Tag: cilacap

  • KPK Tetapkan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Sebagai Tersangka OTT

    KPK Tetapkan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Sebagai Tersangka OTT

    BULETINCILACAP – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi menetapkan Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Cilacap, Sadmoko Danardono, sebagai tersangka terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan di wilayah Kabupaten Cilacap. Pengumuman ini disampaikan pada Sabtu (14/3/2026) setelah tim penyidik melakukan pemeriksaan intensif terhadap 13 orang yang sebelumnya diamankan dalam operasi tersebut.

    Keputusan penetapan tersangka ini diambil setelah penyidik menemukan bukti permulaan yang cukup terkait adanya tindak pidana korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap. Kabar ini mengejutkan publik, mengingat kedua tokoh tersebut merupakan pejabat tertinggi dalam struktur eksekutif di Kabupaten Cilacap.

    Dua Pejabat Teras Cilacap Resmi Ditahan

    Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, memberikan konfirmasi resmi mengenai status hukum para pihak yang terjaring OTT. Menurutnya, dari belasan orang yang diperiksa, dua orang telah memiliki bukti kuat untuk dinaikkan statusnya menjadi tersangka.

    “Sebanyak dua orang ditetapkan sebagai tersangka. Kedua tersangka yakni Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan Sekretaris Daerah Cilacap Sadmoko Danardono. Keterangan lengkap terkait hal itu bakal dibeberkan segera melalui konferensi pers resmi,” ujar Budi Prasetyo di Gedung KPK, Jakarta.

    Langkah Hukum Selanjutnya

    Saat ini, KPK masih terus mendalami keterangan dari saksi-saksi lain untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam kasus ini. Masyarakat Cilacap diimbau untuk tetap tenang dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan di lembaga antirasuah tersebut.

  • Kanwil Kemenkumham Jateng Perkuat Layanan Posbankum Cilacap di Maos Lor

    Kanwil Kemenkumham Jateng Perkuat Layanan Posbankum Cilacap di Maos Lor

    BULETINCILACAP – Tim Pos Bantuan Hukum (Posbankum) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah (Kanwil Kemenkumham Jateng) melakukan monitoring dan evaluasi (monev) serta pendampingan pelaporan layanan di Kabupaten Cilacap. Kunjungan pada Selasa (03/03/2026) ini difokuskan di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Cilacap dan berlanjut ke Desa Maos Lor, Kecamatan Maos, guna memastikan akses bantuan hukum bagi masyarakat desa berjalan optimal.

    Tim yang terdiri dari Masnur Tiurmaida Malau (Monik) dan Siti Yulianingsih (Yuli) ini diterima langsung oleh Kepala Dispermades Kabupaten Cilacap, Heru Kurniawan. Pertemuan awal membahas berbagai aspek penting terkait pelaksanaan Posbankum desa, mulai dari evaluasi capaian, mekanisme pelaporan layanan yang akurat, hingga upaya penguatan peran pemerintah desa dalam menjamin masyarakat mendapatkan akses bantuan hukum tanpa hambatan.

    Optimalisasi Pelaporan dan Manfaat Posbankum Desa

    “Melalui monev ini, kami ingin memastikan setiap layanan yang diberikan di desa terdokumentasi dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Monik, menjelaskan bahwa tujuan utama monitoring adalah memastikan layanan Posbankum tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi dasar penyusunan kebijakan berbasis data.

    Akses Bantuan Hukum Semakin Mudah bagi Warga Cilacap

    Setelah koordinasi di Dispermades, tim melanjutkan perjalanan ke Desa Maos Lor, di mana mereka disambut oleh Kepala Desa Mukti Iriyadi, perangkat desa, dan para paralegal. Di sana, dilakukan pemaparan laporan layanan Posbankum yang meliputi jumlah konsultasi, jenis permasalahan hukum yang ditangani (mayoritas administrasi kependudukan, sengketa ringan, dan hukum keluarga), serta tindak lanjut yang telah diberikan. Tim Kanwil juga memberikan pendampingan teknis dalam penginputan laporan dan kelengkapan data dukung agar sesuai ketentuan.

