BULETINCILACAP – Como 1907, tim asuhan legenda sepak bola Cesc Fabregas, berhasil menunjukkan mental juara dengan bangkit dari ketertinggalan untuk menaklukkan Lecce 3-1. Pertandingan sengit dalam lanjutan pekan ke-27 Liga Italia 2025-2026 ini berlangsung di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada Sabtu (28/2/2026), menegaskan posisi Como di papan atas klasemen.
Laga ini menjadi bukti nyata kekuatan karakter yang ditanamkan Fabregas kepada anak asuhnya. Meskipun Lecce, yang tengah berjuang lepas dari zona degradasi, sempat unggul lebih dulu melalui gol Lassana Coulibaly pada menit ke-13, Como tidak panik. Mereka merespons cepat dengan tiga gol balasan sebelum babak pertama usai. Anastasios Douvikas menyamakan kedudukan di menit ke-18, disusul oleh Jesus Rodriguez pada menit ke-35, dan ditutup oleh sundulan Marc-Oliver Kempf pada menit ke-44. Skor 3-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Comeback Dramatis Pasukan Fabregas
Kemenangan atas Lecce ini membawa Como sementara naik ke peringkat kelima klasemen Liga Italia dengan 48 poin, menggeser Juventus yang memiliki 46 poin. Sementara itu, Lecce (24 poin) masih tertahan di posisi ke-18 zona degradasi. Sejak menahan imbang AC Milan 1-1 dan melibas Juventus 2-0, Como 1907 memang berada dalam performa puncak dengan kepercayaan diri tinggi. Permainan agresif mereka terlihat sejak awal laga, meskipun Lecce secara mengejutkan berhasil mencuri keunggulan melalui tandukan Coulibaly.
Namun, keunggulan Lecce tidak bertahan lama. Lima menit kemudian, Douvikas berhasil menyamakan kedudukan, memanfaatkan umpan manis dari Jesus Rodriguez. Rodriguez kemudian menjadi pencetak gol kedua, melewati kiper Lecce, Wladimiro Falcone, dan menceploskan bola ke gawang kosong. Keunggulan dua gol Como dipastikan jelang jeda melalui sundulan Marc-Oliver Kempf yang memanfaatkan tendangan bebas Lucas da Cunha. Di babak kedua, Como terus menekan, namun beberapa peluang dari Nico Paz dan Alvaro Morata berhasil dimentahkan oleh penampilan gemilang Falcone di bawah mistar gawang Lecce.
“Saya sangat bangga dengan tim ini. Kami menunjukkan karakter sejati, tidak menyerah meskipun tertinggal. Ini adalah bukti kerja keras dan semangat juang yang kami tanamkan,” ujar Cesc Fabregas, Pelatih Como 1907, usai pertandingan.
Kemenangan Como Fabregas: Sinyal Kuat di Liga Italia
Kemenangan ini bukan hanya sekadar tambahan tiga poin, tetapi juga menegaskan ambisi Como 1907 untuk bersaing di papan atas Liga Italia. Di bawah arahan Cesc Fabregas, tim ini telah menjelma menjadi kuda hitam yang patut diperhitungkan, dengan kemampuan bangkit dan semangat juang yang tinggi. Perjalanan mereka masih panjang, namun penampilan impresif ini menjadi sinyal kuat bagi lawan-lawan mereka di sisa musim.

Leave a Reply