Inter Milan Bangkit Perkasa: Kalahkan Lecce 2-0 di Serie A dan Jauhi Pesaing

BULETINCILACAP – Inter Milan berhasil bangkit dari keterpurukan usai menelan kekalahan di Liga Champions, dengan meraih kemenangan tandang kesembilan beruntun di Serie A musim 2025-2026. Bertandang ke markas Lecce di Stadion Via del Mare pada Sabtu (21/2/2026), Nerazzurri memetik hasil positif 0-2 berkat gol Henrikh Mkhitaryan dan Manuel Akanji.

Kemenangan penting ini menjadi respons cepat Inter setelah sebelumnya takluk 1-3 dari Bodo/Glimt di leg pertama babak playoff Liga Champions. Pasukan Simone Inzaghi juga tampil tanpa sejumlah pilar utama, termasuk penyerang andalan Lautaro Martinez yang cedera, serta gelandang Nicolo Barella dan Hakan Calhanoglu yang absen karena skorsing.

Dominasi Tanpa Gol di Babak Pertama

Meskipun Inter Milan mendominasi jalannya pertandingan dengan mencatatkan 12 usaha ke gawang Lecce di babak pertama, skor kacamata tetap bertahan hingga jeda. Beberapa peluang berbahaya yang diciptakan Pio Esposito, Federico Dimarco, dan Marcus Thuram belum mampu menembus gawang Lecce yang dikawal Wladimiro Falcone.

Di awal babak kedua, Inter sempat merayakan gol yang dicetak Federico Dimarco pada menit ke-52. Namun, kegembiraan tersebut harus sirna setelah tinjauan Video Assistant Referee (VAR) menganulir gol tersebut karena offside.

Gol Pemecah Kebuntuan dan Pengunci Kemenangan

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-75. Berawal dari situasi sepak pojok yang diambil Dimarco, bola sempat disontek pemain lawan sebelum jatuh ke kaki Henrikh Mkhitaryan. Gelandang Armenia itu tanpa ragu melepaskan tembakan voli keras yang sukses menaklukkan kiper lawan dari jarak dekat, membawa Inter unggul 0-1.

“Meski menghadapi tantangan berat dengan absennya beberapa pemain kunci dan tekanan setelah kekalahan Eropa, tim menunjukkan karakter sejati dan determinasi untuk meraih kemenangan penting di Serie A. Ini adalah bukti mentalitas juara Inter Milan,” ujar pengamat sepak bola terkait kebangkitan Nerazzurri.

Federico Dimarco memiliki kesempatan untuk menambah keunggulan, namun dua tembakannya dari jarak dekat berhasil digagalkan kiper Lecce dan dihalau di garis gawang. Gol kedua Inter Milan akhirnya lahir pada menit ke-82, lagi-lagi dari skema bola mati. Tendangan pojok Dimarco disambut dengan sundulan keras oleh Manuel Akanji, yang masuk menggantikan Stefan de Vrij pada satu jam pertandingan, untuk mengubah skor menjadi 0-2.

Inter Milan Kokoh di Puncak Klasemen

Hasil ini bukan hanya sekadar kemenangan, melainkan juga menandai rekor impresif kemenangan tandang kesembilan beruntun Inter Milan di Serie A, catatan terbaik klub sejak era Roberto Mancini pada musim 2006-2007 yang membukukan 12 kemenangan tandang. Kemenangan ini semakin mengokohkan posisi pasukan Christian Chivu di puncak klasemen sementara Serie A, memperlebar jarak 10 poin dari pesaing terdekat, AC Milan, yang baru akan bertanding keesokan harinya.

Susunan Pemain.

LECCE: (4-3-3): Wladimiro Falcone; Danilo Veiga, Kialonda Gaspar, Tiago Gabriel, Antonio Gallo; Lassana Coulibaly (Stulic 83′), Ylber Ramadani, Omri Gandelman (Ngom 60′); Santiago Pierotti (N’Dri 83′), Walid Cheddira, Riccardo Sottil (Banda 60′).

INTER: (3-5-2): Yann Sommer; Yann Aurel Bisseck, Stefan de Vrij (Akanji 60′), Alessandro Bastoni (Augusto 88′); Luis Henrique (Diouf 69′), Petar Sucic (Mkhitaryan 60′), Piotr Zielinski, Davide Frattesi, Federico Dimarco; Francesco Pio Esposito, Marcus Thuram (Bonny 69′).

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *