Author: purwanto

  • Kantor Imigrasi Cilacap Sesuaikan Jam Layanan Demi Optimalkan Performa Selama Ramadan

    Kantor Imigrasi Cilacap Sesuaikan Jam Layanan Demi Optimalkan Performa Selama Ramadan

    BULETINCILACAP – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cilacap resmi mengumumkan penyesuaian waktu pelayanan publik selama bulan suci Ramadan 1447 H. Kebijakan ini menindaklanjuti ketentuan jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ditetapkan oleh Kementerian PANRB pada 17 Januari 2026 dan arahan Direktorat Jenderal Imigrasi, guna memastikan seluruh jajaran tetap optimal dalam melayani masyarakat di tengah ibadah puasa.

    Meskipun terdapat perubahan jadwal operasional, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cilacap menegaskan komitmen seluruh jajaran untuk senantiasa memberikan pelayanan yang transparan, akurat, dan prima bagi masyarakat di wilayah kerja Cilacap dan sekitarnya. Penyesuaian ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi masyarakat maupun pegawai dalam menjalankan ibadah puasa tanpa mengurangi produktivitas dan kualitas layanan.

    Jadwal Baru Pelayanan di Kantor Imigrasi Cilacap Selama Ramadan

    Adapun ketentuan waktu layanan di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cilacap selama bulan Ramadan 2026 adalah sebagai berikut:

    • Senin – Kamis: Pukul 08.00 – 15.00 WIB (Istirahat: 12.00 – 12.30 WIB)
    • Jumat: Pukul 08.00 – 15.30 WIB (Istirahat: 11.30 – 12.30 WIB)

    Khusus untuk layanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) dan layanan inovasi unggulan Kancil Ngapak, akan terdapat penyesuaian jadwal tersendiri yang diselaraskan dengan kebijakan pengelola tempat dan kondisi di lapangan.

    Informasi Lengkap Layanan Inovasi Selama Ramadan

    “Terkait jadwal operasional layanan pada Mal Pelayanan Publik (MPP) serta jadwal kegiatan Kancil Ngapak selama bulan Ramadan, akan kami informasikan secara berkala dan mendetail melalui akun Instagram resmi kami.” – Ryo, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cilacap.

    Masyarakat diimbau untuk selalu memantau kanal media sosial resmi Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cilacap agar mendapatkan informasi terkini dan menghindari ketidaksesuaian waktu kedatangan. Kantor Imigrasi Cilacap berkomitmen untuk terus berinovasi dalam pelayanan, bahkan di momen spesial Ramadan ini.

    Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1447 H

    Keluarga Besar Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cilacap mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa 1447 H bagi seluruh umat Muslim. Semoga keberkahan Ramadan menyertai setiap langkah pelayanan kami kepada masyarakat, demi terwujudnya layanan keimigrasian yang semakin baik dan profesional.

  • Bantuan Kapal ‘Merdeka 2’ dari Anggota DPR Kaisar Kiasa Kasih Tiba di Pantai Menganti Cilacap

    Bantuan Kapal ‘Merdeka 2’ dari Anggota DPR Kaisar Kiasa Kasih Tiba di Pantai Menganti Cilacap

    BULETINCILACAP – Komitmen nyata untuk mendongkrak taraf ekonomi masyarakat pesisir diwujudkan oleh Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Kaisar Kiasa Kasih Said Putra, melalui penyerahan bantuan sarana melaut di Kabupaten Cilacap. Bantuan berupa satu unit kapal nelayan yang dilengkapi dengan mesin dan peralatan melaut diserahkan kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nelayan Mina Menganti, Desa Menganti, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, pada Minggu (15/2/2026).

    Acara penyerahan kapal yang diberi nama “MERDEKA 2” ini berlangsung di tepi Pantai Menganti. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Anas Mubarok, Anggota DPRD Kabupaten Cilacap yang mewakili Kaisar Kiasa Kasih Said Putra, kepada Atmo Tarpin selaku Ketua KUB Mina Menganti. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Tumirah (Kepala Desa Menganti) dan Doddy Flory (Ketua PAC PDI Perjuangan Kesugihan).

    Realisasi Aspirasi untuk Peningkatan Armada Nelayan

    Dalam keterangannya, Anas Mubarok menyampaikan bahwa bantuan satu unit perahu komplit ini merupakan respons langsung dan tindak lanjut atas aspirasi yang disampaikan oleh kelompok nelayan beberapa bulan sebelumnya. Para nelayan setempat mengeluhkan keterbatasan armada perahu yang secara signifikan menghambat produktivitas penangkapan ikan.

    “Mas Kaisar mendengar aspirasi masyarakat beberapa bulan yang lalu terkait keperluan kelompok nelayan akan perahu beserta alat-alatnya. Hari ini terealisasi bantuan satu unit perahu komplit untuk nelayan di Desa Menganti,” ujar Anas Mubarok.

    Bantuan ini ditujukan untuk memastikan nelayan dapat bekerja lebih optimal dan efisien, sejalan dengan posisi Kabupaten Cilacap yang dinilai memiliki garis pantai terpanjang di pesisir selatan Pulau Jawa, menjadikannya kekuatan ekonomi daerah yang strategis.

    Harapan Baru bagi Nelayan Mina Menganti dan Jetis

    Bantuan kapal yang lengkap dengan peralatan ini disambut dengan rasa syukur oleh kelompok penerima. Ketua KUB Mina Menganti, Atmo Tarpin, mengungkapkan bahwa kapal “MERDEKA 2” menjadi harapan baru, terutama di tengah kondisi ekonomi yang sulit.

