawan sebagai bentuk penghormatan.

    Selain itu, untuk memperkuat keterampilan dan kekompakan tim, diadakan pula kegiatan interaktif seperti Mini SAR Challenge dan berbagai perlombaan menarik. Kegiatan-kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas.

    “Kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi juga untuk memperkuat nilai solidaritas, empati, dan kepedulian sosial,” imbuhnya.

    Momen Peringatan HUT Basarnas Cilacap

    Melalui peringatan HUT ke-54 ini, Kantor SAR Cilacap menegaskan kembali komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Mereka bertekad untuk selalu hadir dalam setiap kondisi darurat, menjaga kepercayaan publik, serta menjadi institusi yang profesional, modern, dan terpercaya dalam setiap misi kemanusiaan.