Tag: cilacap

  • Farid Ma’ruf Kembali Pimpin PMI Cilacap, Dewan Kehormatan dan Pengurus Masa Bakti 2026–2031 Resmi Dilantik

    Farid Ma’ruf Kembali Pimpin PMI Cilacap, Dewan Kehormatan dan Pengurus Masa Bakti 2026–2031 Resmi Dilantik

    BULETIN CILACAP – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cilacap secara resmi memiliki Dewan Kehormatan dan Pengurus baru untuk masa bakti 2026 hingga 2031. Pelantikan tersebut sekaligus menandai kembalinya Drs. Farid Ma’ruf, S.T., M.M., mantan Sekretaris Daerah Cilacap, untuk memimpin organisasi kemanusiaan ini selama periode lima tahun ke depan.

    Kepengurusan baru ini dilantik setelah Drs. Farid Ma’ruf terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua PMI Kabupaten Cilacap dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) tahun 2026. Penetapan dan pelantikan pengurus serta dewan kehormatan yang baru ini merupakan langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan dan peningkatan peran PMI dalam layanan kemanusiaan dan penanggulangan bencana di wilayah Cilacap.

    Farid Ma’ruf Terpilih Aklamasi dalam Muskab 2026

    Proses pemilihan Ketua PMI Cilacap periode 2026–2031 telah dilaksanakan melalui Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang berlangsung pada Selasa, 27 Januari 2026. Dalam Muskab tersebut, Drs. Farid Ma’ruf kembali mendapat kepercayaan penuh dari seluruh peserta dan terpilih secara aklamasi.

    Farid Ma’ruf, yang telah berpengalaman dalam birokrasi dan kepemimpinan, menyatakan komitmennya untuk membawa PMI Cilacap menjadi organisasi yang lebih profesional dan siap siaga.

    “Kepercayaan yang diberikan kembali ini adalah amanah besar. Kami akan segera menyusun program kerja yang terencana dan terukur, dengan fokus utama pada peningkatan kualitas pelayanan darah dan kesiapsiagaan bencana di Cilacap,” ujar Farid Ma’ruf dalam sambutannya. “PMI harus hadir lebih cepat dan tepat bagi masyarakat yang membutuhkan, sesuai dengan tujuh Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional.”

    Penekanan PMI Provinsi: Segera Susun Program Prioritas

    Dalam acara pelantikan tersebut, perwakilan dari PMI Provinsi Jawa Tengah memberikan penekanan khusus kepada kepengurusan yang baru. Plt. Kepala PMI Provinsi Jawa Tengah, Hartanto, yang hadir pada rangkaian acara Muskab, sebelumnya telah meminta agar pengurus yang baru segera dibentuk.

    “Kepengurusan baru harus segera dibentuk dan menjalankan program-program yang telah direncanakan. Program-program tersebut tidak hanya fokus pada kegiatan rutin, tetapi juga harus inovatif dan adaptif terhadap tantangan kemanusiaan yang semakin kompleks,” kata Hartanto.

    PMI Provinsi juga menekankan pentingnya penguatan basis relawan dan sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Cilacap serta berbagai pihak terkait, termasuk TNI dan Polri, untuk memastikan respons cepat dalam setiap situasi darurat.

    Fokus PMI Cilacap Masa Bakti 2026–2031

    Kepengurusan PMI Cilacap di bawah kepemimpinan Farid Ma’ruf untuk masa bakti 2026–2031 akan memfokuskan diri pada beberapa program prioritas, antara lain:

    1. Penguatan Unit Donor Darah (UDD): Memastikan ketersediaan stok darah yang aman dan berkualitas secara berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan medis masyarakat Cilacap.

    2. Peningkatan Kesiapsiagaan Bencana: Mengembangkan kapasitas relawan dan peralatan untuk merespons bencana, mengingat Cilacap merupakan wilayah yang memiliki potensi bencana yang tinggi.