    Kepala Desa Mukti Iriyadi menyampaikan apresiasi dan berharap keberadaan Posbankum di Cilacap terus diperkuat, sehingga masyarakat semakin mudah memperoleh informasi dan bantuan hukum tanpa harus melalui jalur pengadilan. Melalui kegiatan ini, Kanwil Kemenkumham Jateng berkomitmen memastikan Posbankum di Kabupaten Cilacap berjalan sesuai regulasi, tertib pelaporan, dan menghadirkan layanan hukum yang mudah diakses, cepat, serta bermanfaat bagi seluruh masyarakat desa.

  • Bupati Cilacap Pastikan Kesiapan Operasi Ketupat 2026 untuk Mudik Aman

    Bupati Cilacap Pastikan Kesiapan Operasi Ketupat 2026 untuk Mudik Aman

    BULETINCILACAP – Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cilacap mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral secara virtual di Aula Rupatama Mapolresta Cilacap pada Senin, 2 Maret 2026. Rakor yang digelar secara nasional ini berfokus pada pemantapan kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 guna mengawal arus mudik serta perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah agar berjalan lancar dan aman.

    Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo dari Auditorium Mutiara STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Jakarta. Dalam arahannya, Kapolri menekankan pentingnya sinergi antarlembaga untuk memastikan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat selama momentum Idul Fitri berjalan optimal. Ia menegaskan bahwa pengamanan Lebaran merupakan kerja kolaboratif lintas kementerian dan lembaga, sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto agar pelaksanaan mudik tahun ini berlangsung aman, tertib, dan lancar.

    Sinergi Lintas Sektor Kunci Keberhasilan Mudik Lebaran

    Pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 secara operasional akan dikendalikan oleh Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho selaku Kepala Operasi Pusat. Sebanyak 302 peserta hadir secara tatap muka di lokasi pusat, terdiri atas 28 Pejabat Utama Mabes Polri dan 36 Kapolda. Sementara itu, para Kapolres serta unsur Forkopimda di wilayah, termasuk dari Cilacap, mengikuti rapat secara virtual untuk memastikan instruksi dan strategi pengamanan dapat diterapkan hingga tingkat kabupaten dan kota.

    “Kami di daerah siap menerjemahkan arahan pusat. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat akan menjadi kunci utama untuk menjamin kelancaran dan keamanan arus mudik serta balik Lebaran tahun ini. Kami berkomitmen penuh untuk menghadirkan mudik yang aman dan nyaman bagi seluruh warga,” ujar Bupati Syamsul Auliya Rachman.

    Persiapan Matang Demi Pelayanan Optimal

    Rakor yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dijadwalkan ditutup dengan pembulatan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan pada siang hari. Melalui koordinasi lintas sektoral ini, pemerintah menargetkan seluruh aspek pelayanan selama periode Lebaran dapat terkelola dengan baik. Ini mencakup pengaturan lalu lintas yang efektif, stabilitas pasokan bahan pokok yang memadai, hingga memastikan keselamatan transportasi demi menghadirkan mudik yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

    Kolaborasi Kuat untuk Mudik yang Aman dan Nyaman

    Keseluruhan upaya persiapan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dan pusat untuk memastikan bahwa perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah dapat dinikmati masyarakat dengan tenang dan aman. Dengan kolaborasi kuat antara berbagai pihak, diharapkan Operasi Ketupat 2026 di Kabupaten Cilacap dan seluruh Indonesia dapat berjalan sukses, meminimalkan kendala, dan memberikan pengalaman mudik yang berkesan positif bagi jutaan pemudik.

  • Tragis: Warga Kroya Cilacap Meninggal Dunia Diserang Koloni Tawon Vespa Saat Bersihkan Toren

    Tragis: Warga Kroya Cilacap Meninggal Dunia Diserang Koloni Tawon Vespa Saat Bersihkan Toren

    BULETINCILACAP – Nasib nahas menimpa Slamet Arifianto (50), warga Desa Mujur Lor, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, yang meninggal dunia setelah diserang koloni tawon vespa pada Kamis, 26 Februari 2026. Korban mengembuskan napas terakhirnya di rumah sakit setelah menerima puluhan sengatan tawon mematikan tersebut saat hendak membersihkan bak penampungan air (toren) di atap rumahnya.

