Category: Internasional

Berita seputar internasional

  • Empat Pasukan Keamanan Suriah Tewas dalam Serangan ISIS di Kota Raqa

    Empat Pasukan Keamanan Suriah Tewas dalam Serangan ISIS di Kota Raqa

    BULETINCILACAP – Empat personel keamanan Suriah dilaporkan tewas dalam serangan yang diklaim oleh kelompok teroris Negara Islam (ISIS) di Kota Raqa utara. Insiden berdarah ini terjadi pada Senin (23/2), sehari setelah wilayah strategis tersebut direbut Damaskus dari pasukan Kurdi.

    Serangan brutal ini menandai kali kedua dalam dua hari berturut-turut pasukan keamanan Suriah menjadi target di Raqa. Sebelumnya, ISIS telah menyerukan para pejuangnya untuk menghadapi otoritas Suriah yang baru terbentuk. Kantor berita resmi SANA mengutip sumber keamanan yang mengonfirmasi bahwa “empat anggota pasukan keamanan internal” tewas dalam insiden tersebut.

    Serangan Berulang dan Klaim ISIS

    Kementerian Dalam Negeri Suriah menjelaskan bahwa “serangan teroris” tersebut menargetkan sebuah pos pemeriksaan pada hari Senin. Dalam insiden itu, salah satu penyerang tewas. Kementerian juga menyebutkan bahwa insiden sebelumnya pada hari Minggu juga mengakibatkan tewasnya satu penyerang dari pihak ISIS, meskipun tidak merinci korban jiwa dari pihak keamanan dalam insiden tersebut.

    Kementerian Dalam Negeri Suriah mengonfirmasi bahwa “serangan teroris” tersebut menargetkan sebuah pos pemeriksaan pada Senin (23/2), yang juga mengakibatkan tewasnya salah satu penyerang. Insiden serupa sehari sebelumnya juga menewaskan satu penyerang dari pihak ISIS.

    Latar Belakang Perebutan Raqa dan Peran Pemerintah Suriah Baru

    Bulan lalu, pemerintah Suriah berhasil merebut kembali Kota Raqa dari pasukan Kurdi yang, dengan dukungan AS, telah memimpin pertempuran melawan ISIS hingga kekalahan teritorialnya di Suriah pada tahun 2019. Raqa pernah menjadi ibu kota de facto bagi kelompok ISIS. Meskipun telah kehilangan wilayah, ISIS diyakini masih memiliki sel-sel tidur yang aktif di wilayah gurun Suriah yang luas, seringkali melancarkan serangan sporadis.

    Sejak menggulingkan penguasa lama Bashar al-Assad pada Desember 2024, pemerintah baru Suriah, yang memiliki hubungan historis dengan kelompok jihadis Al-Qaeda, telah berupaya untuk melepaskan diri dari masa lalu radikal mereka dan menampilkan citra yang lebih moderat di mata dunia. Sebagai bagian dari upaya ini, tahun lalu Suriah bahkan bergabung dengan koalisi pimpinan AS melawan ISIS dan aktif mengoordinasikan serangan terhadap sisa-sisa kelompok militan tersebut di negara itu.

    Upaya Keras Pemerintah Suriah Melawan Ancaman ISIS yang Berlanjut

    Serangan terbaru di Raqa ini menggarisbawahi tantangan berkelanjutan yang dihadapi pemerintah Suriah dalam menstabilkan wilayah yang baru direbut kembali dan memberantas sisa-sisa pengaruh ISIS. Meskipun telah berpartisipasi dalam koalisi internasional dan menyatakan komitmen terhadap perdamaian, ancaman dari kelompok ekstremis masih nyata. Insiden ini juga menjadi pengingat pahit akan harga yang harus dibayar dalam perang melawan terorisme global.