    3. Pengembangan Sumber Daya: Melakukan pelatihan dan pembinaan berkelanjutan bagi relawan muda (PMR) dan Korps Sukarela (KSR) untuk menjamin regenerasi dan kualitas layanan.

    4. Tata Kelola Organisasi: Menerapkan prinsip akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan dana dan sumber daya organisasi.

    Dengan dilantiknya Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI yang baru, diharapkan PMI Kabupaten Cilacap dapat terus menjadi garda terdepan dalam aksi kemanusiaan dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Cilacap.

  • Sambut Lebaran 2026, KAI Tingkatkan Fasilitas di Stasiun Maos Cilacap

    Sambut Lebaran 2026, KAI Tingkatkan Fasilitas di Stasiun Maos Cilacap

    BULETINCILACAP – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto tengah gencar meningkatkan berbagai fasilitas di Stasiun Maos, Cilacap. Persiapan ini dilakukan jauh hari untuk menyambut lonjakan jumlah penumpang yang diprediksi akan terjadi pada arus mudik dan balik Lebaran 2026, guna memastikan kenyamanan dan keamanan perjalanan.

    Peningkatan fasilitas yang dilakukan meliputi perbaikan ruang tunggu, penambahan toilet bersih, peremajaan area parkir, serta pemasangan rambu-rambu informasi yang lebih jelas. Tidak hanya itu, sistem keamanan dan pelayanan di loket juga akan diperbarui untuk mempercepat proses transaksi dan menghindari penumpukan penumpang.

    Prioritas Kenyamanan dan Keamanan Penumpang

    “Stasiun Maos adalah salah satu pintu gerbang penting di Cilacap, terutama saat musim mudik Lebaran. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dengan meningkatkan fasilitas yang ada. Kenyamanan dan keamanan penumpang adalah prioritas utama kami,” ujar perwakilan KAI Daop 5 Purwokerto.

    Ekspektasi Peningkatan Pelayanan

    Diharapkan dengan adanya peningkatan fasilitas ini, pengalaman perjalanan menggunakan kereta api melalui Stasiun Maos akan semakin menyenangkan bagi para penumpang. KAI terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kelancaran operasional dan pelayanan prima selama periode padat Lebaran 2026.

  • Ini Aturan Ramadhan di Cilacap: Warung Makan Boleh Buka, Tempat Hiburan Wajib Tutup

    Ini Aturan Ramadhan di Cilacap: Warung Makan Boleh Buka, Tempat Hiburan Wajib Tutup

    BULETINCILACAP – Pemerintah Kabupaten Cilacap telah menetapkan kebijakan mengenai operasional tempat usaha selama bulan suci Ramadhan 1445 Hijriah. Berdasarkan Surat Edaran terbaru, warung makan diperbolehkan untuk tetap beroperasi, namun dengan beberapa ketentuan ketat, sementara tempat hiburan malam diwajibkan untuk tutup total selama bulan puasa.

    Kebijakan ini diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap kekhusyukan bulan Ramadhan sekaligus mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang tidak berpuasa atau yang memerlukan sahur dan berbuka di luar rumah. Penerapan aturan ini akan diawasi secara ketat oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama pihak terkait lainnya.

    Warung Makan Boleh Buka dengan Etika

    “Warung makan boleh beroperasi seperti biasa, tetapi kami imbau untuk tidak membuka secara terlalu mencolok pada siang hari sebagai bentuk penghormatan kepada yang berpuasa. Sementara itu, semua jenis tempat hiburan malam, mulai dari diskotek, karaoke, hingga panti pijat, wajib tutup total,” tegas Kepala Satpol PP Kabupaten Cilacap.

    Peningkatan Patroli Pengawasan

    Pemerintah daerah berharap masyarakat dan para pemilik usaha dapat mematuhi aturan yang telah ditetapkan demi terciptanya suasana Ramadhan yang kondusif dan harmonis. Patroli pengawasan akan ditingkatkan untuk memastikan seluruh ketentuan dipatuhi, dan sanksi akan diterapkan bagi pelanggar.