    Peristiwa tragis ini bermula ketika Slamet Arifianto naik ke atap rumahnya di wilayah Pecangakan RT 02 RW 04 untuk memperbaiki atau membersihkan toren air. Tanpa disadari, di sekitar lokasi tersebut terdapat sarang tawon vespa berukuran besar. Koloni tawon yang merasa terganggu langsung menyerang Slamet secara membabi buta, menyebabkan ia terjebak di atap selama kurang lebih 30 menit dalam kondisi dikerumuni ribuan tawon.

    Kronologi Serangan Tawon Vespa Mematikan di Kroya

    Kepala Desa Mujur Lor, Sadimun, menjelaskan bahwa korban tidak menyadari keberadaan sarang tawon yang agresif tersebut. “Korban mau membetulkan toren air di atas rumah. Ternyata di situ ada sarang lebah vespa, dia tidak tahu dan tiba-tiba langsung dikerubungi (ngrumut),” ujar Sadimun saat memberikan keterangan pada Jumat, 27 Februari 2026.

    “Waktu ditanya setelah turun, korban mengaku sudah tidak merasakan apa-apa lagi saking banyaknya sengatan. Padahal saat itu dia masih bisa berjalan sendiri. Kondisinya memang terus melemah setelah terjebak di atap sekitar setengah jam.”

    Setelah berhasil turun dari atap, kondisi korban terus memburuk meskipun masih bisa berjalan. Warga segera membawa Slamet ke RS PKU Muhammadiyah Kroya untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun, karena kondisinya yang semakin kritis, ia dirujuk ke RSUD Banyumas atau RS Margono untuk penanganan lebih lanjut.

    Kendala Evakuasi dan Kewaspadaan Terhadap Tawon Ndas

    Perjalanan menuju rumah sakit rujukan sempat terkendala antrean kendaraan akibat proyek perbaikan jalan di wilayah Pageralang, membuat mobil pengantar korban terjebak kemacetan sekitar 30 menit. Meski sempat mendapat penanganan medis lanjutan dalam kondisi sadar, nyawa Slamet Arifianto akhirnya tidak dapat diselamatkan.

    Imbauan Pemerintah Desa Mujur Lor dan Ancaman Tawon Vespa

    Tawon vespa, atau yang dikenal warga sebagai tawon ndas, merupakan serangga predator yang sangat agresif terutama ketika sarangnya diganggu. Berbeda dengan lebah madu, tawon jenis ini mampu menyengat berulang kali dan sengatan pertamanya dapat melepaskan feromon penanda bahaya yang memicu serangan massal dari koloni. Pemerintah Desa Mujur Lor mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama saat membersihkan area rumah yang jarang diperiksa seperti atap atau toren air. Warga diminta segera melaporkan temuan sarang tawon kepada petugas pemadam kebakaran agar dapat ditangani secara aman dan mencegah kejadian serupa terulang. Jenazah Slamet Arifianto telah dimakamkan oleh pihak keluarga pada Jumat pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

  • Perda RPIK Cilacap 2025-2045 Resmi Ditetapkan: Arah Baru Pembangunan Industri Berkelanjutan

    Perda RPIK Cilacap 2025-2045 Resmi Ditetapkan: Arah Baru Pembangunan Industri Berkelanjutan

    BULETINCILACAP – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Industri Kabupaten (RPIK) Cilacap untuk periode 2025-2045 telah resmi ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Keputusan ini menandai langkah signifikan dalam membentuk arah pembangunan industri daerah selama dua dekade ke depan, dengan fokus pada pertumbuhan yang selaras tata ruang dan berwawasan lingkungan.

    Penetapan Perda RPIK ini tidak hanya berfungsi sebagai pedoman strategis, tetapi juga sebagai fondasi hukum yang akan menopang visi ekonomi Kabupaten Cilacap hingga tahun 2045. Diharapkan, regulasi baru ini mampu mendorong kegiatan industri yang tidak hanya produktif namun juga berkomitmen tinggi terhadap kelestarian lingkungan hidup, sebuah aspek krusial dalam setiap pembangunan modern.

    Sinergi Industri, Tata Ruang, dan Lingkungan dalam Perda RPIK Cilacap

    Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, menegaskan pentingnya keselarasan antara pengembangan industri dan rencana tata ruang wilayah. Hal ini menjadi krusial, terutama bagi para investor atau badan usaha yang ingin berkolaborasi dengan pemerintah daerah.