    “Kami mengucapkan terima kasih sekali atas bantuan ini. Moga-moga menjadi berkah bagi kami para nelayan. Alat yang diberikan sangat komplit,” kata Atmo Tarpin.

    Secara keseluruhan, program bantuan yang digulirkan pada Minggu (15/2/2026) ini meliputi dua lokasi berbeda sebagai tahap awal. Selain di Desa Menganti, bantuan serupa juga disalurkan kepada kelompok nelayan muda di Desa Jetis, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap. Bantuan untuk Desa Jetis berupa satu unit kapal, mesin tempel, jaring, serta pelumas.

    Di Desa Jetis, penyerahan turut dihadiri oleh Anggit Adi Juwita (Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cilacap), Yoga Dwi Sambodo (Anggota DPRD Kabupaten Cilacap), dan diterima secara simbolis oleh Untung Priyono (Ketua KUB Nelayan Jetis).

    Penegasan Profesi Nelayan sebagai Fondasi Peradaban

    Dalam keterangan tertulisnya, Kaisar Kiasa Kasih Said Putra menegaskan kembali komitmennya untuk mengawal aspirasi nelayan kecil. Ia menekankan pentingnya profesi nelayan sebagai pilar strategis bagi bangsa.

    “Nelayan dan petani adalah fondasi peradaban. Tanpa mereka, tidak ada ketahanan pangan dan tidak ada keberlanjutan kehidupan. Profesi ini bukan pekerjaan kelas dua, melainkan profesi yang memiliki sejarah panjang, kehormatan, dan nilai strategis bagi bangsa,” tegas Kaisar.

    Ia berharap dukungan sarana tangkap yang diberikan dapat menambah produktivitas dan meningkatkan penghasilan para nelayan. Program ini diharapkan dapat terus berlanjut guna memajukan perekonomian di Kabupaten Cilacap, khususnya bagi “para pejuang laut.”

  • Operasi Keselamatan Candi 2026 Berakhir Hari Ini, Polda Jateng Berharap Budaya Tertib Lalu Lintas Berlanjut Hingga Arus Mudik Lebaran

    Operasi Keselamatan Candi 2026 Berakhir Hari Ini, Polda Jateng Berharap Budaya Tertib Lalu Lintas Berlanjut Hingga Arus Mudik Lebaran

    BULETINCILACAP – Semarang, Polda Jateng. Operasi Keselamatan Candi 2026 secara resmi akan dinyatakan berakhir pada malam ini, Minggu (15/2/2026) pukul 24.00 WIB. Selama 14 hari pelaksanaan, Kepolisian Daerah Jawa Tengah memberikan apresiasi besar terhadap respon positif dan peningkatan kepatuhan masyarakat di jalan raya. Peristiwa ini dikonfirmasi berdasarkan data terbaru yang dihimpun di lapangan.

    Kronologi dan Detail Kejadian

    Diketahui bahwa ​Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, telah mengevaluasi hasil pelaksanaan kegiatan Operasi. Menurutnya, keberhasilan sesungguhnya bukan terletak pada jumlah penindakan, namun meningkatnya kesadaran masyarakat melalui berbagai pendekatan humanis yang dilakukan jajaran kepolisian di lapangan selama masa Operasi. Selain itu, ​berdasarkan pantauan, “Hari ini Operasi Keselamatan Candi 2026 resmi ditutup.

    “Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh warga Jawa Tengah yang telah menunjukkan komitmen untuk tertib berlalu lintas. Keselamatan anda adalah prioritas kami,”

    ujar Kombes Pol Artanto di Mapolda Jateng, Minggu siang.

    Diketahui bahwa​ selama dua pekan, berbagai inovasi kegiatan telah digelar, mulai dari edukasi masif ke sekolah-sekolah (Dikmas Lantas), dialog simpatik dengan para pengemudi di rest area, hingga layanan kesehatan bagi para pejuang transportasi. Semua itu dilakukan untuk menyentuh sisi kemanusiaan para pengguna jalan.

    Respon Pihak Terkait

    Sementara itu, berdasarkan data rekapitulasi hingga hari terakhir, meski tercatat puluhan ribu pelanggaran yang didominasi usia produktif, tren kesadaran untuk menggunakan helm SNI dan menghindari lawan arus menunjukkan grafik yang membaik di beberapa titik pantauan.

    Menanggapi hal tersebut,

    “Kami menyadari bahwa mengubah perilaku dan kebiasaan tidak bisa instan. Namun, melalui Operasi ini, kita berupaya meletakkan pondasi pendidikan karakter dan disiplin berlalu lintas, terutama bagi generasi muda yang merupakan investasi masa depan bangsa,”

    tambah Kombes Pol Artanto.

    Sementara itu, ​Kabid Humas juga mengingatkan bahwa dengan berakhirnya Operasi ini pihaknya dihadapkan dengan tantangan yang lebih besar, yakni pengamanan bulan suci Ramadhan dan arus mudik Lebaran 1447 H. Kelancaran dan keamanan arus mudik dan balik nanti akan sangat ditentukan oleh tingkat disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

    ​”Disiplin jangan kendur. Jangan tertib hanya karena ada petugas atau saat Operasi berlangsung. Mari kita jadikan Jawa Tengah sebagai contoh wilayah yang beradab dan selamat di jalan raya,”

    Hingga berita ini diturunkan, situasi terus dipantau.