BULETINCILACAP – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan adanya kenaikan harga pada kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau di Kabupaten Cilacap sebesar 0,4 persen pada periode April 2026. Angka inflasi bulanan (month-to-month) ini menunjukkan tren peningkatan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan bulan Maret yang hanya mencatatkan kenaikan sebesar 0,03 persen.
Berdasarkan data IHK (Indeks Harga Konsumen), kelompok makanan, minuman, dan tembakau di Cilacap kini berada di level 117,66. Posisi ini mengalami pergeseran dari angka 117,19 pada bulan sebelumnya. Secara kumulatif, pertumbuhan harga di sektor ini sejak awal tahun (year-to-date) telah menyentuh angka 0,56 persen, sedangkan untuk inflasi tahunan (year-on-year) tercatat berada di level 1,15 persen.
Tren Kenaikan Indeks Harga Konsumen di Sektor Komoditas Utama
Meskipun terjadi kenaikan bulanan sebesar 0,4 persen, kelompok makanan, minuman, dan tembakau justru memberikan sumbangsih sebesar -0,67 persen terhadap total inflasi daerah secara keseluruhan. Hal ini menunjukkan dinamika yang unik dalam struktur ekonomi daerah, di mana kelompok ini berada di urutan ketujuh dalam hal besaran inflasi dibandingkan sub-kelompok lainnya pada periode yang sama.
“Kenaikan indeks harga pada komoditas pangan dan tembakau ini perlu menjadi perhatian bersama, mengingat dampaknya yang langsung menyentuh daya beli masyarakat bawah. Meskipun Cilacap berada di urutan ke-56 secara nasional, pengawasan stok di pasar lokal harus tetap diperketat agar tidak terjadi lonjakan liar di bulan-bulan berikutnya,” ujar analis ekonomi dari BuletinCilacap.
Perbandingan Posisi Cilacap dalam Skala Nasional
Dalam skala nasional, kondisi inflasi di Kabupaten Cilacap menempati posisi yang relatif moderat. Dari hasil survei terhadap 122 kabupaten/kota di Indonesia, Cilacap berada di peringkat ke-56. Sebagai perbandingan, inflasi subkelompok ini tertinggi terjadi secara nasional dengan rata-rata 0,37 persen (IHK 113.67), sementara Kabupaten Tanah Laut mencatatkan angka terendah di level 0,92 persen dengan IHK 107.35.
Upaya Menjaga Stabilitas Harga di Cilacap
Menanggapi data rilis BPS per April 2026 ini, diharapkan pemerintah daerah melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dapat terus melakukan langkah-langkah preventif. Stabilitas harga pada komoditas makanan dan minuman menjadi kunci utama dalam menjaga kondusivitas ekonomi di Kabupaten Cilacap, terutama menghadapi fluktuasi harga komoditas global yang masih tidak menentu.