    “Perda ini menjadi pedoman yang jelas bagi siapa pun yang ingin mengembangkan industri di Cilacap. Semuanya harus menyesuaikan dengan tata ruang dan aturan yang sudah ditetapkan agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” ujar Syamsul.

    Pernyataan tersebut mencerminkan kesadaran akan perlunya regulasi yang ketat guna memastikan keberlanjutan pembangunan industri. Syamsul juga mengungkapkan harapan bahwa Perda RPIK akan menjadi langkah antisipatif untuk mencegah pelanggaran izin yang berpotensi merusak lingkungan.

    “Kita tidak ingin ada pembangunan industri yang asal jalan. Semua harus terencana, tertib secara administrasi, dan tetap menjaga kelestarian lingkungan,” tegasnya, menggarisbawahi pentingnya perencanaan matang dan kepatuhan terhadap regulasi demi mitigasi risiko kerusakan lingkungan.

    Payung Hukum Kuat untuk Investasi Mandiri di Cilacap

    Lebih lanjut, Bupati Syamsul menyoroti bahwa Perda ini sekaligus berfungsi sebagai dasar hukum yang kokoh bagi pemerintah daerah dalam mengarahkan investasi ke sektor industri. Dengan kerangka hukum yang jelas, Cilacap diharapkan dapat menarik lebih banyak investor dan menciptakan iklim usaha yang kondusif.

    “Dengan adanya Perda ini, kita sudah punya payung hukum yang kuat. Jadi ketika ada investor masuk, kita sudah punya arah yang jelas dan regulasinya sudah siap,” tandasnya.

    Pengembangan kawasan industri ke depan diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah tanpa harus sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). “Kita ingin membangun daerah tidak hanya mengandalkan APBD, tetapi dari sektor lain bisa ikut membantu pertumbuhan ekonomi di Cilacap melalui pengembangan kawasan industri ini,” pungkas Syamsul.

    Mendorong Daya Saing dan Kesejahteraan Melalui Perda RPIK

    Perda RPIK merupakan strategi jangka panjang untuk meningkatkan daya saing Kabupaten Cilacap di tingkat nasional maupun global. Dengan adanya pedoman ini, Cilacap diharapkan mampu mengoptimalkan potensi sumber daya lokal, menarik investasi berkualitas, serta menciptakan lapangan kerja baru yang berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat setempat.

  • Ribuan Warga Sukses Gelar Aksi Bersih Sampah Jateng ASRI di Cilacap

    Ribuan Warga Sukses Gelar Aksi Bersih Sampah Jateng ASRI di Cilacap

    BUPATICILACAP – Sebanyak 25 ribu orang dari berbagai elemen masyarakat dan pemerintah berpartisipasi aktif dalam Aksi Bersih Sampah Jateng ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah) tingkat Kabupaten Cilacap pada Selasa, 24 Februari 2026. Kegiatan kolosal ini dipusatkan di kawasan Titik Nol Cilacap, Jalan Jenderal Ahmad Yani hingga Alun-alun Cilacap, serta secara serentak di berbagai lingkungan perkantoran, kampus, sekolah, rumah sakit, kecamatan, desa, hingga permukiman warga di seluruh wilayah Kabupaten Cilacap.

    Aksi bersih-bersih ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Peduli Sampah Nasional, menunjukkan komitmen kuat masyarakat Cilacap terhadap pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cilacap, Achmad Nurlaeli, menjelaskan bahwa inisiatif ini tidak hanya mendukung gerakan Indonesia Asri, tetapi juga memperkuat sistem pengelolaan sampah di tingkat daerah, mendorong pengurangan sampah berbasis kearifan lokal, dan transformasi pengolahan sampah dengan teknologi ramah lingkungan.

    Dukungan Kuat untuk Lingkungan Cilacap yang Berkelanjutan

    Kegiatan Aksi Bersih Sampah Jateng ASRI ini bertujuan untuk menciptakan ruang publik yang tidak hanya aman dan bersih, tetapi juga tertata indah. Lebih dari itu, aksi ini memperkuat komitmen berbagai pihak, mulai dari pemerintah, organisasi nonpemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, media massa, hingga kelompok masyarakat, dalam upaya peningkatan kualitas hidup melalui lingkungan yang sehat.

