Author: purwanto

  • SiTaskin Berhasil Tekan Angka Pengentasan Kemiskinan Cilacap Jadi 9,41 Persen

    SiTaskin Berhasil Tekan Angka Pengentasan Kemiskinan Cilacap Jadi 9,41 Persen

    BULETINCILACAP – Angka kemiskinan di Kabupaten Cilacap menunjukkan penurunan signifikan menjadi 9,41 persen. Keberhasilan ini tidak lepas dari Program Sinergi Percepatan Pengentasan Kemiskinan (SiTaskin) yang diinisiasi Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) di Desa Sidaurip, Kecamatan Gandrungmangu, Kamis (26/2/2026), melalui intervensi terpadu berbagai pihak.

    Program SiTaskin ini secara khusus menyasar 1.028 warga kategori desil satu (miskin ekstrem) di Desa Sidaurip, mengingat tingkat kemiskinan desa tersebut mencapai 11,47 persen. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko, unsur Forkopimda, Forkopimcam, dan tokoh masyarakat. Pada kesempatan tersebut, sejumlah warga penerima manfaat juga mendapatkan bantuan secara simbolis.

    Kolaborasi Lintas Sektor sebagai Kunci Penurunan Angka Kemiskinan

    Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dalam sambutannya menyatakan bahwa Cilacap menghadapi tiga persoalan utama, yaitu infrastruktur, kemiskinan, dan pengangguran. Namun, berkat kolaborasi lintas sektor dan dukungan Corporate Social Responsibility (CSR), angka kemiskinan berhasil ditekan secara signifikan dari 10,68 persen menjadi 9,41 persen.

    “Masyarakat tidak hanya butuh ikan, tetapi juga kail. Kami siap mengawal pemberdayaan hingga terhubung dengan kementerian,” ujar Bupati Syamsul Auliya Rachman, menekankan pentingnya solusi jangka panjang.

    Senada dengan Bupati, Kepala BP Taskin, Budiman Sudjatmiko, menegaskan bahwa SiTaskin bertujuan untuk merapikan data dan memastikan setiap bantuan tepat sasaran. Ia menggarisbawahi pentingnya konsistensi dalam upaya pengentasan kemiskinan.

    “Pengentasan kemiskinan bukan sprint 100 meter, tetapi maraton estafet. Harus konsisten dan berkelanjutan,” kata Budiman Sudjatmiko.

    Beragam Intervensi dan Bantuan Terpadu dari Berbagai Kementerian

    Pelaksanaan SiTaskin melibatkan berbagai kementerian dan mitra untuk memberikan bantuan yang komprehensif. Kementerian Agama mendukung pemberdayaan Kampung Zakat, sementara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan 100 paket buka puasa, 100 paket sembako, dan 100 santunan. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) turut berkontribusi dengan 200 paket Gemar Ikan. Kementerian Pertanian menyalurkan benih pekarangan pangan bergizi, benih padi untuk Kelompok Tani Sida Dadi dan Budi Daya Desa Sidaurip, serta benih kedelai bagi kelompok tani di Gandrungmangu. Kementerian Sosial juga tidak ketinggalan dengan bantuan Atensi dan reaktivasi PBI JKN. Selain itu, BKKBN melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting memberikan bantuan jamban.

    Dukungan juga datang dari berbagai yayasan dan lembaga keuangan. Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional menyerahkan kacamata pintar bagi penyandang tunanetra dan tablet pendidikan, sementara Bank Syariah Indonesia menyalurkan bantuan dana sebesar Rp 20 juta.

    Kolaborasi antara UPZ Kementerian Agama Kabupaten Cilacap bersama LAZ juga memperkuat program Kampung Zakat Reborn di Desa Banjarwaru, Kecamatan Nusawungu. Bantuan yang diberikan meliputi alat pertukangan, penguatan usaha ternak, pelatihan digital marketing, serta bibit tanaman produktif. BP Taskin pun berinovasi dengan mengembangkan ekosistem digital melalui Poin Amal Sosial dan Poin Amal Usaha bagi kelompok desil 1 dan 2, memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT) dan big data untuk memastikan transparansi dan keberlanjutan program pemberdayaan.

    SiTaskin: Fondasi Pengentasan Kemiskinan yang Inklusif dan Berkelanjutan

    Dengan berbagai intervensi terpadu dan kolaborasi yang solid, Program SiTaskin diharapkan menjadi fondasi kuat untuk pengentasan kemiskinan yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Cilacap. Upaya ini menunjukkan bahwa sinergi antarlembaga dan partisipasi aktif masyarakat adalah kunci untuk mencapai kesejahteraan yang merata.

  • Sengketa Lahan Kampung Laut Cilacap Memanas, Nelayan dan Petani Kembali Geruduk BPN Pertanyakan Hak Tanah

    Sengketa Lahan Kampung Laut Cilacap Memanas, Nelayan dan Petani Kembali Geruduk BPN Pertanyakan Hak Tanah

    BULETINCILACAP – Puluhan nelayan dan petani dari Desa Ujungalang, Kecamatan Kampung Laut, Kabupaten Cilacap, kembali mendatangi Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Cilacap pada Kamis (26/2/2026). Kedatangan mereka bertujuan untuk mempertanyakan status hukum atas lahan seluas 34,2 hektare yang diklaim oleh Lapas Nusakambangan untuk pembangunan balai latihan kerja (BLK) atau proyek food estate, padahal lahan tersebut telah digarap oleh warga setempat selama lebih dari dua dekade.