  • Kematian Bos Kartel Meksiko ‘El Mencho’ Picu Gelombang Kekerasan Mencekam di Negeri Sombrero

    Kematian Bos Kartel Meksiko ‘El Mencho’ Picu Gelombang Kekerasan Mencekam di Negeri Sombrero

    BULETINCILACAP – Kematian Nemesio ‘El Mencho’ Oseguera, pemimpin Generasi Baru Kartel Jalisco (CJNG) yang paling dicari, pada Senin, 23 Februari 2026, memicu serangkaian kekerasan dan chaos di beberapa negara bagian Meksiko. Insiden ini terjadi setelah bentrokan mematikan antara El Mencho dan pasukannya dengan tentara Meksiko.

    Gembong narkoba berusia 59 tahun itu dilaporkan terluka parah dalam bentrokan di kota Tapalpa, negara bagian Jalisco, dan meninggal dunia saat dalam perjalanan evakuasi udara ke Mexico City. Kematian El Mencho, yang merupakan salah satu gembong narkoba terbesar Meksiko setelah penangkapan Joaquin ‘El Chapo’ Guzman, segera direspons dengan pembalasan brutal dari anggota kartel. Para penembak memblokir lebih dari 20 ruas jalan di Jalisco, termasuk Tapalpa, dengan mobil dan truk yang dibakar, menciptakan suasana mencekam.

    Dampak Meluas: Kekerasan dan Pembatalan Penerbangan

    Gelombang kekerasan akibat kematian bos kartel Meksiko ini tidak hanya terbatas di Jalisco, melainkan menyebar ke negara bagian lain. Gubernur Jalisco, Pablo Lemus Navarro, telah menetapkan keadaan darurat ‘kode merah’, menangguhkan transportasi umum, dan mengimbau warga untuk tetap berada di dalam rumah demi keselamatan.

    Dampak kekerasan juga meluas ke sektor penerbangan, dengan sejumlah penerbangan domestik dan internasional dibatalkan di bandara Guadalajara dan Puerto Vallarta. Maskapai-maskapai besar dari AS dan Kanada, termasuk United, American, Southwest, Alaska, Air Canada, dan WestJet/Sunwing, terpaksa membatalkan atau mengalihkan penerbangan mereka ke beberapa wilayah Meksiko. Beberapa pesawat bahkan harus berbalik arah di tengah perjalanan.

    “Pemerintah pusat terus berkoordinasi erat dengan otoritas negara bagian untuk memastikan keamanan dan ketenangan warga. Kami mendesak semua pihak untuk tetap tenang dan mengikuti arahan dari pihak berwenang. Situasi ini sedang ditangani dengan serius untuk mengembalikan stabilitas.”

    — Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum, menyerukan ketenangan di tengah gejolak

    Operasi Intelijen Gabungan dan Peringatan Perjalanan AS

    Otoritas Meksiko mengonfirmasi bahwa operasi penangkapan El Mencho didukung oleh ‘informasi tambahan’ dari otoritas Amerika Serikat. Laporan Reuters lebih lanjut mengungkapkan bahwa Satuan Tugas Gabungan Antarlembaga-Penangkal Kartel (JIATF), yang melibatkan militer AS, berperan penting dalam menyediakan intelijen target El Mencho kepada pemerintah Meksiko. Dalam operasi tersebut, enam anggota kartel lainnya juga tewas, sementara tiga tentara Meksiko terluka.

    Melihat eskalasi kekerasan ini, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat segera mengeluarkan peringatan keamanan, mengimbau warganya di Meksiko untuk berlindung dan tidak keluar ruangan. Area yang secara spesifik disebutkan untuk dihindari meliputi negara bagian Jalisco (termasuk Puerto Vallarta, Chapala, dan Guadalajara), Tamaulipas, serta beberapa wilayah di Michoacan, Guerrero, dan Nueva Leon.

    Meksiko di Persimpangan Jalan: Tantangan Pasca-El Mencho

    Kematian El Mencho menandai babak baru dalam perang Meksiko melawan kartel narkoba. Meskipun dianggap sebagai kemenangan besar, insiden ini juga mengungkap kerentanan negara terhadap aksi balasan brutal dari organisasi kriminal yang masih kuat. Tantangan besar kini menanti pemerintah Meksiko untuk mengisi kekosongan kekuasaan yang ditinggalkan El Mencho tanpa membiarkan kekerasan semakin merajalela, serta memastikan keamanan bagi warga dan pengunjung internasional.