BULETINCILACAP – Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, mengungkapkan ambisi besarnya bersama raksasa Belanda, Ajax Amsterdam, usai melakoni debutnya di Eredivisie. Paes, yang baru bergabung pada bursa transfer musim dingin 2026 dari FC Dallas, tidak hanya mengincar posisi utama, namun juga peran kepemimpinan di ruang ganti tim ibu kota Belanda tersebut.
Paes direkrut Ajax Amsterdam dengan nilai transfer 1,25 juta euro pada hari terakhir bursa transfer, menyusul kepergian Remko Pasveer ke Heracles Almelo. Meski demikian, kiper berusia 27 tahun ini tidak langsung menjadi pilihan pertama dan harus menunggu hampir tiga pekan untuk mencatatkan penampilan perdananya. Debutnya terjadi saat Ajax menghadapi mantan klubnya, NEC Nijmegen, di Liga Belanda atau Eredivisie. Dalam pertandingan tersebut, Paes tampil cukup sibuk dengan mencatat tujuh penyelamatan gemilang, meskipun satu gol sempat bersarang ke gawangnya dari sepakan Darko Nejasmic, membuat laga berakhir imbang 1-1 dan Ajax membawa pulang satu poin.
Pengalaman Kepemimpinan Maarten Paes di Dallas Menjadi Bekal
“Sejak hari pertama, saya menunjukkan kehadiran saya dalam rapat, sesi latihan, dan bahkan selama pertandingan,” ungkap Paes. Ia menambahkan, “Di FC Dallas, saya banyak belajar, termasuk mengambil peran kepemimpinan. Saya bahkan menjadi kapten di sana. Saya pikir saya juga bisa menjadi pemimpin di Ajax. Tapi pertama-tama, Anda harus mendapatkan rasa hormat dari rekan satu tim Anda.”
Siap Mengukir Sejarah di Jantung Pertahanan Ajax
Dengan tinggi 192 cm dan pengalaman yang mumpuni, Maarten Paes diharapkan bisa menjadi pilar penting di lini belakang Ajax Amsterdam. Perjalanan untuk mengamankan posisi utama dan menjadi pemimpin di salah satu klub tersukses di Belanda ini tentu akan menjadi sorotan, terutama bagi para penggemar Timnas Indonesia. Ambisi besar Paes ini menunjukkan mentalitas seorang pemenang yang siap menghadapi tantangan di level tertinggi sepak bola Eropa.

Leave a Reply