    Lahan yang menjadi objek sengketa ini membentang di wilayah Kampung Laut, meliputi area dari Klaces hingga Gragalan. Para warga menuntut kejelasan mengenai legalitas kepemilikan lahan tersebut, karena mereka khawatir akan kehilangan hak atas tanah yang menjadi tumpuan hidup mereka secara turun temurun.

    Mencari Kejelasan Status Tanah di Kampung Laut

    “Warga mempertanyakan sejauh ini terkait lahan yang dibuka oleh Lapas Narkotika Nusakambangan, apakah sudah memiliki hak status tanahnya atau belum? Kalau memang lapas memiliki hak status tanah, bentuknya apa? Apakah sertifikat hak pakai (SHP), hak guna usaha (HGU) atau hak guna bangunan (HGB), atau mungkin sertifikat hak milik (SHM)?”

    — Wandi Nasution, Koordinator Aksi

    Wandi Nasution, Koordinator Aksi, menegaskan bahwa warga sangat membutuhkan kejelasan mengenai bentuk hak status tanah yang dimiliki Lapas Nusakambangan atas lahan tersebut. Keberadaan BLK untuk warga binaan pemasyarakatan (WBP) seluas puluhan hektare dinilai Wandi berpotensi menghilangkan tanah milik warga. Ia juga menyoroti perbedaan data luasan Nusakambangan yang disebut DPR RI 12 ribu hektare, namun faktualnya hanya 10 ribu hektare, dengan sisa 2 ribu hektare diduga merupakan wilayah Kecamatan Kampung Laut.

    Menurut Wandi, tanah-tanah yang selama ini dikelola oleh warga secara turun temurun, kini diklaim secara sepihak oleh Lapas Nusakambangan, termasuk untuk proyek food estate. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan dan Wandi menilai Cilacap sedang dalam “darurat agraria.” Ia menyesalkan negara yang dianggap belum sepenuhnya hadir untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat, sehingga masyarakat kembali menjadi korban kebijakan.

    Lahan untuk food estate yang mendekati area permukiman warga ini terdiri dari tiga klaster, yaitu pertanian, tambak, dan peternakan, yang tentu saja sangat luas. Wandi mewanti-wanti BPN Cilacap untuk tidak mengeluarkan sertifikat atas lahan yang sedang dipersoalkan oleh warga. Pihaknya juga mengingatkan Bupati Cilacap agar tidak menjadi pihak pertama yang menandatangani dokumen terkait food estate atau BLK di lahan tersebut.

    Warga Berharap Resolusi Cepat dan Adil

    Dalam audiensi, Wandi menyampaikan bahwa pihaknya telah menitikberatkan kepada pihak terkait agar pembahasan konflik ini ditingkatkan di tingkat Sekda dan fokus pada penyelesaian sengketa yang ada. Surat terkait pelanggaran ini sebenarnya sudah dikirimkan secara paralel ke BPN maupun Sekda. Wandi juga mengungkapkan bahwa Forkopimda Kabupaten Cilacap seharusnya telah bertemu Kemendagri pada Januari lalu untuk membahas persoalan ini, namun hingga saat ini belum ada informasi terbaru mengenai hasil pertemuan tersebut. Hingga berita ini diturunkan, pihak Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Cilacap belum memberikan konfirmasi terkait permasalahan tersebut.

  • Target Pajak Daerah Cilacap 2026: Bapenda Optimis Raup Rp523 Miliar

    Target Pajak Daerah Cilacap 2026: Bapenda Optimis Raup Rp523 Miliar

    BULETINCILACAP – Pemerintah Kabupaten Cilacap melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memproyeksikan pendapatan dari sektor pajak daerah sebesar Rp523 miliar pada tahun anggaran 2026. Angka ini merupakan kontribusi signifikan dari total Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditargetkan sebesar Rp1.087,7 miliar, menunjukkan optimisme Pemkab dalam mengoptimalkan sumber daya finansial daerah.

    Kepala Bapenda Kabupaten Cilacap, Luhur Satrio Muchsin, didampingi Kepala Bidang Penetapan, Edi Mulyono, menjelaskan bahwa target ambisius ini didasari oleh tren pertumbuhan ekonomi daerah yang positif dan strategi inovatif dalam pemungutan pajak. Meskipun target PAD secara keseluruhan hanya mengalami kenaikan tipis dari realisasi tahun sebelumnya, hal ini tetap mencerminkan keyakinan akan stabilitas dan peningkatan ekonomi di Cilacap.

    Rincian Kontribusi Pajak Daerah di Cilacap

    Luhur Satrio Muchsin merinci beberapa komponen utama yang menjadi tulang punggung penerimaan pajak daerah untuk tahun 2026. Target tertinggi berasal dari Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta Pajak Tenaga Listrik.

    • Pajak Tenaga Listrik: Rp110 miliar
    • Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2): Rp153,4 miliar
    • Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB): Rp37 miliar
    • Pajak Kendaraan Bermotor (PKB): Rp100 miliar
    • Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BPNKB): Rp76 miliar
    • Pajak Makanan dan Minuman: Rp13 miliar

    Selain itu, sektor lainnya turut berkontribusi, meliputi Pajak Jasa Perhotelan (Rp7,8 miliar), Pajak Kesenian dan Hiburan (Rp1,8 miliar), Pajak Reklame (Rp2,6 miliar), Pajak Jasa Parkir (Rp600 juta), Pajak Air Tanah (Rp1,2 miliar), dan Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (Rp20 miliar). Sementara itu, sumber PAD lainnya akan ditopang oleh Retribusi Daerah sebesar Rp396 miliar, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan Rp59 miliar, dan Lain-lain PAD yang Sah Rp107 miliar.

    “Meski kenaikan target PAD hanya tipis, hal ini tetap mencerminkan optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Luhur, belum lama ini.

    Strategi Bapenda Cilacap untuk Capai Target Optimal

    Untuk mencapai target pendapatan yang ditetapkan, Bapenda Cilacap mengimplementasikan dua strategi utama: Intensifikasi dan Ekstensifikasi. Salah satu inovasi paling signifikan adalah digitalisasi sistem pembayaran pajak. Wajib pajak kini dapat melakukan pembayaran melalui berbagai platform digital populer seperti Tokopedia, ShopeePay, hingga QRIS, menghilangkan kebutuhan untuk mengantre di bank atau loket pembayaran konvensional.

    Selain itu, dalam upaya meminimalisir potensi kebocoran pajak dan meningkatkan transparansi, Bapenda telah memasang 250 alat tapping box. Alat ini disebar di berbagai lokasi strategis seperti hotel, restoran, tempat hiburan, dan area parkir. Fungsi tapping box adalah merekam transaksi secara real-time, memungkinkan pemerintah untuk memantau langsung omzet yang dilaporkan oleh wajib pajak. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat integritas dan efisiensi dalam pemungutan pajak, sekaligus memastikan kontribusi maksimal dari pajak daerah untuk pembangunan Kabupaten Cilacap.

    Masa Depan Keuangan Daerah yang Lebih Transparan dan Efisien

    Dengan kombinasi target pendapatan yang jelas, optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi, serta strategi inovatif dalam pemungutan pajak, Pemerintah Kabupaten Cilacap melalui Bapenda menunjukkan komitmen kuat untuk memperkuat fondasi keuangan daerah. Digitalisasi dan pemanfaatan teknologi seperti tapping box menjadi kunci dalam mewujudkan sistem pajak yang lebih transparan, efisien, dan berdaya guna bagi kemajuan Kabupaten Cilacap di tahun-tahun mendatang.

  • Lansia Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Cilacap, Tim SAR Evakuasi Jenazah

    Lansia Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Cilacap, Tim SAR Evakuasi Jenazah

    BULETINCILACAP – Seorang lanjut usia (lansia) ditemukan meninggal dunia di kediamannya di Jalan Dr. Soetomo, Kelurahan Gunung Simping, Kecamatan Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap, pada Kamis (26/2/2026) sore. Jenazah korban, Siti Maesaroh (65), kemudian dievakuasi oleh Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Cilacap setelah laporan diterima pada malam hari.

    Penemuan tragis ini berawal ketika seorang saksi yang berniat menjenguk korban pada sekitar pukul 18.00 WIB mendapati Siti Maesaroh sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Informasi awal menunjukkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit diabetes yang tidak terkontrol dan sempat mengalami trauma berat beberapa hari sebelumnya.

    Kronologi Evakuasi Jenazah Lansia di Cilacap

    Pihak KPP Cilacap menerima permintaan bantuan evakuasi dari Kapolsek Cilacap Tengah, Agustri, sekitar pukul 20.00 WIB. Menanggapi laporan tersebut, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, M. Abdullah, segera memberangkatkan satu tim rescue untuk menuju lokasi kejadian.

    “Berdasarkan informasi dari keluarga, korban Siti Maesaroh memiliki riwayat penyakit diabetes yang tidak terkontrol. Selain itu, kami juga menerima laporan bahwa korban sempat mengalami trauma berat sekitar tiga hari sebelum ditemukan meninggal dunia,” terang M. Abdullah, Kepala KPP Cilacap.

    Tim Gabungan Berhasil Lakukan Evakuasi

    Tim rescue yang bergerak cepat pada pukul 20.10 WIB tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tujuh menit kemudian, tepatnya pukul 20.17 WIB. Proses evakuasi jenazah berlangsung lancar berkat kerja sama unsur SAR gabungan dari berbagai pihak.

    Jenazah Diserahkan ke Keluarga, Operasi SAR Ditutup

    Pada pukul 20.47 WIB, Tim Rescue bersama unsur SAR gabungan berhasil mengevakuasi jenazah korban. Selanjutnya, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan sesuai adat dan agama. Dengan selesainya proses evakuasi ini, operasi SAR dinyatakan ditutup dan seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

  • RSUD Cilacap Jamin Pelayanan Medis Pasien BPJS PBI Non-Aktif Tetap Prima

    RSUD Cilacap Jamin Pelayanan Medis Pasien BPJS PBI Non-Aktif Tetap Prima

    BULETINCILACAP – Isu penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang mencapai puluhan ribu di Kabupaten Cilacap tidak akan menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan medis. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilacap menegaskan komitmennya untuk tetap memberikan pelayanan kesehatan prima, khususnya dalam kondisi gawat darurat, sejalan dengan kebijakan Kementerian Kesehatan.