    “Aksi Bersih Sampah Jawa Tengah Asri 2026 mendukung gerakan Indonesia Asri di Kabupaten Cilacap. Kami mendorong pengurangan sampah berbasis kearifan lokal serta transformasi pengolahan sampah dengan teknologi ramah lingkungan,” ujar Achmad Nurlaeli.

    Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, Sadmoko Danardono, yang mewakili Bupati, menyampaikan apresiasi atas partisipasi masif ini. Menurutnya, jumlah peserta yang mencapai puluhan ribu orang adalah bukti nyata bahwa kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan telah tumbuh menjadi kesadaran kolektif. Beliau juga menekankan bahwa momentum Ramadan justru memperkuat nilai-nilai gotong royong dan kepedulian sosial di masyarakat.

    “Masalah sampah adalah persoalan serius yang tidak bisa diselesaikan secara parsial. Perlu (adanya) kerja kolektif dan partisipasi aktif seluruh masyarakat,” tegas Sadmoko Danardono saat membacakan sambutan Bupati.

    Pemerintah Kabupaten Cilacap mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus membangun budaya hidup bersih dan disiplin dalam pengelolaan sampah, tidak hanya saat kegiatan seremonial, tetapi menjadikannya kebiasaan sehari-hari. Selain itu, Bupati juga mendorong penerapan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R) yang dimulai dari tingkat rumah tangga.

    Bersama Wujudkan Cilacap Bersih, Sehat, dan Indah

    Jika setiap rumah tangga mampu mengurangi dan mengelola sampah dengan baik, beban lingkungan akan berkurang secara signifikan. Dengan semangat kebersamaan dan kerja kolektif seperti yang ditunjukkan dalam Aksi Bersih Sampah Jateng ASRI, harapan untuk mewujudkan Cilacap yang bersih, sehat, dan indah dapat terwujud secara berkelanjutan.

  • Geger! Penemuan Mayat Pria Terikat Lakban di Sungai Citanduy Cilacap

    Geger! Penemuan Mayat Pria Terikat Lakban di Sungai Citanduy Cilacap

    BULETINCILACAP – Warga Desa Tarisi, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas di aliran Sungai Citanduy pada Minggu (22/2/2026). Jasad yang ditemukan dalam kondisi tangan terikat lakban dan membusuk ini kuat diduga merupakan korban pembunuhan.

    Penemuan mayat pertama kali diketahui oleh warga yang melintas di pinggir sungai, dengan rekaman video amatir menunjukkan jasad mengapung dan tersangkut ranting. Kondisi jenazah yang sudah sulit dikenali karena proses pembusukan lanjut, namun petugas menemukan bukti krusial di lokasi.

    Investigasi Awal dan Dugaan Pembunuhan

    “Berdasarkan pemeriksaan awal, tangan jasad pria ini terikat menggunakan lakban. Selain itu, ada kemungkinan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujar Kanit Reskrim Polsek Wanareja, Bripka Triyono, Minggu (22/2/2026).

    Polisi menduga kuat bahwa korban telah dihabisi nyawanya sebelum akhirnya dibuang ke aliran Sungai Citanduy, untuk menghilangkan jejak kejahatan.

    Rekaman Warga dan Olah TKP

    Visual amatir warga menunjukkan kondisi jasad pria yang tertelungkup mengapung di tepian Sungai Citanduy, tersangkut ranting pohon. Tim kepolisian dari Polsek Wanareja bersama tim medis segera menuju lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti lebih lanjut.

    Penyelidikan Mendalam untuk Ungkap Pelaku

    Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas korban, motif di balik dugaan pembunuhan ini, serta memburu pelaku yang bertanggung jawab atas tindak keji tersebut. Masyarakat diimbau untuk memberikan informasi jika memiliki petunjuk terkait kasus ini.

  • BPJS Ketenagakerjaan Tekankan Perlindungan Pekerja Program MBG di Cilacap

    BPJS Ketenagakerjaan Tekankan Perlindungan Pekerja Program MBG di Cilacap

    BULETINCILACAP – BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Purwokerto menegaskan kembali komitmennya dalam memberikan perlindungan optimal bagi seluruh pekerja di wilayah Kabupaten Cilacap. Penekanan ini diwujudkan melalui sosialisasi dan implementasi Program Manfaat Bertahan Hidup (MBG) yang dirancang untuk memberikan jaminan sosial menyeluruh kepada para pekerja.

    Program MBG hadir sebagai payung perlindungan yang mencakup jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua, jaminan pensiun, hingga jaminan kehilangan pekerjaan. BPJS Ketenagakerjaan terus berupaya memperluas cakupan kepesertaan, khususnya bagi pekerja informal dan UMKM di Cilacap, agar mereka juga dapat merasakan manfaat perlindungan sosial.

    Pentingnya Jaminan Sosial Bagi Pekerja

    “Setiap pekerja berhak atas perlindungan sosial, baik yang bekerja di sektor formal maupun informal. Program MBG ini sangat krusial untuk memastikan kesejahteraan pekerja dan keluarganya jika terjadi risiko yang tidak diinginkan. Kami akan terus bekerja sama dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha untuk memastikan semua pekerja di Cilacap terlindungi,” jelas perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Purwokerto.

    Mewujudkan Kesejahteraan Pekerja Cilacap

    Dengan adanya Program MBG, diharapkan pekerja di Cilacap dapat merasa lebih tenang dan produktif dalam menjalankan aktivitasnya. BPJS Ketenagakerjaan juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya para pelaku usaha, untuk mendaftarkan pekerjanya agar tercipta ekosistem kerja yang aman dan sejahtera.

  • Operasi Keselamatan Candi 2026 Berakhir Hari Ini, Polda Jateng Berharap Budaya Tertib Lalu Lintas Berlanjut Hingga Arus Mudik Lebaran

    Operasi Keselamatan Candi 2026 Berakhir Hari Ini, Polda Jateng Berharap Budaya Tertib Lalu Lintas Berlanjut Hingga Arus Mudik Lebaran

    BULETINCILACAP – Semarang, Polda Jateng. Operasi Keselamatan Candi 2026 secara resmi akan dinyatakan berakhir pada malam ini, Minggu (15/2/2026) pukul 24.00 WIB. Selama 14 hari pelaksanaan, Kepolisian Daerah Jawa Tengah memberikan apresiasi besar terhadap respon positif dan peningkatan kepatuhan masyarakat di jalan raya. Peristiwa ini dikonfirmasi berdasarkan data terbaru yang dihimpun di lapangan.

    Kronologi dan Detail Kejadian

    Diketahui bahwa ​Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, telah mengevaluasi hasil pelaksanaan kegiatan Operasi. Menurutnya, keberhasilan sesungguhnya bukan terletak pada jumlah penindakan, namun meningkatnya kesadaran masyarakat melalui berbagai pendekatan humanis yang dilakukan jajaran kepolisian di lapangan selama masa Operasi. Selain itu, ​berdasarkan pantauan, “Hari ini Operasi Keselamatan Candi 2026 resmi ditutup.

    “Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh warga Jawa Tengah yang telah menunjukkan komitmen untuk tertib berlalu lintas. Keselamatan anda adalah prioritas kami,”

    ujar Kombes Pol Artanto di Mapolda Jateng, Minggu siang.

    Diketahui bahwa​ selama dua pekan, berbagai inovasi kegiatan telah digelar, mulai dari edukasi masif ke sekolah-sekolah (Dikmas Lantas), dialog simpatik dengan para pengemudi di rest area, hingga layanan kesehatan bagi para pejuang transportasi. Semua itu dilakukan untuk menyentuh sisi kemanusiaan para pengguna jalan.

    Respon Pihak Terkait

    Sementara itu, berdasarkan data rekapitulasi hingga hari terakhir, meski tercatat puluhan ribu pelanggaran yang didominasi usia produktif, tren kesadaran untuk menggunakan helm SNI dan menghindari lawan arus menunjukkan grafik yang membaik di beberapa titik pantauan.

    Menanggapi hal tersebut,

    “Kami menyadari bahwa mengubah perilaku dan kebiasaan tidak bisa instan. Namun, melalui Operasi ini, kita berupaya meletakkan pondasi pendidikan karakter dan disiplin berlalu lintas, terutama bagi generasi muda yang merupakan investasi masa depan bangsa,”

    tambah Kombes Pol Artanto.

    Sementara itu, ​Kabid Humas juga mengingatkan bahwa dengan berakhirnya Operasi ini pihaknya dihadapkan dengan tantangan yang lebih besar, yakni pengamanan bulan suci Ramadhan dan arus mudik Lebaran 1447 H. Kelancaran dan keamanan arus mudik dan balik nanti akan sangat ditentukan oleh tingkat disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

    ​”Disiplin jangan kendur. Jangan tertib hanya karena ada petugas atau saat Operasi berlangsung. Mari kita jadikan Jawa Tengah sebagai contoh wilayah yang beradab dan selamat di jalan raya,”

    Hingga berita ini diturunkan, situasi terus dipantau.

  • Puncak HUT ke-18 Gerindra, Ribuan Warga Cilacap Padati Lapangan Krida Gumilir Ikuti Senam Sehat dan Pesta Rakyat

    Puncak HUT ke-18 Gerindra, Ribuan Warga Cilacap Padati Lapangan Krida Gumilir Ikuti Senam Sehat dan Pesta Rakyat

    BULETINCILACAP – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra di Kabupaten Cilacap mencapai puncaknya pada Sabtu (14/2/2026). Ribuan masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari remaja hingga orang tua, tumpah ruah memadati Lapangan Krida Gumilir untuk mengikuti kegiatan “Senam Sehat Berhadiah”.

    Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Cilacap, Suyatno, S.H., menjelaskan bahwa acara senam sehat ini merupakan penutup dari serangkaian kegiatan panjang yang telah digelar partai berlambang kepala burung garuda tersebut dalam rangka mensyukuri usia ke-18 tahun.

    “Ini merupakan rangkaian terakhir. Sebelumnya, kita awali dengan syukuran, lalu bakti sosial di lingkungan kantor DPC, hiburan kebudayaan asli Jawa berupa Kuda Lumping, serta pengobatan massal gratis yang digelar beberapa hari lalu,” ungkap Suyatno saat ditemui di lokasi acara.

    Bupati Hadir dan Berikan Dukungan

    Acara tersebut semakin spesial dengan kehadiran Bupati Cilacap di tengah-tengah ribuan peserta. Suyatno mengapresiasi kehadiran orang nomor satu di Cilacap tersebut sebagai bentuk sinergi yang positif antara pemerintah daerah dan partai politik.

    “Kami berterima kasih kepada Pak Bupati yang hadir. Beliau sangat support kepada partai-partai politik di Cilacap, khususnya Gerindra. Kami seiring sejalan untuk memperjuangkan Cilacap agar lebih maju,” tambah Suyatno yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Cilacap.

    Hiburan yang “Hype” dan Banjir Hadiah

    Pemilihan kegiatan senam sehat sebagai acara puncak bukan tanpa alasan. Menurut Suyatno, senam merupakan kegiatan yang sedang tren (hype in) saat ini dan dapat diterima oleh semua lapisan masyarakat. Selain menyehatkan, kegiatan ini menjadi jembatan bagi partai untuk menyapa rakyat dengan cara yang menghibur dan tidak rumit.

    Untuk memeriahkan suasana, panitia menyediakan beragam doorprize menarik, mulai dari sepeda listrik, sepeda MTB, kulkas, mesin cuci, TV berwarna, hingga peralatan rumah tangga lainnya yang dibagikan secara objektif kepada warga yang beruntung. Panggung hiburan juga dimeriahkan oleh penampilan grup musik “New Maulana”.

    Makna Tema: Kompak, Bergerak, Berdampak

    Mengusung tema “Kompak, Bergerak, Berdampak”, DPC Gerindra Cilacap berharap momentum ulang tahun ini menjadi refleksi kinerja partai.

    “Tema ini seperti visi kami. Artinya kita selalu bergerak terus, kompak menjadi satu, dan dampaknya adalah untuk kepentingan masyarakat banyak,” jelas Suyatno.

    Melalui kegiatan ini, Suyatno berharap masyarakat dapat menilai secara langsung kinerja dan kedekatan wakil-wakil mereka di Partai Gerindra. “Ini adalah upaya kami memberikan hiburan. Monggo masyarakat yang menilai, apakah kegiatan ini bisa diterima dan bermanfaat,” pungkasnya.