    Plt. Direktur RSUD Cilacap, dr. Kelly Kuswidianto, Sp.JP, menyatakan bahwa status non-aktif kepesertaan tidak boleh menghalangi pasien untuk menerima perawatan medis yang diperlukan. Pernyataan ini berdasarkan Surat Edaran Kemenkes No. HK.02.02/D/539/2026 yang diterbitkan pada 11 Februari 2026, yang secara tegas mewajibkan rumah sakit untuk memberikan pelayanan sepanjang terdapat indikasi medis pada pasien.

    RSUD Cilacap Tetap Layani Pasien BPJS PBI Non-Aktif Sesuai Aturan

    Sebagai pelaksana kebijakan di lapangan, dr. Kelly menjelaskan bahwa RSUD Cilacap tetap berpegang teguh pada standar operasional prosedur (SOP) yang mengedepankan aspek kemanusiaan dan keselamatan pasien di atas segalanya. Meskipun kebijakan pemutusan atau penonaktifan kepesertaan berada di ranah pusat, pihak rumah sakit di daerah memastikan alur pelayanan tetap berjalan sesuai standar yang berlaku.

    “Kita sebagai rumah sakit tentunya tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat yang datang ke IGD. Kita akan tetap memberikan pelayanan kesehatan karena kita sebenarnya adalah pelaksana saja,” ujar dr. Kelly saat ditemui usai kegiatan di Cilacap, Jum’at (27/2/2026).

    Data BPJS PBI Non-Aktif di Cilacap dan Imbauan Rumah Sakit

    Berdasarkan data terbaru yang diterima, tercatat sekitar 56 ribu masyarakat di Kabupaten Cilacap yang kepesertaan BPJS PBI-nya saat ini berstatus tidak aktif. Angka yang cukup signifikan ini mendorong dr. Kelly untuk mengimbau masyarakat agar tidak panik.

    Jangan Panik, Segera Datangi Fasilitas Kesehatan

    Dr. Kelly menegaskan, masyarakat yang membutuhkan bantuan medis segera diimbau untuk tetap mendatangi fasilitas kesehatan terdekat. Pihak RSUD Cilacap akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencari solusi terbaik bagi pasien yang kepesertaannya bermasalah, guna memastikan mereka tetap mendapatkan hak-hak kesehatannya secara optimal. Komitmen ini menunjukkan bahwa akses terhadap pelayanan kesehatan darurat tetap menjadi prioritas utama di Cilacap.

  • Drama Penuh Kartu Merah: Juventus Tersingkir dari Liga Champions, Osimhen Jadi Momok

    Drama Penuh Kartu Merah: Juventus Tersingkir dari Liga Champions, Osimhen Jadi Momok

    BULETINCILACAP – Juventus harus menelan pil pahit setelah dipastikan tersingkir dari Liga Champions 2025/2026. Dalam laga leg kedua playoff yang dramatis di Allianz Stadium, Kamis (26/02/2026) dini hari WIB, Bianconeri kalah agregat 5-7 dari Galatasaray, dengan gol penentu dari Victor Osimhen di babak tambahan waktu.

    Meskipun berhasil memenangkan pertandingan leg kedua dengan skor 3-2, hasil tersebut tidak cukup untuk membawa Juventus melaju ke babak 16 besar. Pertandingan berlangsung sangat menegangkan, di mana Juventus harus bermain dengan 10 pemain setelah Lloyd Kelly diganjar kartu merah. Gol-gol Juventus dicetak oleh Manuel Locatelli dari titik penalti, Federico Gatti, dan Weston McKennie. Namun, Galatasaray berhasil membalas melalui Victor Osimhen dan Baris Alper Yilmaz, memastikan mereka lolos dengan keunggulan agregat.

    Pertarungan Sengit di Allianz Stadium

    Juventus langsung tancap gas di awal babak pertama, menciptakan beberapa peluang emas. Kenan Yildiz dan Teun Koopmeiners sempat mengancam gawang Galatasaray, namun belum membuahkan hasil. Galatasaray juga memberikan perlawanan sengit, dengan sepakan keras Victor Osimhen yang memaksa Mattia Perin melakukan penyelamatan gemilang. Akhirnya, Juventus memecah kebuntuan menjelang turun minum lewat penalti Manuel Locatelli, setelah Thuram dilanggar di kotak terlarang, mengubah agregat menjadi 3-5.

    Babak kedua dimulai dengan insiden yang mengubah jalannya pertandingan. Lloyd Kelly dari Juventus diganjar kartu merah karena tak sengaja menginjak Yilmaz, membuat Bianconeri bermain dengan sepuluh orang. Meski kalah jumlah, Juventus justru menunjukkan semangat juang tinggi dan berhasil mencetak gol kedua melalui Federico Gatti pada menit ke-70, memperkecil agregat menjadi 4-5. Drama mencapai puncaknya pada menit ke-82 ketika Weston McKennie mencetak gol ketiga lewat sundulan, membuat skor 3-0 untuk Juventus dan agregat imbang 5-5, memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan.

    Osimhen Bawa Mimpi Buruk bagi Bianconeri

    Di babak tambahan waktu, kedua tim saling jual beli serangan. Juventus sempat mendapatkan peluang emas melalui Zhegrova yang sayangnya melebar. Petaka bagi Juventus datang pada menit 105+1. Kehilangan bola di area sendiri dimanfaatkan Galatasaray dengan serangan cepat. Victor Osimhen menerima umpan pendek di kotak penalti dan dengan dingin menaklukkan Perin melalui sepakan rendah di antara kedua kakinya, membawa Galatasaray unggul agregat 5-6 saat jeda babak pertama extra time. Harapan Juventus benar-benar sirna di menit ke-119 ketika Baris Alper Yilmaz mencetak gol tambahan, memastikan Galatasaray menang agregat 5-7 hingga peluit panjang berbunyi.

    “Ini adalah malam yang sangat sulit bagi kami. Kami menunjukkan semangat juang yang luar biasa meski bermain dengan 10 orang, tapi sepak bola memang kejam. Kami harus belajar dari kekalahan ini dan bangkit lebih kuat,” ujar Massimiliano Allegri, pelatih Juventus, usai pertandingan.

    Musim Eropa Juventus Berakhir

    Dengan hasil ini, Galatasaray berhak melaju ke babak 16 besar Liga Champions dan kini akan menantang salah satu dari Liverpool atau Tottenham. Sementara itu, perjalanan Juventus di kompetisi Eropa musim ini harus terhenti secara dramatis. Kekalahan agregat ini menjadi pelajaran berharga bagi Bianconeri untuk mengevaluasi kinerja tim dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan di kompetisi domestik.

    Susunan Pemain:

    Juventus (4-3-3): Mattia Perin; Pierre Kalulu, Federico Gatti, Lloyd Kelly, Weston McKennie; Teun Koopmeiners, Manuel Locatelli, Khephren Thuram; Francisco Conceicao, Jonathan David, Kenan Yildiz

    Galatasaray (4-2-3-1): Ugurcan Cakir; Roland Sallai, Davinson Sanchez, Abdulkerim Bardakci, Ismail Jakobs; Lucas Torreira, Mario Lemina; Baris Alper Yilmaz, Gabriel Sara, Noa Lang; Victor Osimhen.

  • Hasil Lengkap Liga Champions: Real Madrid dan PSG Mulus, Atalanta Gemparkan Babak 16 Besar

    Hasil Lengkap Liga Champions: Real Madrid dan PSG Mulus, Atalanta Gemparkan Babak 16 Besar

    BULETINCILACAP – Kompetisi elite Eropa, Liga Champions, telah merampungkan babak playoff leg kedua pada Kamis (26/2/2026) dini hari WIB. Hasilnya, tiga tim papan atas yakni Real Madrid, Paris Saint-Germain (PSG), dan tim kuda hitam Atalanta berhasil mengamankan tiket berharga ke babak 16 besar. Di sisi lain, raksasa Italia, Juventus, secara mengejutkan harus gigit jari setelah takluk secara dramatis dari Galatasaray.

    Pertandingan-pertandingan krusial ini menyajikan drama, gol-gol indah, dan kejutan yang menggetarkan. Real Madrid dan PSG tampil dominan sesuai prediksi, sementara Atalanta membuat sensasi dengan membalikkan keadaan secara dramatis.

    Dominasi Real Madrid dan PSG Melaju ke 16 Besar

    Real Madrid sukses mengunci tiket babak 16 besar usai kembali menundukkan Benfica di leg kedua. Bermain di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Los Blancos menang 2-1. Sempat tertinggal oleh gol Rafa Silva di menit ke-16, Real Madrid bangkit melalui gol Aurelien Tchouameni (16′) dan Vinicius Junior (80′), memastikan keunggulan agregat 3-1 atas Benfica.

    Sementara itu, Paris Saint-Germain (PSG) juga memastikan langkahnya meski bermain imbang 2-2 melawan AS Monaco di Stadion Parc des Princes. Gol PSG dicetak oleh Marquinhos (60′) dan Kvicha (66′). Dengan modal kemenangan 3-2 di leg pertama, hasil imbang ini cukup membuat juara bertahan UCL tersebut unggul agregat 5-4 atas Monaco, menjaga asa mereka untuk mempertahankan gelar musim ini.

    Kejutan Fantastis Atalanta Gemparkan Dortmund

    Kejutan terbesar datang dari Atalanta yang mampu menyelamatkan muka wakil Italia setelah Inter Milan sudah tersingkir. Menghadapi Borussia Dortmund di Stadion Atleti Azzurri d’Italia, Atalanta tampil beringas dan menyungkurkan Dortmund dengan skor telak 4-1. Hasil ini sangat dramatis mengingat Atalanta sempat kalah 0-2 di leg pertama.

    Gol-gol kemenangan Atalanta dicetak oleh Gianluca Scamacca (5′), Davide Zappacosta (45′), Mario Pasalic (57′), dan Lazar Samardzic (90+8′). Dortmund hanya mampu membalas lewat gol Karim Adeyemi (75′). Dua pemain Dortmund juga harus diusir wasit, Ramy Bansebaini (90+7′) dan Nico Schlotterbeck (120′). Kemenangan ini membuat Atalanta unggul agregat 4-3 dan berhak melaju ke babak 16 besar.

    “Perjuangan Atalanta menunjukkan bahwa determinasi dan semangat juang bisa mengalahkan prediksi di Liga Champions. Mereka adalah contoh nyata kejutan yang selalu kita nantikan. Ini akan menjadi inspirasi bagi banyak tim underdog lainnya,” ujar Budi Santoso, pengamat sepak bola nasional, mengomentari hasil dramatis tersebut.

    Tragedi Juventus: Gagal Comeback di Kandang Sendiri

    Nasib buruk menimpa Juventus yang gagal membalikkan keadaan atas Galatasaray. Bermain di kandang sendiri, Juventus Stadium, Bianconeri sempat memaksa Galatasaray bermain hingga babak tambahan waktu. Juventus berhasil unggul 3-0 dalam 90 menit waktu normal melalui gol Manuel Locatelli (37′, penalti), Federico Gatti (70′), dan Weston McKennie (82′). Skor ini membuat agregat sempat imbang 5-5, setelah pada leg pertama Juventus takluk 2-5.

    Namun, perjuangan Juventus kandas di babak extra time. Galatasaray justru mampu mencetak dua gol krusial melalui Victor Osimhen (105+2′) dan Baris Alper Yilmaz (119′). Dua gol ini membuat klub Turki itu kembali unggul agregat menjadi 5-7, sekaligus menghentikan langkah Juventus di kompetisi Eropa.

    Babak 16 Besar Menanti Duel Panas

    Dengan lolosnya Real Madrid dan PSG, persaingan di babak 16 besar diprediksi akan semakin ketat dan menarik. Kejutan dari Atalanta juga menambah warna kompetisi, sementara kegagalan Juventus menjadi tanda bahwa tidak ada jaminan bagi tim besar di panggung sepak bola Eropa. Babak 16 besar dipastikan akan menyajikan duel-duel yang lebih sengit dan mendebarkan.

  • Real Madrid Lolos ke Babak 16 Besar Liga Champions Usai Taklukkan Benfica 2-1

    Real Madrid Lolos ke Babak 16 Besar Liga Champions Usai Taklukkan Benfica 2-1

    BULETINCILACAP – Real Madrid sukses mengamankan satu tempat di babak 16 besar Liga Champions setelah meraih kemenangan 2-1 atas Benfica pada leg kedua playoff, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB, di Stadion Santiago Bernabeu. Kemenangan ini memastikan Los Blancos unggul agregat 3-1 dan melanjutkan dominasinya di kompetisi elite Eropa.

    Pertandingan yang berlangsung sengit ini sempat membuat pendukung tuan rumah terdiam setelah Benfica, di bawah asuhan Jose Mourinho, berhasil mencetak gol pembuka melalui Rafa Silva di menit ke-14. Namun, kegembiraan tim tamu tak berlangsung lama. Real Madrid segera membalas lewat gol Aurelien Tchouameni hanya dua menit berselang, menyamakan kedudukan 1-1 dan kembali unggul secara agregat.

    Di laga krusial ini, Real Madrid harus bermain tanpa penyerang andalannya, Kylian Mbappe, yang dikabarkan mengalami cedera lutut saat sesi latihan. Absennya Mbappe membuat pelatih Alvaro Arbeloa mempercayakan lini serang kepada duet Gonzalo Garcia dan Vinicius Junior.

    Aksi Vinicius Junior Pastikan Kemenangan Real Madrid

    Paruh kedua pertandingan menjadi ajang bagi Vinicius Junior untuk menunjukkan kelasnya. Setelah beberapa percobaan, termasuk sepakan tipis dari Trent Alexander-Arnold, penyerang Brasil ini berhasil mencetak gol penentu kemenangan di menit ke-80. Menerima umpan terobosan dari Federico Valverde, Vinicius dengan tenang melesakkan bola ke sudut kanan gawang Benfica, sekaligus merayakan golnya dengan tarian khas. Ini adalah gol kedua Vinicius berturut-turut ke gawang Benfica dalam playoff ini.

    “Perjuangan kami belum berakhir. Benfica memberikan perlawanan yang luar biasa, tapi kami menunjukkan mental juara yang kuat. Kemenangan ini adalah hasil kerja keras seluruh tim, dan kami akan terus melangkah maju di Liga Champions,” ujar Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, usai pertandingan.

    Susunan pemain yang diturunkan dalam pertandingan ini menunjukkan strategi kedua tim:

    Real Madrid (4-4-2): Thibaut Courtois; Alvaro Carreras (Garcia 90+1′), Antonio Rudiger, Raul Asencio (Alaba 77′), Trent Alexander-Arnold; Eduardo Camavinga (Mastantuono 77′), Aurelien Tchouameni, Arda Guler (Palacios 84′), Federico Valverde; Vinicius Junior, Gonzalo Garcia (Pitarch 84′).

    Pelatih: Alvaro Arbeloa

    Benfica (4-2-3-1): Anatoliy Trubin; Samuel Dahl, Tomas Araujo, Nicolas Otamendi, Amar Dedic; Richard Rios, Leandro Barreiro (Cabral 90+1′); Andreas Schjelderup (Ivanovic 85′), Rafa, Fredrik Aursnes (Barrenechea 85′); Vangelis Pavlidis.

    Pelatih: Jose Mourinho

    Real Madrid Melaju, Benfica Angkat Koper

    Dengan hasil agregat 3-1, Real Madrid sukses melaju ke babak 16 besar Liga Champions, melanjutkan perburuan gelar mereka. Sementara itu, Benfica asuhan Jose Mourinho harus menghentikan langkahnya di kompetisi bergengsi ini, meskipun telah memberikan perlawanan yang gigih. Para penggemar sepak bola kini menantikan siapa yang akan menjadi lawan Real Madrid selanjutnya di fase gugur.

  • Dramatis! Atalanta Lolos 16 Besar Liga Champions Setelah Taklukkan Dortmund 4-1

    Dramatis! Atalanta Lolos 16 Besar Liga Champions Setelah Taklukkan Dortmund 4-1

    BULETINCILACAP – Atalanta secara dramatis memastikan diri lolos ke babak 16 besar Liga Champions pada Kamis dini hari WIB (26/2/2026) setelah menumbangkan Borussia Dortmund 4-1 (agregat 4-3) di New Balance Arena, Bergamo. Kemenangan fantastis ini diraih berkat penalti di menit-menit akhir injury time, sekaligus menjaga kehormatan Serie A di kancah Eropa.

    Klub berjuluk La Dea tersebut menghadapi tugas berat setelah kalah 0-2 pada leg pertama di Jerman. Namun, tampil di hadapan pendukung sendiri, Atalanta langsung mengambil inisiatif dan menunjukkan semangat juang tinggi sejak peluit awal dibunyikan. Hasil ini tidak hanya mengukir sejarah bagi Atalanta, tetapi juga menjadi sorotan publik sepak bola dunia mengingat dramatisnya jalannya pertandingan.

    Comeback Fantastis: Perjalanan Atalanta menuju 16 Besar

    Inisiatif Atalanta langsung membuahkan hasil. Gianluca Scamacca membuka skor pada menit kelima melalui sentuhan jarak dekat, memanfaatkan umpan silang Lorenzo Bernasconi. Gol cepat ini memantik semangat tim tuan rumah untuk terus menekan. Sebelum jeda babak pertama, Davide Zappacosta berhasil menyamakan kedudukan agregat melalui gol cantik dari luar kotak penalti yang sempat berbelok arah sebelum menjebol gawang Dortmund.

    Memasuki babak kedua, Mario Pasalic menambah keunggulan Atalanta menjadi 3-0 pada menit ke-57, membuat agregat menjadi 3-2 dan harapan lolos semakin nyata. Namun, Dortmund tidak menyerah. Karim Adeyemi mencetak gol balasan pada menit ke-75 melalui tembakan melengkung yang indah, kembali menyamakan agregat dan membuka peluang perpanjangan waktu.

    “Saya hanya fokus pada bola dan target. Ada tekanan besar, tapi saya percaya diri. Rasanya luar biasa bisa menjadi bagian dari sejarah klub ini, mencetak gol yang membawa kami lolos. Ini adalah kemenangan untuk seluruh tim dan pendukung.”

    – Lazar Samardzic, Pencetak Gol Penalti Atalanta.

    Momen Kunci dan Kontroversi di Bergamo

    Pertandingan semakin memanas menjelang akhir waktu normal, dengan kedua tim saling jual beli serangan. Momen penentu terjadi pada menit kelima masa tambahan waktu. Kesalahan fatal kiper Dortmund, Gregor Kobel, membuka peluang bagi Atalanta. Dalam situasi genting tersebut, Ramy Bensebaini melakukan pelanggaran berbahaya dengan mengangkat kaki tinggi dan mengenai kepala Nikola Krstovic.

    Setelah tinjauan VAR yang panjang, wasit Jose Maria Sanchez Martinez menunjuk titik putih penalti dan memberikan kartu kuning kedua untuk Bensebaini, yang berarti ia harus keluar lapangan. Lazar Samardzic yang dipercaya sebagai eksekutor, dengan tenang mengirim bola ke atap gawang dan memastikan kemenangan 4-1 bagi Atalanta, sekaligus tiket ke babak 16 besar. Keputusan ini memicu protes keras dari bangku cadangan Dortmund, bahkan bek Nico Schlotterbeck juga diganjar kartu merah dalam situasi tersebut.

    Atalanta Jaga Marwah Serie A dengan Comeback Heroik

    Keberhasilan Atalanta ini menjadi salah satu comeback terbesar dalam sejarah fase gugur Liga Champions, mengingatkan pada penampilan Liverpool yang membalikkan keadaan melawan Barcelona di semifinal pada 2019. Kemenangan ini juga menjaga “marwah” Serie A, setelah sebelumnya sang pemegang scudetto Napoli tersingkir di fase liga dan Inter Milan kalah dari wakil Norwegia, Bodo/Glimt.

    Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Atalanta dengan 15 tembakan ke gawang, sembilan di antaranya tepat sasaran, dan angka ekspektasi gol (xG) sebesar 2,61, jauh mengungguli Dortmund yang hanya mencatat 0,93 xG. Ini menegaskan bahwa kemenangan Atalanta bukan hanya keberuntungan, tetapi juga hasil dari permainan menyerang yang efektif dan penuh determinasi.

  • KPK Mendalami Dugaan Korupsi Sertifikat K3 Kemenaker, Aliran Dana PJK3 Diusut Intensif

    KPK Mendalami Dugaan Korupsi Sertifikat K3 Kemenaker, Aliran Dana PJK3 Diusut Intensif

    BULETINCILACAP – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara gencar mendalami dugaan praktik korupsi terkait aliran uang dari sejumlah Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3) kepada oknum pegawai Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Investigasi ini berpusat pada penerbitan dan perpanjangan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang diduga menjadi lahan praktik suap dan pemerasan, dengan mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer turut terseret dalam persidangan.

    Penyelidikan KPK ini dilakukan di Jakarta, dengan pemeriksaan tiga saksi penting pada Selasa (24/2/2026) di Gedung Merah Putih. Ketiga saksi tersebut adalah Amarudin, seorang Pensiunan ASN Kemenaker; Asep Juhud Mulyadi, Koordinator Bidang Akreditasi Kelembagaan & SMK3 Tahun 2023; serta Chandrales Riawati Dewi, mantan Kepala Seksi Bidang Akreditasi Kelembagaan dan Sistem Manajemen K3. Pemeriksaan ini merupakan kelanjutan dari upaya KPK untuk membongkar jaringan korupsi yang disinyalir telah berlangsung sejak lama.

    Pemeriksaan Saksi Ungkap Aliran Dana Sertifikat K3

    Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam keterangannya pada Rabu (25/2/2026), menegaskan bahwa materi pemeriksaan terhadap para saksi berfokus pada adanya dugaan penerimaan uang dari perusahaan-perusahaan PJK3. Uang tersebut diduga terkait langsung dengan proses penerbitan maupun perpanjangan sertifikat K3. Lebih lanjut, dana haram ini disinyalir tidak hanya berhenti pada satu atau dua oknum, melainkan didistribusikan kepada sejumlah oknum lainnya di lingkungan Kemenaker.

    “Dalam pemeriksaan kali ini penyidik mendalami adanya dugaan penerimaan uang yang berasal dari perusahaan PJK3, terkait penerbitan ataupun perpanjangan sertifikat. Di mana uang tersebut kemudian juga diduga didistribusikan kepada oknum-oknum lainnya di lingkup Kemenaker,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.

    Budi Prasetyo menambahkan bahwa tim penyidik KPK akan terus menelusuri setiap keterangan yang diperoleh dari para saksi untuk menguak seluruh fakta terkait dugaan tindak pidana korupsi ini. Meskipun rincian keterangan saksi tidak dijelaskan secara detail, KPK berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini hingga ke akar-akarnya.

    Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer Terseret dalam Persidangan

    Kasus ini semakin mencuat setelah mantan Wamenaker, Immanuel Ebenezer atau akrab disapa Noel, bersama sejumlah komplotannya, telah menjalani persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Noel dan kawan-kawan didakwa telah menerima uang sebesar Rp 6,5 miliar dari tindakan pemerasan terhadap para pemohon sertifikat dan lisensi K3. Persidangan perdana kasus pemerasan ini berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Senin (19/1/2026).

    Jaksa penuntut umum membeberkan bahwa pemerasan ini telah berlangsung sejak tahun 2021. Modus operandi yang digunakan Noel dan komplotannya adalah dengan menaikkan biaya penerbitan sertifikat K3. Mereka juga diduga melanjutkan “tradisi” berupa “apresiasi atau biaya non teknis/undertable” di lingkungan Ditjen Binwasnaker K3, yang memungut uang Rp 300.000 hingga Rp 500.000 per sertifikat dari para pemohon melalui PJK3.

    Dalam dakwaan jaksa, Noel disebut menerima total Rp 3.365.000.000 dan satu unit sepeda motor Ducati Scrambler dari ASN Kemenaker dan pihak swasta. Seluruh penerimaan ini tidak pernah dilaporkan kepada KPK dalam tenggat waktu 30 hari, sehingga dianggap sebagai gratifikasi yang berindikasi suap. Atas perbuatannya, Noel didakwa melanggar Pasal 12 huruf e Juncto Pasal 18 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 20 huruf c Kitab Undang-Undang Hukum Pidana juncto Pasal 127 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

    Penuntasan Kasus Korupsi Kemenaker Menjadi Prioritas

    Penyelidikan KPK terhadap dugaan korupsi sertifikat K3 di Kemenaker ini menunjukkan komitmen serius dalam pemberantasan korupsi di sektor publik. Kasus ini diharapkan dapat membongkar praktik-praktik ilegal yang merugikan negara dan masyarakat, serta membawa para pelaku ke jalur hukum. Proses hukum yang sedang berjalan terhadap Immanuel Ebenezer dan para tersangka lainnya menjadi cermin upaya penegakan hukum yang tak pandang bulu demi terciptanya pemerintahan yang bersih dan transparan.